Bawa 10 PSK, Komandan Kapal Selam Nuklir AS Dicopot


USS Bremerton (foto:Wikipedia)

JakartaGreater.Com – Seorang komandan kapal selam nuklir Angkatan Laut AS dibebaskan dari tugasnya musim panas lalu setelah membayar sepuluh pelacur wanita saat ditempatkan di Filipina.

Kapten Travis Zettel dibebastugaskan setelah ketahuan membayar sepuluh pekerja seks komersial (PSK) saat ditempatkan di pangkalan Filipina. Zettel kehilangan kepercayaan untuk menjadi komandan kapal selam USS Bremerton dan mendapat hukuman disiplin setelah dilakukan penyelidikan pada bulan Agustus lalu.

Menurut dokumen penyelidikan, Zettel meminta atau memerintahkan seorang personel Angkatan laut untuk mendatangkan sepuluh gadis ke hotel tempat menginapnya, seperti dirilis oleh Kitsap Sun.

Personel itu kemudian melihat komandan Zettel bersama sekitar ‘sepuluh perempuan berpakaian provokatif di luar pintu depan hotel’.

Personel lain, yang namanya dirahasiakan, melihat Zettel bersama dengan tiga ‘perempuan lokal memegangi lengannya saat ia berkeliaran dan menyapa dirinya.

Insiden itu terjadi 1 Maret lalu ketika kapal selam itu berlabuh di Teluk Subic, tulis dokumen yang dirilis Kitsap Sun.

Zettel dihadapkan oleh Naval Criminal Investigative Service (NCIS) dengan tuduhan tersebut dan mengakui kesalahan karena ‘membayar wanita yang mendampinginya’ kata dokumen itu.

Zettel ditegur dan dibebas tgaskan dari komandonya pada bulan Agustus, dan secara administratif dipindahkan ke staf Skuadron Kapal Selam 19 yang berbasis di Pangkalan Angkatan Laut Kitsap-Bangor, kata para pejabat Angkatan Laut.

Zettel sebelumnya adalah komandan USS Bremerton, kapal selam tertua sebelum akhirnya dinonaktifkan pada Agustus. Tidak diketahui berapa banyak personel Angkatan Laut atau staf yang bertugas pada saat kejadian.

Kitsap sun

Tinggalkan komentar