Dec 222014
 
Aron Flyng Ship MK2

Aron Flyng Ship MK2 (photo: okezone.com)

Aoron MK2 Indonesia adalah kombinasi antara kapal amfibi ringan dan pesawat aeromodeling. Adapun kegunaannya untuk misi pemantauan dan misi mata mata. Dengan kemampuan dapat terbang rendah di atas ombak setinggi 2 meter menjadikannya sulit ditangkap radar. Hanya TNI AL yang tahu maksud dan kegunaannya, karena telah melakukan uji coba.

Menurut sumber, pesawat amfibi Aron Flying Ship, Pesawat ini dipandang ideal untuk kepentingan penyelamatan di laut, pengawasan serta pengintaian laut. Pesawat ini memiliki dua opsi pilihan mengunakan bahan bakar BBM atau Solar diesel. Uji terbang pesawat Aron Flying Ship seri M-50 pernah dilakukan di Dermaga Dayung, Pangkalan Komando Pasukan Katak TNI AL, Tanjung Priok, Jakarta,

Pesawat patroli laut Aron Flyng Ship MK2

Pesawat patroli laut Aron Flyng Ship MK2

image

image

Pesawat Aron Flying Ship ini produk yang dapat beroperasi di udara dan air dengan kecepatan tinggi. Saat di laut, kecepatan pesawat bisa mencapai 54 knots atau 100 km per jam dan kecepatan 220 km per jam saat di udara. “Berkecepatan tinggi, namun tetap stabil pada kecepatan rendah,” beroperasi dalam segala kondisi cuaca dan memiliki kemudahan dalam perawatan dan pengoperasian serta hemat energi.

Dengan 200 liter bahan bakar sejenis pertamax, Aron Flying Ship bisa terbang sejauh 800 km. Untuk bisa take off, pesawat ini hanya membutuhkan landasan air sepanjang 200-400 m dan diklaim mampu landing di perairan laut dengan kedalaman 50 m. “Flying Ship juga bisa terbang walaupun ombak di laut mencapai 2 meter.

Aron Flying Ship menggunakan mesin berkekuatan 250 tenaga kuda. Dengan spesifikasi tersebut, pesawat amfibi ini memiliki kegunaan yang sangat penting untuk operasi pengintaian, navigasi, dan penyelamatan di laut. Apalagi di negara kepulauan seperti Indonesia. “Aron Flying Ship sangat tepat untuk Indonesia. Dengan banyak illegal fishing dan destructive fishing, pesawat dapat membantu pemerintah memberantas kapal asing yang melakukan pencurian ikandi laut nusantara.

Kelebihan lain, pesawat ini tidak terdeteksi radar karena terbang rendah maksimal di ketinggian 150 m di bawah permukaan laut. Pesawat juga bisa beroperasi pada malam hari untuk pengintaian karena dilengkapi dengan inframerah.

Pesawat patroli laut Aron Flyng Ship MK2

Pesawat patroli laut Aron Flyng Ship MK2

image

image

image

image

Bodi pesawat dibuat dari kevlar komposit karbon atau bahan yang biasa digunakan rompi antipeluru dengan bobot mencapai 1,7 ton untuk tipe M- 50. Pesawat ini hanya memiliki panjang 10 m, rentang sayap 12 m, dan tinggi 3 m. Khusus tipe M-50, kapasitas penumpang hanya empat orang, belum termasuk pilot dan kopilot.

Sedangkan tipe M-80 mampu mengangkut delapan orang. Jenis lain yang dapat digunakan untuk kepentingan militer yakni Aron MK80 dan Aron M200 berkapasitas 20 orang, cocok untuk menjaga keamanan laut, terlebih untuk mencegah maraknya pencurian ikan di wilayah perairan Indonesia.

Harga yang dibanderol untuk sebuah Aron Flying Ship sebesar USD 5 juta per unit, angka itu relatif cukup murah, terutama jika dilihat dari kemampuannya yang komplit. Namun kembali kepada masalah niat dan keinginan yang tulus selain masalah dana dan bahan bakar untuk operasional.

Beberapa negara bahkan telah mengunaakan pesawat ini dan dimodifikasi mengunakan gatling gun dan senapan mesin, serta roket louncer, seperti Iran, Korea Selatan dan lainnya.

Sumber: Antara News dan lainya.
Oleh: Telik Sandi

Bagikan :

  44 Responses to “Banyak Jalan untuk Pesawat Amfibi”

  1.  

    waw bisa bawa bom…
    kira” rudal yang diusung apa ya gan ?? exocet / yakhont kah ??

  2.  

    bentuknya bagus, dan sangat simpel, indonesia punya garis pantai yang sangat panjang ,cocok menggunakan pesawat ini untuk melengkapi yang lain

    •  

      Betuk itu tajir ^ Kalo boleh tau itu Buatan mana yah ? ada ToT ngak ya, bisa makyus ToT = produksi masal buat laut seluruh indonesia Satuan pengaman laut bersenjata ringan ^^ bisa bawa rudal juga ^^ stealth juga ^^ ampuh bung

  3.  

    Paling rudal yang dibawa sekelas Hellfire,…. Kalo yakhont terlalu berat…. Exocet ato Harpoon kayaknya bisa, tapi yang M200

    •  

      Itu multi fungsi bung – awak dikit biaya murah – bisa anti kapal laut bahkan mungkin anti kapal selam juga tinggal ++ teknologinya , tajir juga buat semi anti udara / pendukung urdara ^ hebatnya anti radar , setuju produksi masal (kalo dilihat bisa modif dijadain UAV juga nih)

  4.  

    Di produksi masal nih

  5.  

    Korsel

  6.  

    ini german punya klo gak salah

  7.  

    Indonesia juga bisa bikin namanya BELIBIS, tidak usah beli dari korea dong ….

    http://www.indoflyer.net/Forum/printable.asp?m=295521

  8.  

    eh korsel deng…. 😀

  9.  

    Wing in surface effect (WISE) BELIBIS

    http://collec.to/i/614039176167449233_29967199

  10.  

    Selamat pagi Bung@TS, salam kenal…..”Kelebihan lain, pesawat ini tidak terdeteksi radar karena terbang rendah maksimal di ketinggian 150 m di bawah permukaan laut”…maksudnya di ats permukaan laut x ya….. Maaf kalau salah. Ijin nyimak lagi di ujung bangku sembari ngudud….

  11.  

    di kasih Gutling aja di moncongnya……!!!

    nanti bisa mirip A-10 THunderBold nya USA.

  12.  

    pesawat khusus buat anggota kopaska yg akan melaksanakan pengintaian atau semua jajaran tni bung? Mhn di jabarkan bung @TS ..

  13.  

    Di Indonesia untuk project WiSE ada BPPT dengan Belibis, Lapan dengan LSA dan salah seorang mahasiswa kalau gak salah Undip yg buat juga. Kalau semua dikumpulkan dn dibuat konsorsium, saya rasa WiSE buatan dalam negeri bisa terlaksana meski masih kekurangan dalam TKDN tapi Man Hour dan sebagian komponen hingga desain kita yg bikin sendiri. Tinggal pelan-pelan menambal kekurangan tersebut.

    “Anda percaya kami pasti bisa,”

  14.  

    BUNGKUS

    9 Aron Flyng Ship MK2
    harga: 1 Aron Flyng Ship MK2 : USD 5 juta per unit

    9 X 5 = USD 45 juta per unit

  15.  

    Anda percaya Kami Bisa

  16.  

    Artikel yg bagus Bung Telik Sandi….. Pesawat amfibi ini efektif sekali bila digunakan untuk mendukung penanganan ilegal fishing.

  17.  

    Untuk mengejat ketertinggalan boleh lah beli dari luar dan bisa di pasang rudal. Tapi kedepannya indonesia harus bisa produksi sendiri. Ayo PT. DI kamu bisa.

  18.  

    Desainnya sedikit meniru ICON, pesawat amphibi kecil buatan perusahaan di US. Cek http://www.iconaircraft.com

  19.  

    gak mending pake paratrooper aja, trus petugasnya turun pake tali . kayak operasi pembebasan sandra hehe..

  20.  

    Maksudnya apa ya??
    1. “Pesawat ini memiliki dua opsi pilihan mengunakan bahan bakar BBM atau Solar diesel”
    2. “Kelebihan lain, pesawat ini tidak terdeteksi radar karena terbang rendah maksimal di ketinggian 150 m di bawah permukaan laut”…….. kesalahan redaksional kah?

  21.  

    saya juga sempat mimpi bung – kelwang di modifikasi jadi mirip ini ^^ bselain memecah ombak bisa terbang ^

  22.  

    Haha..jd lontong dunk klo 150 m dbwh prmukaan laut..
    Belibis aza..psen 100 biji..
    Mantap tni..

  23.  

    Tinggal dikembangkan kapasitas angkutnya dan daya jelahah, dan diperbanyak, dan jika perlu dipersenjatai…

  24.  

    BPPT sdh buat belibis ga ada yang beli tuh…

  25.  

    gak yakin untuk terbang malam yg biasany aombak tinggi ini pesawat bisa bertahan, bakal tergulung ombak mah iya

  26.  

    Kalo yang begini saya pikir anak SMK kalo dibimbing PT DI juga bisa buat…..Berharap kita jadi bangsa yang tdk inferior.

  27.  

    Pesawat yg bagus.
    Tp akan lbh bagus klu PT DI bisa buat pesawat amphibi sendiri.
    Semoga saja bisa.

  28.  

    Albatros pswt amphibi terakhir TNI, sdh pensiun cukup lama, smp skrg blom punya lg, sdh seharusnya punya skadron pswt amphibi lg, lbh baik AL yg operate … beli jenis yg besar sejenis beriev utk multi fungsi, utk patroli cukup belibis

  29.  

    kabare belibis buatan indonesia gimna bung????? aron produksi indonesia

  30.  

    Hidupkan, nyalakan dan tancap gas utk WiSE belibis.. Bila didukung, dipercaya penuh niscaya final productnya mampu bersaing dg bombardier argentic..

 Leave a Reply