Batalyon Roket 2 Marinir Latihan Gerakan Artileri Medan

JakartaGreater   –   Prajurit TNI AL Batalyon Roket 2 Marinir melaksanakan latihan Gerakan Artileri Medan (GAM) guna memelihara dan meningkatkan kemampuan serta keterampilan sebagai pengawak material tempur, dalam Latihan Satuan Dasar I Aspek Darat Triwulan (TW) I TA 2021 pada Rabu 31-3-2021 di Pusat Latihan Tempur Korps Marinir Grati Pasuruan, Jawa Timur, dirilis Situs TNI AL, Kamis 1-4-2021.

Batalyon Roket 2 Marinir Latihan Gerakan Artileri Medan. (@Marinir)

Dalam pelaksanaan latihan LSD, kegiatan diawali dengan pengecekan personel dan material di Pantai pasir panjang kemudian dilanjutkan penyampaian materi latihan dengan problem GAM oleh Perwira pelaksana latihan (Palaklat) Yonroket 2 Mar Kapten Marinir Suyamto.

Dalam latihan ini melibatkan beberapa Material Tempur 1 Unit Aligator, 2 Pucuk MLRS Vampire, 1 unit kendaraan kemarkasan dan 1 Unit Jeep Kia.

Batalyon Roket 2 Marinir Latihan Gerakan Artileri Medan. (@Marinir)

Dalam arahannya, Palaklat menyampaikan bahwa untuk meningkatkan kemampuan profesional prajurit dalam mengawaki kesenjataan yang harus dilaksanakan dengan ke akurasian guna melaksanakan penembakan untuk membantu satuan manuver serta dalam menghadapi tugas-tugas yang diberikan oleh satuan atas, meliputi berbagai unsur, diantaranya adalah :

  1. Unsur pengukuran medan (Kurmed).
  2. Unsur pimpinan penembakan (Pibak) dalam mengolah data tembak.
  3. Kedudukan senjata.
  4. Permintaan tembakan.
  5. Gerakan perpindahan stelling serta melaksanakan steling cepat..

Sementara itu, Komandan Batalyon Roket 2 Marinir Letkol Marinir Suroso, M. Tr. Opsla., berpesan kepada seluruh pelaku yang melaksanakan latihan, agar :

  1. Memahami betul materi yang di berikan oleh pelatih dengan tujuan untuk mengasah, mempertajam kemampuan menggawaki kesenjataan yang merupakan tugas pokok prajurit Artileri Medan (Armed) Korps Marinir.
  2. Mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan agar latihan ini Zero Accident.
  3. Laksanakan protokol kesehatan Covid -19 setiap melaksanakan pergerakan, gunakan masker serta selalu membawa Hansanitiser.