Oct 122017
 

Senjata AK 47 Rusia (photo : Vitaly V. Kuzmin)

Manila, Jakartagreater.com – Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengumumkan pada Rabu 12-10-2017 bahwa Rusia akan menyumbangkan peralatan pertahanan untuk menyokong militer negaranya memerangi milisi pro-ISIS, yang dikatakannya bisa berkumpul kembali dan melakukan serangan “di mana saja dan di mana-mana”.

Presiden Duterte mengatakan bahwa, dalam kesepakatan yang akan ditandatangi bulan ini, Rusia akan menyediakan senapan penyerang sebanyak 5.000 pucuk. Dengan demikian, militer Filipina tidak lagi harus menggunakan senjata-senjata bekas.

“Kita akan punya (senapan) Kalashnikov,” ujar Presiden Filipina Rodrigo Duterte sewaktu berpidato di depan para tentara. Ia menambahkan bahwa Rusia ingin agar sumbangan itu dirahasiakan. Hadiah dari Moskow akan menambah sumbangan yang diberikan China berupa lebih dari 6.000 senapan penyerang serta 100 senapan penembak jitu.

Rangkaian sumbangan tersebut merupakan hasil usaha Presiden Filipina Rodrigo Duterte dalam membentuk kemitraan dengan kedua negara kuat pembuat senjata itu, yang merupakan saingan Amerika Serikat. AS selama berpuluh-puluh menjadi sekutu perjanjian pertahanan Filipina serta sumber utama peralatan militer dan pelatihan.

AS sudah memberikan peralatan militer senilai 1 miliar dolar AS (sekitar Rp 13,5 triliun) sejak tahun 2000, meskipun Duterte tidak segan melontarkan penghinaan terhadap persekutan militernya dengan AS.

Seorang pejabat bidang pertahanan Filipina mengatakan kepada Reuters bahwa persenjataan Rusia itu akan tiba pada akhir bulan ini, sewaktu menteri pertahanan Rusia menghadiri pertemuan kawasan.

Senapan-senapan itu akan disertai dengan pemberian dari Moskow berupa jutaan peluru serta puluhan truk tentara. Peralatan militer akan diantar menggunakan lima kapal perang Rusia ke Manila, kata sang pejabat. Empat dari lima kapal itu sudah pernah mengunjungi Filipina tahun ini dalam dua waktu berbeda.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan militer memerlukan peralatan yang mencukupi untuk dapat menangani orang-orang yang setia kepada ISIS dan telah menancapkan kaki mereka di Mindanao di selatan. “Mereka tidak akan menghilang, mereka akan berkumpul lagi di mana pun dan di mana-mana,” kata Duterte. (Antara/Reuters)

  18 Responses to “Bantuan Militer Rusia Segera Mengalir ke Filipina”

  1. Loh katanya teman dekat indonesia, sumbanganya kok ke pilipina

    • Bukanya Indonesia memiliki kemampuan memproduksi senjata sendiri??? sedangkan Filipina memang beberapa kali menyatakan permintaan untuk mendapat senjata dari Russia… apakah gratis??? mungkin saja tidak, tetapi intinya Filipina butuh senjata untuk memerangi Abu Sayyaf…
      Intinya Filipina memang sudah meminta kepada Russia untuk dibantu pengadaan persenjataan untuk melawan Abu Sayyaf…
      Indonesia memangnya minta??? perasaan target Indonesia justru beli jet Su-35…

  2. padahal pinoy mulai rujuk sama mamarika kepriben ki pinoy sana oke sini oke

  3. Apa yg di dapat rusia dan cina atas pemberian senjata itu…..100% free itu hoak hahahaha

  4. pelan tapi pasti kawasan Asean bakal jadi ajang perlombaan senjata … tiap negara sibuk belanja militer atau nunggu hibah barang gress dan barang second.
    urusan defensive atau offensive tergantung situasi dalam negeri masing² + situasi LCS yg msh terus bergejolak membuat kawasan selalu waspada, kawan atau lawan yg dipilih akan menentukan kemampuan militer tiap negara.
    pendapat sy hanya negara Asean yg kuat industri militernya bisa survive menghadapi masa depan di LCS, pilihan barang impor blm tentu cocok digunakan dlm konflik perang jangka panjang, produksi amunisi + perbaikan sista hrs selalu siap dilakukan di dlm negeri.

  5. Bantuan apa hibah ?
    Kalau bantuan sifatnya membantu orang yang lagi kesulitan atau karena persaudaraan atau pertemanan.

    Kalau hibah = kelebihan sesuatu barang atau yang usang atau jarang pakai diberikan secara (tersurat/tersirat) kepada yang membutuhkan lagi butuh walau ada uang walau dia teman atau bukan.

    Jadi sudah jelas jika BANTUAN yang dikirim ini dikarenakan Filipina- Rusia- Vhina merupalan TEMAN (Koalisi)

    Bagaimana dengan defenisi sahabat2 di JKTGR ?

  6. Walau negara super power, rusia tidak arogan terhadap negara yg lemah, justru mendukung perdamaian dan kedaulatan negara, terbukti terhadap negara2 yg lgi terlibat konflik rusia tdak segan membantu termasuk pada indonesia pada masa lampau rusia menyumbangkan peralatan militernya seperti KRI IRIAN dan bomber strategisnya..

    Tidak seperti saingannya yg memimpin blok barat suka berbuat kerusakan pada negara lain seperti iran,irak,suriah,libya dan filiphina dan berkedok perdamayan yg palsu..
    Berbuat baik namun selalu ada udang dibaLik rempeyek..
    Saya khawatir dengan TNI latian bareng mereka namun selalu di indonesia tk pernah d asu..
    Heran..

    • Oh…. Rusia tak pernah buat kerosakan di dunia maka yang benar itu RUSIA ? heheheee

      Bagi saya RUSIA atau USA sama saja bro, tak de jauhlah (Penjahat) cuma karena negara kita / filipina butuh alustita dan kepentingan dari RUSIA / USA untuk Asean / ASIA maka semua tak ada yang benar. semua hanyalah Kawan yang Semu ?

      Yang benar itu jika lelah Minum Aqua. heheheee

  7. Lucu jg berkonflik di LCS tapi beli dan terima hibah alutsista dr China, klu dr Rusia ada agenda apa didalamnya? Klu AS ngambek gmn persekutuan dgn Fhilipina kedepannya? Duterte2 ac/dc jg rupanya!

  8. ngenes sekali tentara pinoy.. sampai ngemis2 ke china dan Rusia gitu.. Katanya tentara terbaik se kawasan..?? :v

  9. Si abu sayyaf masih hidup kah? smpe rusia turun tangan ikut memberi bantuan militer nya? tentara pinoy aja tu yg ga terlatih…gmn mau trlatih, di pinoy isinya pemakai dan bandar narkoba tok…

    • Filipina itu memang merana, menjadi pangkalan militer USA bertahun2 tetapi tidak memiliki kemampuan militer yang hebat, bahkan memerangi Abu Sayyaf sampai berapa Presiden tidak pernah berhasil… Duterte mungkin satu2nya Presiden yang bersikap keras, tetapi militer Filipina memang terbukti tidak mumpuni, dan sangat mengherankan jika menilik mereka adalah bekas lokasi pangkalan militer USA, atau memang disengaja supaya tergantung dengan USA…

  10. Sptnya Duterte ingin menjauh dari As,dan gk usah malu2 kyk negara ini,yg meggunakan prinsip perimbangan dlm alutsista.Embargo tuh sakitnya disini.

  11. klo di gambar sptnya AK 101 munisinya standart nato……seharusnya kesempatan buat pindad tawarin munisinya…

  12. SS2 buatan Indonesia dgn AK yg di export ke finoy bagus mana sih, ……….. ???
    Kenapa Pinoy tidak beli SS 2 dr Indonesia ya, ………. ???

  13. Bantuan militer rusia segara ke fhilipina?
    Oj lanjutkaaaann

    Hahhahaaaa

 Leave a Reply