Baru Dibeli, Satu FA-50PH Filipina Sudah Grounded

Saat ini dari dua pesawat tempur ringan FA-50PH Angkatan Udara Filipina yang baru dibeli dari Korea Selatan, hanya satu yang masih bisa terbang. Satu FA-50 lainnya mengalami kerusakan mesin akibat menabrak burung. Kerusakan itu merusak dan menghancurkan mesin yang mengakibatkannya terpaksa di grounded karena belum mendapatkan mesin pengganti.

Serangan burung itu terjadi pada bulan Maret 2016 di pangkalan udara Clark di Pampanga, Filipina.

Pada bulan November 2015, batch pertama yang terdiri dari dua pesawat serang ringan FA-50 diserahkan oleh Korea Aerospace Inc. Perusahaan akan menyerahkan dua FA-50 lagi sebelum akhir tahun 2016 dan sisanya pada tahun 2017.

FA-50PH Angkatan Udara Filipina sampai saat ini belum dipersenjatai dengan rudal yang rencananya akan dibeli oleh pemerintah dengan nilai 18.9 miliar Peso.

Filipina sudah lama tidak memiliki pesawat tempur bermesin jet semenjak pesawat tempur F-5 A/B terakhir mereka pensiun pada tahun 2005, dan kedatangan FA-50PH bisa menjadi penyemangat kebangkitan untuk militer Filipina.

Sharing

Tinggalkan Balasan