Nov 102018
 

Mock up kapal selam DSME 1400 Korea Selatan di Indo Defence 2018

Jakarta, Jakartagreater.com – Direktur Utama PT PAL Budiman Saleh memastikan pembangunan kapal selam untuk kebutuhan TNI Angkatan Laut pada batch II akan menggunakan kandungan lokal yang lebih tinggi dibanding batch sebelumnya.

“Yang jelas ‘local content’nya akan lebih tinggi dibanding batch pertama,” kata Budiman Saleh usai menandatangani nota kesepahaman dengan DSME Korea Selatan di gelaran Indo Defence di Jakarta, Rabu, 7-11-2018, dirilis Antara.

PT PAL saat ini tengah mengerjakan kapal selam ketiga yang masuk ke dalam batch pertama kontrak pembelian kapal selam dengan Daewoo Shipbulding and Marine Engineering Co, Ltd (DSME) Korea Selatan.

Ada tiga kapal selam yang dibuat dalam batch pertama ini, dua dibuat oleh DSME di negara asalnya dan sudah diserahkan kepada TNI AL dengan nama KRI Nagapasa-403 dan KRI Ardadedali-404.

KRI Nagapasa (403), Chang-Bogo class, TNI AL

Budiman Saleh menjelaskan, penandatanganan tersebut untuk memperjelas konsorsium bersama dengan DSME dalam pembagian tugas pengerjaan kapal selam.

“Nanti yang batch kedua, yaitu kapal keempat, lima, dan enam, sepenuhnya PT PAL yang akan mengerjakan. Tapi tetap ada pengawasan dari mereka,” katanya menambahkan.

Kontrak batch kedua tersebut direncanakan mulai berjalan akhir tahun ini, dan diperkirakan akan berjalan sekitar tiga hingga enam tahun untuk melayani TNI AL sebagai konsumen utamanya.

  11 Responses to “Batch Kedua, PT PAL Kerjakan 3 Kapal Selam”

  1.  

    selain changbogo ada yg lain lg gak pak hehuhi

  2.  

    Bgmn kelanjutannya dgn Turkey?

  3.  

    Busyettt dah !!! Korps hiu kencana…tambah guassss puoooll?.nggak mau ngalah dgn vietnam navy.

  4.  

    yang dari korea ini kita kuasai dulu. agar lebih baik begitu jg dgn persenjataan nya
    mantab lanjut kan

  5.  

    Kasel sama Arhanud saja yg perlu ditambah. khusus nya arhanud jarak jauh macam S400 itupun kalau ada uang nya wkwkwkwk….

  6.  

    Keputusan yang sangat tepat, apalagi skema produksi kasel ke-6 CBG dst totally sudah dikuasai dan dikerjakan PT PAL secara mandiri

 Leave a Reply