Jun 202016
 

Satu fakta baru terungkap, tentang pembebasan para pelaut Malaysia yang sempat ditawan oleh kelompok Abu Sayyaf. Awalnya, Kepala Polisi Diraja Malaysia, Khalid Abu Bakar, menolak adanya uang tebusan dalam pembebasan tersebut. Namun kemudian, Otoritas Malaysia mengaku ada uang tebusan untuk membebaskan warganya.

Akan tetapi, kelompok Abu Sayyaf tidak menerima secara penuh jumlah uang tebusan yang mereka ajukan. Menurut harian Manila Times, kelompok militan itu hanya menerima 2,1 juta dolar AS, atau sekitar Rp 1,9 miliar, dari tuntutan sebesar 3 juta dolar AS, atau sekitar Rp 2,6 miliar. Artinya, jumlah uang yang diberikan hanyalah dua pertiga dari jumlah uang yang diminta.

Dua pejabat tinggi Filipina membenarkan bahwa Wakil Perdana Menteri Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi, telah membayar uang senilai 3 juta dolar AS untuk membebaskan empat warganya yang ditahan.

“Sekarang itu (uang tebusan) menjadi isu panas di Malaysia. Namun, itu belum menjadi berita besar media-media Filipina,” ujar pejabat yang tidak diketahui namanya, seperti dimuat Asian Correspondent, Senin (20/06).

Sumber pejabat yang sama menjelaskan, pihaknya mendapat laporan tentang Abu Sayyaf yang marah setelah mengetahui dari media bahwa telah terjadi pengurangan uang dari jumlah yang seharusnya diserahkan.

Uang tebusan tersebut diyakini diserahkan oleh satuan khusus Kepolisian Malaysia kepada pejabat lokal di Sulu, Filipina sebagai perantara dengan kelompok Abu Sayyaf. Mau tidak mau, berembus kabar terjadi kolusi yang melibatkan otoritas Malaysia dan Filipina yang mungkin saja memotong uang tebusan tersebut.

Sebelumnya pada pekan lalu, Ahmad Zahid membantah adanya uang tebusan tersebut. Ia mengatakan bahwa uang tersebut disumbangkan kepada sejumlah organisasi non-pemerintah yang tidak memiliki hubungan dengan kelompok Abu Sayyaf. Sementara, Khalid Abu Bakar mengatakan bahwa uang tebusan dibayarkan pihak keluarga lewat perantara pihak ketiga kepada para penculik, tanpa melalui satuan khusus.

Sumber: okezone.com

 Posted by on June 20, 2016

  40 Responses to “Bebaskan Warga Negara Malaysia, Abu Sayyaf Hanya Terima Dua Pertiga Uang Tebusan”

  1.  

    hmmmm…bisa lompat2 dari dahan ke dahan lgi ni xixixixi..

  2.  

    Oohhh…. gitu

  3.  

    Frist..

  4.  

    Sudah isu besar Malaysia.. Kesiaaaan.. Duit kena sunat.:

  5.  

    Abu sayyaf kenapa tipu tipu malon….wkwkwkwk….

  6.  

    Buat tmn2 pembaca jkgr, mungkin sudah mulai terbuka mata hatinya bahwa di luar sana korupsinya jauh lbh bsr dr indonesia, hanya media mereka semua tdk ada yg berani membukanya.. Jd jgn menganggap negara kita yg paling parah..

  7.  

    ohhh… masih disunat.. puasa2….

  8.  

    Gak salah tu Korannya Filipin 2,1 juta dolar AS, atau sekitar Rp 1,9 miliar padahal setahu saya 1 juta dolar sekarang itu kurang lebih 13 M

  9.  

    Iya nih dollar zimbabwe paling ya ?? Xixixi..

  10.  

    Wkwkwk…
    Harusnya biarin dulu aja, biasanya kalo kayak gini mreka akan “Mengarang Indah” tentang operasi super dari pasukan khusus super yg menyelamatkan sandera…

    Begitu sudah heboh dan bangga tentang ceritanya, baru lah beritanya dikeluarkan. Mau ditaruh kemana itu muka2 malon…

  11.  

    kata forum malon kena songlap hehehehe

  12.  

    All is well

  13.  

    pasti di buat beli pisang tuh

  14.  

    Weleh bnr”kebangetan ni para pejabat malon…kl kata bang rhoma ini sungguh terlaluu hehehe…..

  15.  

    Wkwkwkwkwkwkwkakakakakakakaka……

  16.  

    Lanang dempo..knp kamu pakai akun saya..??

  17.  

    Email knp bisa ketuker tuker gini..??!!

  18.  

    ahahahaaaaaa
    duit tebusan bisa disunat ini benar2 parah artinya kesempatan dalam kesempitan ! Palagi dlm keadaan normal payaahh !!

  19.  

    wah kok ga diitung oleh abu sayyaf

  20.  

    Gmn sih email orang kq pada masuk kolom komentarku….??

  21.  

    Duplikat komen teruuussss…mksudnya gmn nih..??

  22.  

    Comment:@sibodas numpak ketawa bunng….heee…heee…salut sama tetangga satu itu pandai kali seperti kata pepatah sekali dayung dua tiga orang terkelabui(tertipu).rakyatnya dibohongi penyandra juga ditipu…!!

  23.  

    hahahahhahaahhahhaa……..malay hebat.

  24.  

    Mo ngebanting ya bung ??…. itu berita kapan ??…. kurang update, mungkin anda lelah…..!!…nggak kena..nggak kena….

    kwaaakk…kwaaaakk…kwaaaakk…

  25.  

    ya iya laaah…siapadulu….b eruuuk

  26.  

    wah,,,abu sayaf aja sampek ketipu uang tebusanya, hebat malon.
    jangan2 tu duwit dicampur daun pisang tuk bayar tebusan…

  27.  

    Comment:
    hahahaha….,kx bisa”nya uang tebusan di korupsi. kebangetan……..!!!!!!!!!!!!

  28.  

    Kurupsi dimalay bisa lebih parah tapi emank ga di exspose media seperti indonesia jadi kliatn sedikit bicara kritis kepemerintah aja ga berani seperti zaman orba dari pada di penjara di sod.mi polis india rudal antar pulau wkkkkk

  29.  

    masih untung klo sandera dibalikin hidup2…coba klo dibalikin 2/3 aja minus kepala …. apa masih bisa hidup sanderanya…

  30.  

    gak percaya.

  31.  

    malaysia terpuruk..nebus warga negara aja masih gak bisa..gak bisa atur strategi, asal serahin duit aja tuh polis malays, di KOLUSI deh duitnya..

  32.  

    hmmm…malonsia emang gitu
    pertamanya ngaku tidak ada uang tebusan..biar dibilang hebat..pengecut yg sok jago
    bacot selangit kayak tidak ada yg lebih hebat dari dirinya
    sembang je lebih malon ini

    malon..awak kat mana???????

  33.  

    coba kalian perhatikan komen2 malon di fanpage2 militer mereka
    kayak tidak ada yg lebih hebat dari mereka…
    perang tak pernah perang…merdeka saja mengemis ke penjajah…sama kapal nelayan cina takut…sekali didatangi saparatis sulu, kalang kabut malonnya bertempiaran kemana mana..

  34.  

    Kayaknya bakal ada kasus Bernard Then Jilid2 nih

  35.  

    pasukan polis khusus corupt hahhhahahah jaguh sekali mereka…sama seperti wktu pesawat mAS di bom di ukrine, medianya omong kosong bilang jaguh ATM menemukan blackbox…..preeetlah