Nov 292016
 

71-armed-1dan-armed-11-latvakjatrat-2

Setiap prajurit Artileri Medan (Armed), disamping harus memiliki kemampuan dalam menembak senjata ringan, juga harus memiliki kemahiran untuk menembak senjata berat. Sebagai implementasinya, sebanyak 200 prajurit dari Yonarmed 1/Roket Kostrad dan Yonarmed 11/Meriam Kostrad mengikuti latihan menembak senjata berat (Latbakjatrat) terintregasi di kawasan pesisir selatan Pantai Pandanwangi Kabupaten Lumajang, (25/11/2016).

Latihan menembak senjata berat ini merupakan puncak latihan mengakhiri Uji Kesiapan Tempur Baterai yang sudah ditetapkan dalam siklus Program Latihan Standarisasi (Proglatsi) Batalyon Armed 1/Roket Kostrad dan Yonarmed 11/Meriam Kostrad.

71-armed-1dan-armed-11-latvakjatrat-5

Dalam penyelenggaraan latihan menembak senjata berat, diawali dengan ratifikasi meriam yang dilaksanakan oleh para personel ahli meriam yang dibantu oleh tim Peralatan Denpal Divif 2 Kostrad.

Hal ini dimaksudkan agar hasil yang dicapai dalam pemeliharaan dan pengecekan meriam tersebut mendapatkan hasil yang maksimal dan terhindar dari terlewatnya bagian-bagian inti yang harus dicek dan diperbaiki sehingga menjamin keamanan dalam pelaksanaan Latbakjatrat nantinya.

71-armed-1dan-armed-11-latvakjatrat-3

Para prajurit melakukan latihan menembak menggunakan meriam kaliber M-48 76 mm yang memiliki jangkauan sekitar 8.000 meter, dan meriam M2A2 105 mm tarik yang memiliki jangkauan sekitar 12.000 meter. Sebanyak 12 pucuk meriam diletakkan berjajar tidak jauh dari bibir pantai selatan, sesekali dentuman keras terdengar saat meriam ditembakkan secara bergantian.

71-armed-1dan-armed-11-latvakjatrat-6

Latihan ini bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan Tim Pelaksana Tembakan (Kelompok Peninjau, Kelompok Pibak dan Pok Satbak) serta didukung oleh prosedur komunikasi, Kurmed dan pengamanan dalam melaksanakan latihan menembak senjata berat.

71-armed-1dan-armed-11-latvakjatrat

Pelaksanaan latihan menembak ini dengan menggunakan 12 pucuk meriam, materi pokok terdiri dari tembakan pencatatan teliti, tembakan bidang biasa, tembakan bidang aba-aba istimewa dan tembakan bidang koreksi istimewa. Diharapkan sasaran latihan dapat tercapai guna mendukung pelaksanaan tugas pokok pertempuran dalam rangka membantu satuan manuver.

PenKostrad

Bagikan :

  17 Responses to “Batalyon Armed Roket dan Meriam Kostrad, Latihan Senjata Berat”

  1.  

    Latihan terus biar trengginas

  2.  

    PERTAMAX RACING

  3.  

    makin profesional dan presisi..

  4.  

    Berapa ya ?

  5.  

    YonArmed 1/Roket Singosari kenapa tidak latihan pake MLRS Astros? Apa lokasinya kurang luas untuk latihan tembak roket.

  6.  

    ya udah entar besok kita ke cucu mak erot okeh…..

  7.  

    Bener2 kelas berat…ditambah meriamnya jadi jutaan unit, taruh di setiap pulau2 terluar minimal 100 unit, dgn rincian @25 unit setiap arah, east, north, south and west….percaya dah musuh bakal mikir klo mau masuk…

  8.  

    Meriam Self loader kok baru caesar nexter ya..apa itu nanti akan dilisensi..?? Mudah mudahan saja para pejabat dibukakan pintu hatinya…supaya tidak tumpul kelamaan..

  9.  

    Bro..wujud protes bisa dituangkan dalam lagu..kayak mendem wedokan..

    Nah ini tinggal buat lagu Mendem Rudal..

    Piye cocok ta ??

  10.  

    test..

  11.  

    test…

  12.  

    Meriam yang luar Biasa ..kuno sekali…
    Lebih tua dari usia ortu … panglima TNI nya …
    Meriam yang 105 mm dibeli Dari USA secara bekas Rombengan pada tahun 1982,….
    Masih dipakai sampai sekarang …
    Kenungkinan masih bagus Walaupun Tidak canggih Dan Tidak membuat PeDe operator nya …malu…terlalu kuno…

 Leave a Reply