Agu 262017
 

ilustrasi (pixabay.com)

Bandung – Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang P.S Brodjonegoro menyatakan, ibu kota Indonesia yang baru dipastikan di luar Jawa berdasarkan hasil kajian yang selama ini sudah dilakukan.

“Di luar Jawa yang sudah pasti,” ujar Bambang usai kuliah umum bertemakan “Memacu Pembangunan Infrastruktur dan Pertumbuhan Ekonomi” di Kampus ITB, Bandung, Jawa Barat, 25/8/2017.

Bambang Brodjonegoro menuturkan, rencana perpindahan Ibu Kota Indonesia masih dalam pembahasan lebih lanjut untuk menentukan kriteria kepindahan itu.

“Kita mempelajari argumen, apa kita harus pindah,” katanya.

Kepala Bappenas ini menyampaikan, bukan lagi berbicara masalah tempat, tetapi skema pendanaan yang sedang dalam pembahasan.

“Bukan bicara tempat, tapi bicara skema pendanaan,” ujarnya.

Terkait tempat yang akan dipilih yaitu di Indonesia tengah, masalah tepatnya belum ditentukan. “Yang sudah pasti orientasinya tengah geografis Indonesia,” ujar Bambang Brodjonegoro.

Menteri PPN ini berharap, rencana ibu kota baru Indonesia dapat secepatnya menunjukan perkembangan terbaru.

“Akhir tahun ini bisa ada sesuatu,” kata Bambang. Antara, 26/8/2017.

  16 Responses to “Bappenas : Ibu Kota Indonesia yang Baru di Luar Pulau Jawa”

  1.  

    jangan di bocorin dulu kotanya dimana , nanti tanahnya pada di mahalin harganya

  2.  

    gak usah dikasi tau jg warganet uda tau kok gak jauh2 dr kalimantan.

  3.  

    Test

  4.  

    Ibukota NKRI harus berada di tengah2, Seperti di balikpapan (kaltim) Atau makassar (sulsel). Karena kota tsb salah satu kota termaju dn menjamin pusat perekonomian & Memudahkan dlm membangun pemerataan pembangunan ke pelosok negeri , Karena letaknya yg strategis (tengah2 Negara)

  5.  

    Harapan gw kal-tim dech

  6.  

    SETUJU

  7.  

    Ada kendari, palangkaraya sama makasar bisa jd opsi..

  8.  

    Indramayu juga cocok,alasannya:terdapat pertamina balongan yg mensuplai BBM,PLTU tersedia,waduk jati gede dan jati luhur untuk mensuplai air bersih,jalan tol Cipali,jalur pantura,Rel kereta Api,pelabuhan patimban,bandar udara kali jati,bahan2 untuk membangun gedung2 pun tersedia,pasir,batu/bata,semen dsb,lahan pun sudah tersedia milik pemerintah(perhutani)bukan lahan persawahan,daerah penyangganya subang,sumedang,majalengka dan cirebon..

  9.  

    Lbh cepat lbu bagus…biar warga jakarta bisa sdikit lega dgn hiruk pikuk bunyi sirene para pejabat yg bersliweran di jam2 sibuk…dan tentu bisa mengurangi macet…

  10.  

    yg saya heran, pemerintah sedang mengusahakan ibukota pindah di luar jawa tapi anggota DPR minta gedung baru di jakarta, kan percuma bikin gedung baru kalau nanti juga tidak di pakai.

  11.  

    asal jangan di sanghay aja deh,.. karena itu udah negara orang…..

  12.  

    Ibukota yg baru rencananya di kalimantan selatan, di salah satu kabupaten yg ada di kalimantan selatan