Jan 062015
 

image

Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kembali marah besar terkait penanganan kasus pencurian ikan. Susi tidak bisa menyembunyikan kemarahannya di depan banyak orang termasuk para media.

Pasalnya, banyak kapal pencuri ikan yang tidak dihancurkan tapi malah dilelang kembali. Susi menegaskan kapal asing yang telah ditangkap dan terbukti melakukan praktik pencurian ikan setelah melalui proses hukum, maka ‘haram’ hukumnya kapal yang disita dilelang. Ia mendorong agar kapal-kapal tersebut ditenggelamkan atau disita untuk negara.

Berikut kisah Susi dan para kapal pencuri ikan di perairan Indonesia seperti dirangkum detikFinance, Selasa (6/1/2015).

“Di Meulaboh (Aceh) ada 4 kapal Thailand dilelang dan dimenangkan oleh saudara Hendri dari Muara Baru Jakarta. Saya minta ditinjau ulang PK (Peninjauan Kembali)-nya,” kata Susi dengan nada marah di Gedung Mina Bahari III KKP, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Senin (5/01/2015).

Susi juga mengungkapkan keanehan lain, yaitu sebanyak 4 kapal asal Thailand yang dilelang berkapasitas 200 Gross Ton (GT), namun harga lelangnya hanya Rp 100 juta/kapal. Padahal di pasaran kapal berkapasitas 80 GT saja harganya sudah mencapai Rp 200 juta.

“Ini kita tidak bisa terima,” sambungnya

Kasus serupa juga ditemui di Pontianak, Kalimantan Barat. Usai melalui proses hukum, 33 kapal asing yang terbukti mencuri ikan di laut Indonesia diputuskan dilelang untuk umum.

“Saya minta Polisi, TNI AL menangkap dan memproses dengan Pengadilan Perikanan. Kita boleh tenggelamkan dan sita untuk negara. Tidak ada lelang, kalau ada pengadilan mau lelang kita demo, kalau perlu Bu Menteri datang,” tegas Susi.(Detik.com).

Menteri Susi: Bagusnya Tuhan Mengaramkan Kapal Pencuri…

Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti geram lantaran kapal asing yang terbukti mencuri hasil laut Indonesia justru dilelang di Aceh. Susi pun meminta adanya peninjauan terhadap pelelangan kapal tersebut.

“Di Meulaboh, Ibu Menteri (Susi) minta ditinjau kembali 4 kapal Thailand yang dilelang dan dimenangkan oleh saudara Hendri dari Muara Baru, Jakarta. Saya minta tinjau ulang,” ujar Susi di Jakarta, Senin (5/1/2015).

Susi menjelaskan, empat kapal yang dilelang di Aceh merupakan kapal Thailand yang ditangkap pada tahun 2014 lalu. Kata Susi, harga keempat kapal tersebut yaitu Rp 136,5 juta, Ulam 5 Rp 127 juta, Ulam 7 Rp 96 juta, dan Ulam 9 Rp 104 juta.

Kegeraman Susi juga dilatarbelakangi penjualan kapal tersebut yang hanya Rp 100 juta. Padahal kata dia, harga sebenarnya empat kapal tersebut adalah Rp 800 juta lantaran kapasitasnya yang mencapai 200 gross ton.

Oleh sebab itu, Susi mengaku akan berkoordinasi dengan instansi lainnya agar mampu menindak lanjuti pelelangan tersebut. “Bagusnya Tuhan mengaramkan kapal di laut, jadi kapal-kapal itu tidak bisa kemana-mana,” katanya. (Kompas.com).

  136 Responses to “Banyak Kapal Pencuri Ikan Tidak Ditenggelamkan, Menteri Susi Marah Besar”

  1.  

    piye iki wong -wong kok durung menehi komentar?

  2.  

    lha iki wis ono siji mak lampir………..

  3.  

    per?

  4.  

    kaitane karo bu susi sing ngamuk kuwi miturut sampeyan piye mas mak lampir……

    •  

      ikutan bingung, sudah ngamuk berkali-kali masih ada yg dilelang.
      Susi Air aja dipasangin bom kecil/roket FFAR. Pasti cepat tenggelamnya itu kapal pencuri. Tidak perlu lama nunggu bantuan orang lain.

      Maju terus bu Susi, itu yang ratusn gross ton dari Utara jangan dilepas juga.

    •  

      Wis terang truwoco bpk panglima besar segera bersih2 dpt hongkong th 70 an

    •  

      Betul bung mafia kita banyak tikus Nkri
      -migas- Beli 2 tanker (yang datang 1 tanker)
      -penerbangan- Dikasih 4x jadwal terbang (Seminggu terbang)
      -kapal ikan- Dikasih ijin 5 (Datang 15 biji kapal ikan)
      -bangunan- Dikasih ijin hotel 2 biji di bali (Bangun 5 biji)

      Sebenarya ijin2 yang berlipat / pengbelin yang kurang itu kesalahan siapa (apakah sistem pendidikan kita kurang NKRI harga mati atau perlu matapelajaran kejujuran di Kurikulum (Edan))

  5.  

    KERJAAN CUMA NGURUSI KAPAL TENGGELAM , SEMUA ORANG JUGA BISA

  6.  

    Jangan menyerah bu susi, oknum2 yang kongkalikong dan ga cinta NKRI Mungnin dulu moyangnya pernah jadi Antek Kompeni. Maka keturunannya jadi brengsek

    •  

      kbaikan dg jumlah besar kalah dg kjahatan brjumlah kecil yg trorganisir, pensiunkan dini saja org2 yg beda prinsip, ganti dg org2 baru (pns baru) lg-an banyak sekali pemuda/i negeri ini yg potensial

      •  

        setuju bung dona,memang harus menempuh jln itu slah satunya,perbersihan pejabat2 yg gak becus dan slalu mrugikan negara,hrus ada tindakan tegas.percuma lo cm digertak dan diperingatkan,krn jls mrk tdk akan mempan hanya oleh peringatan dan gertakan,msh banyak yg ngantri buat gantiin,buat apa pelihara pekerja yg sukanya makan gaji buta dan slalu mrugikan??

      •  

        betul bung – Reformasi Seluruh PNS dan jajaran Pajak serta perizinan – dengan sistem Penerimaan baru

    •  

      “moyangnya pernah jadi Antek Kompeni. Maka keturunannya jadi brengsek”.

      ^^ hahha , ini mah ttg mbah Bowo bgt, skr alias Si “Bedo” gemblung,
      masih idup aza tuh tikus Ya? πŸ™‚

  7.  

    Nanti klo proses evakuasi airasia selesai baru di tenggelamin bu
    Tni al lg sibuk evakuasi dulu yg lebih penting ke timbang nenggelemin kapal

  8.  

    Mending dilelalang bu buat kas negara atau buat bantu wong cilik. Ditengelamkan perbuatan sia2

  9.  

    Habis kapalnya ditenggelamkan kasih tato dileher nelayannya ” Susi Was Here”

  10.  

    Emang sudah kodrat perempuan disaat tertentu gampang marah..
    yg punya istri pasti dah pd tau.
    Kalo udh pas saatnya..wuaaahhh. Maraah teruss. Diliatin rekening bank tetep aja marah krn memang lg pingin marah marah..

    Tapiii..kalo marah besar? Kurang jelas maksudnya apa marah besar??
    Mungkin pas marah lg pas di kapal induk

  11.  

    terus opo kaitanya dengan bu susi…buka wawasanmu…

  12.  

    aku seneng tenan biso menehi komentar ning arena jakarta greater iki, komentare akeh sing lucu-lucu. wah dadi hiburan tenan kanggo aku.

  13.  

    Bagusnya oknumnya d masa rame2, habis itu oknumnya kita bakar hidup rame2….

  14.  

    Ancene sing digoleki perahu duduk kapal, y jelas akeh bu..

  15.  

    Bung Danu, mungkin bisa berkomentar soal data ini….

    •  

      Bung Jalo…. Global hawk jadi di beli kaga sama Jokowi. katanya mau beli 3

      •  

        salam kenal bung jas&bung semue.aye juga mo tanye nyang same.bagaimane rencane jokowi beli global hawk?kire kire amerika kasih ape kagak?scare enih barang masih jarang di us sono…
        lw kagak saleh kite bukanye udeh ada drone bikinan israel yew?

        •  

          drone Heron class mungkin sudah gabung di Pontianak bung.
          Global Hawk nunggu anggaran 2015/2016 kali bung. Saya yakin pasti dibeli. kan kita deket banget dg paman sam.

          Apache, Blackhawk, Chinook, AMRAAM, sdh dikasih
          next semoga pak Presiden beli Globalhawk, Arleigh Burke, dll

    •  

      Bung Jalo boleh sy komentari?
      Dalam 300 hari total 2818 kapal artinya 9-10 kapal per hari.
      Selain itu, pada 300 hari yang sama, di ALKI I diperiksa 86 kapal artinya 0,3 kapal per hari atau 1 kapal per 3 hari.
      Di ALKI I diperiksa 212 kapal artinya 0,71 kapal per hari atau 1 kapal per 1,4 hari.

      Bukan main nggak perlu nunggu MEF III selesai kita sdh punya AL yg aneh bin ajaib, bukan 22 kapal dapat cuma 8 he he he.

    •  

      Itu data Lakip Kemhan 2013 bung Danu…
      Yg saya baru tahu kalau era sebelumnya nelayan kita yg dikejar2, bukan yg asing….

  16.  

    Waspada Malaysia klaim tahta Bulungan, ntar ex wilayah kesultanan Bulungan minta diakui masuk wilayah Malaysia. Ini modus…banyak tempat di NKRI ingin dicaplok dengan cara begini

  17.  

    betul bung brembo!

  18.  

    makin cantik nih bu menteri.

  19.  

    negeri ku rusak parah,,kapal maling d lelang murah yg beli yg berduit,izin penerbangan bodong pesawat,gembong narkoba mau d dor malah ngajukan PK krna MK mengabulkan PK bisa brkali2,terbaru penangkapan narkoba 800kg oleh BNN.
    Warisan terdahulu yg sudah berurat berakar.

  20.  

    Ibu susi kan menteri, pimpinan tertinggi, perintah langsung dari atasan tertinggi kok kurang di respon sama anak buahnya loh, ini pimpinan negara loh sedikit diacuhkan, atasan kalau sudah kurang dihormati ya morat-marit organisasinya. Jangankan bu susi Pak Jokowi saja tiga kali perintah baru di laksanakan, pantesan pejabat banyak yang di ganti anak buahnya kurang setia/kurang greget. Gajinya Kurang atau gimana.

    •  

      Koordinasi Antar dept belum berjalan baik Dan sikap egoisme setiap dept masih sangat kuat. Pelaksana yg Ada dibawah pasti ikut nurut atasannya langsung. Ibu Susi jangan hanya teriak marah marah terus. Energy terbuang percuma. Mengapa tidak Ada inisiatif ajak kementrian lain yg terkait untuk rapat Dan membahas sampe tuntas. Kalo sudah Ada kesepahaman saya yakin semua akan ber sinergy untuk kepentingan bangsa. Dan satu Hal lagi pada saat bertemu dengan kementrian terkait lainnya, semua harus berpikir positif Dan mau mendengar opini pihak lain. Karena yg saya liat ibu teriak teriak terus Dan tidak digubris oleh yg lain, mungkin bukan Mereka tidak mau menjalankan akan tetapi mereka punya aturan Dan prosedur yg berbeda sehingga tidak dapat melaksanakan seutuhnya spt yg Ibu mau. Mereka juga butuh security atau jaminan Bahwa yg Mereka lakukan nanti adalah benar Dan tidak berdampak negatif atas profesi dan jabatan mereka. Begitu sih pemikiran orang awam…..

      •  

        Saya kira pada hari2 pertama bu Susi sudah bertemu dan koordinasi dengan instansi terkait.

        Pendapat saya ini mirip dengan izin terbang Air Asia yang heboh. Masing2 instansi, termasuk Hankam bertindak sendiri2 sesuai dengan kepentingannya alias UUD (ujung2nya duit).

  21.  

    Laporkan ke JKW bu, pasti ditindak tuuh orangnya.. 😎

  22.  

    Jadikan rumpon aja bu.lalu ditandai Biar nelayan cari ikannya dirumpon sbg tempat mancing.

  23.  

    omg

  24.  

    jgn heran bung SE itu sdh membudaya aparat dan pejabat kita dr tingkat daerah smp pusat,dan itu jls krn lemahnya hukum sebab akibat dinegara kita,negara susah untuk maju..ibarat org berjalan negara kita ini banyak ganjalanya,,gak.sdikit tikus tikus yg menggrogoti pondasi atau kaki NKRI,rakyat masih jauh dr makmur.pdhal SDA kita berlimpah??dan pemerintah kurang memperhatikan nasib rakyat kecilnya,contoh kecil sbgai perbandingan,,sya pernh bekerja dimalaysia disana.gajiburuh bangunan lbh dr cukup jika untuk memenuhi kbutuhan kluarga,makan terpenuhi,rumah disediakan pemerintah dgn kredit murah,dan sekelas buruh bangunan dimalaysia berani mengambil kredit moge,skelas ninja4 tak kalo disini,bahkan.mobil sekelas proton,disana gaji buruh bangunan cukup untuk itu,beda bgt dinegara kita NKRI tercinta ini,kerja buruh bangunan????jgn ngimpi bs beli speda motor bekas,buat makan dan biaya anak sekolah sja pas pas an,bahkan itupun sdh mengorbankan hasil panen padi dri sawah,maaf sdkit oot,tp memang itulah kenyataan.

  25.  

    CAPEKKK DENGERIN BERITA KOAR KOAR KAPAL TEMGGELAM, EMANGNYA TUGAS MENTRI PERIKANAN CUMA NGURUSI KAPAL DIBAKAR DITENGGELAMIN, ITU BUUUUU PARA NELAYAN KESEJAHTERAANNYA DAN KELUHANNYA DIDENGERIIN…., BNYK PARA NELAYAN KITA YG MASIH BUTUH BANTUAN DAN BNYK YG MASIH DIBAWAH GARIS KEMISKINAN….

    •  

      apakah IQ anda sedemikian rendahnya sehingga gak mampu menyimpulkan jika lautan wilayah RI bersih dari maling ikan, tangkapan nelayan kita akan meningkat, artinya kesejahteraan mereka juga meningkat ?

      http://www.zonasultra.com/2014a/content/view/2390/26/

      •  

        itu kan kata kkp, kalo kata neayan?
        kalo nelayan kita disuruh milih maling ikan ditangkap ato diberi kredit lunak untuk beli kapal dan subsidi bbm untuk melaut saya kira nelayan pilih opsi kedua.

        •  

          kredit lunak ?
          itu cuman lahan manipulasi, di jaman menteri yang sebelumnya tiap kapal diberi subsidi 1,25 M / tahun, hasilnya 60 juta setahun…

          •  

            tapi langsung dirasakan sama nelayan,
            skrg seandainya saja gak ada pencuri ikan tapi gak bisa melaut sama aja boong.

          •  

            jelas sangat bisa dirasakan, namanya juga 1,25 M, klo perlu gak usah melaut sekalian daripada basa basi nangkep ikan 5 juta / bulan…

          •  

            yakin 1,25M sampai di tangan nelayan bung?
            kalau bener pasti nelayan sudah beli kapal besar.

            mungkin yang perlu diperbaiki ya penyaluran kreditnya supaya tidak bocor. Saya yakin pemerintahan sekarang yg sangat merakyat tidak akan ada korupsi lagi. Karena seluruh pejabatnya bersih semua. anti korupsi.

      •  

        YANG TERPANDAI SEJAGAT RAYA WAHAI BUNG DANU
        UNTUK URUSAN PENANGKAPAN ILEGAL FISHING UDAH ADA YG MENANGANI WALAU KURANG MAKSIMAL KARENA ADA FAKTOR TERTENTU, KLO ADA MASALAH CUKUP KOORDINASI DENGAN PIHAK TERKAIT GK PERLI KOAR2 DI MEDIA DENGAN MASALAH YG SAMA,
        YG DIBUTUHKAN PARA NELAYAN SAAT INI YG URGENT BUNG ??
        1. SUBSIDI SOLAR BUAT MELAUT
        2. BANTUAN KAPAL YG LAYAK
        3. TPI YG BEBAS MAFIA
        4. BANTUAN TEKNOLOGI BUAT MENANGKAP IKAN

      •  

        JIKA LAUTAN UDAH BERSIH SIAPA YG PALING DIUNTUNGKAN TERLEBIH DAHULU ?? TENTU SAJA PERUSAHAAN PENANGKAPAN IKAN DENGAN MODAL BESAR KAPALNYA GEDE2 DAN BANYAK YG CUKUP MENGERUK KEKAYAAN IKAN DI NUSANTARA
        DAN SIAPA SAJA PEMILIK PERUSAHAAN PENANGKAPAN IKAN YANG GEDE GEDE ITU ????????

        •  

          YANG BISA JAWAB PERTANYAAN SAYA DAPAT HADIAH ??

          •  

            pemilik kapal ikan yg gede-gede tersebut jelas orang kaya. pemilik kapal ikan kecil-kecil ya orang kecil…..

        •  

          kapal nelayan besar dan kapal nelayan kecil

          •  

            xixixix……, betul bung bapermas ada yg bilang negara kita liberal kapitalis , yg kaya semakin kaya , yg miskin semakin miskin

        •  

          yang penting penjarahan lautan RI oleh orang asing harus dihentikan karena itu menyangkut masalah kedaulatan dan kehormatan bangsa.

          pembagian lahan antara perusahaan besar dan nelayan tradisional bisa diurus kemudian…

          •  

            Jalan panjang dan berliku untuk RAKYAT…itu pun tidak pasti.tapi cara cepat untuk Konglomerat pengusaha ikan.

            entah untuk siapa Bu susi berjuang.?

          •  

            pengusaha ikan besar Indonesia kan bayar pajak ke Indonesia bukan ke luar negeri.
            semoga Susi Air makin jaya dengan pengapalan hasil-hasil laut ke luar negeri, Makin banyak mempekerjakan pilot-pilot dalam negeri dan karyawan lokal. amiiin

        •  

          bung donie masak gk tau sih , xixixix…..

          •  

            Fahim lah…

            apa perlu gue sebut nama2 pengusaha nya..??
            πŸ˜€ πŸ˜€

          •  

            so what ?

            yang penting semua WNI, yang besar dipajak, yang kecil dibantu dengan berbagai program…

            apa yang aneh ? istri saya kadang beli buah di supermarket, kadang dari tukang sayur keliling bermotor roda 3, kadang dari ibu dengan gerobak dorong, kadang belanja di pasar tradisional yang baunya campur aduk…

        •  

          PERUSAHAAN NYA KHAN SUDAH BAYAR PAJAK, KALO DICURI ASING APA NEGARA DAPAT PAJAK…???, PALING YANG DI UNTUNGKAN SEGELINTIR OKNUM DARI HASIL SOGOKAN

    •  

      sebagai menteri bu susi harus menyiapkan hulu hilir industri maritim ini.
      tidak hanya agresive pada point ILEGAL FISHING z. harus seimbang dengan pembangunan lainnya. seperti dlm koment2 gue sebelumnya.

      lama2 jadi kasihan sama bu susi, Jabatan menteri = jabatan publik, lebih kental urusan politiknya, jika tidak ada agenda lebih luas dlm kemaritiman, dan dipush dimedia, maka isu ilegal fishing ini akan berbalik menjadi boomerang bagi beliau sendiri.
      angin bisa berubah sewaktu2.
      imho.

  26.  

    tgl 20 Jan 2015..adalah 100 Hari Kinerja Pemerintahan Baru.

    Apa saja capaian selama 3 bulan pertama masa pemerintahan ini..?
    mari kita telusuri bersama, apa z yg terjadi selama 100 hari ini.

    •  

      yg POSITIF adalah berjanji menaikan anggaran militer 3x lipat..!!

      •  

        menurunkan harga bbm

        •  

          Tapi kan real bung. dari 8500/liter sekarang jadi 7600/liter.
          ini bukti bukan janji bung. mending ganti pertamax bung supaya bangsa untung, rakyat untung

          •  

            Hellooww ini bukti bukan janji?? Jokowi itu janji dengan tukang ojek ingin mempertahankan subsidi BBM kenyataannya mencabut subsidi.

            Disaat ICP 75 dollar dia hajar kenaikan 2000 rupiah dan menurunkan kembali hanya 900 rupiah dengan mencabut subsidi kepada rakyat. Jelas ini sudah terjadi pelanggaran konstitusi dengan mengabaikan perintah MK, ini lah buah karya 100 hari pemerintahan Jokowi yang fenomenal.

          •  

            Karena harga minyak mentah WTI sudah di 49 dollar AS dan Brent sudah di 53 dollar AS, seharusnya ICP di 65-70 dollar AS jadi kita tunggu dagelan pemerintah selanjutnya untuk menetepkan harga.

          •  

            dengan tetap memberikan subsidi dalam nominal tetap, janji kepada tukang ojek tidak dilanggar…

          •  

            Jika seperti itu kenyataannya yang untung adalah anda sahabatku bung danu, kenapa ? Karena saudara kita supir-supir angkot dan para tukang ojek akan berbagi subsidi PERTAMAX dengan CBR 1000 dan Lamborghini yang ada di garasi anda.

            Logika nya dimana bila rakyat miskin dicabut subsidinya (ron 88) dan akan dipaksa membeli yang lebih mahal (ron 92) walau disubsidi tetap harga diatas ron 88 ?? Apakah adil ??

          •  

            bung Rafly,

            mungkin anda bisa jelaskan dimana logikanya rakyat miskin negara2 asean ini bisa membeli bbm dengan harga terlampir,

            http://kotabumi-lampura.blogspot.com/2013/06/7-negara-asean-yang-tak-sediakan-bbm.html

            pada tanggal berita tsb, harga premium di kita baru 1 minggu naik dari rp 4,500 ke rp 6,500.

            catatan: myanmar, filipina, laos, kamboja dan vietnam pendapatan per kapitanya di bawah RI / rata2 rakyatnya bahkan lebih miskiin dari kita…

          •  

            bung Rafly, subsidi jelas gak akan dihilangkan samasekali, berarti masalah clear.

            sementara masalah ron, tadi ada yang komen bahwa ron 92 lebih mahal tapi lebih irit, artinya sama saja jika dihitung2

    •  

      okay, just wait and see…..

  27.  

    waduuh terjadi banyak pengangguran dong…..

  28.  

    :Yb
    :)b

  29.  

    kalo artikel yg d angkat berhubungan dgn pemerintan,mentri susi & kapal asing pada reaktif,agresif menyudutkan pemerintah,
    mengelola negara yg ibaratnya terkena kanker yg sudah stadium 4 perlu dukungan semua elemen bangsa,KORUPSI yg sudah merajalela perlu penanganan extra,dan tidak mungkin bisa d rubah dlm sekejap sperti main magic,
    Yg 10 tahun aj blum mampu membereskan apa lagi baru 3 bulan.100 hari bukan patokan itu cuma ritual org indo yg tdk sabaran.

  30.  

    Bawahanya bu Susi gak Ada yg membangkang. Yg dibilang membangkang itu dri kementrian lain yg tdk dibawah kementrian kelautan dan perikanan jadi namanya bukan membangkang. Menko maritim nya aja diem tenang2 sj, knp kementrian yg lain mau dengerin bu Susi. Jadilah team player yg baik, rangkul semua pihak terkait untuk mendapat dukungan atas misi Ibu Dan jgn malah pergi ke KPK

  31.  

    Baru 100 hari kok pada ribut, saya nanam tomat saja 3 bulan baru berbuah. itupun ada yang kurus ada yang subur tapi ada penyakitnya. mbok sabar le le..

  32.  

    trnyata s bedo itu = si bowo…hadoooohhhh…..

  33.  

    pak Jokowi sering nya bilang akan meningkatkan kesejahteraan nelayan kecil.

    terus terang aja bahwa kegiatan ini akan meningkatkan keuntungan pengusaha besar, biar para nelayan/pengusaha kecil terpacu berusaha naik kelas jadi pengusaha besar.

    kasih ilmu, kasih kemudahan, kasih modal buat mereka. syukur2 para pengusaha baru bisa lebih kaya dari pengusaha lama. semakin banyak pelaku bisnis makin besar pemasukan pajak kita.

  34.  

    Menurut saya pribadi kapalΒ² yg disita negara ,yg tak layak ditenggelamkan.sedang yg layak pakai dalam arti kondisi bagus diberiikan pada rakyat,tapi tdk secara cumaΒ² .berikan pada koperasi nelayan.mereka akan membayar pd pemerintah secara mencicil.

  35.  

    semangat

 Leave a Reply