Jul 262017
 

Struktur beton dari benteng Vietnam yang dibangun di South Reef, Kepulauan Spratly. © AFP 2017

Kementerian Luar Negeri China telah memverifikasi laporan media yang menyebut bahwa Beijing memberikan tekanan kepada Hanoi untuk menghentikan ekspedisi minyak di Laut China Selatan, seperti dilansir dari laman Sputnik News.

“China mendesak kepada pihak-pihak terkait untuk menghentikan kegiatan pelanggaran berulang yang tidak sah. Dengan tindakan praktis, China akan melindungi situasi positif yang telah diperoleh dengan susah payah di wilayah Laut China Selatan”, ucap juru bicara kementrian luar negeri China, Lu Kang kepada wartawan pada hari Selasa, namun ia tidak mengungkapkan tindakan praktis apa yang akan diambil oleh China.

Repsol, adalah perusahaan minyak Spanyol yang bekerja sama dengan Hanoi dalam proyek tersebut, telah menghabiskan $ 300 juta untuk mengembangkan ladang minyak diperairan yang disengketakan tersebut. Repsol berkeinginan membuat Blok 136-03 secara komersial, Beijing dilaporkan bersumpah kepada Vietnam bahwa pengeboran itu akan menyebabkan serangan.

Beijing dikabarkan mengancam akan menggunakan kekuatan militer terhadap pangkalan Vietnam di Kepulauan Spratly jika Hanoi tidak segera menarik ekspedisi minyak tersebut pada hari Senin. Vietnam telah menyewakan perairan yang dipersengketakan itu ke anak perusahaan Repsol yaitu Talisman-Vietnam, sementara pejabat di China juga mengklaim wilayah tersebut, telah menjual hak eksplorasi sebagian wilayah tersebut ke perusahaan lain.

Wilayah Laut China Selatan sangat kaya akan kandungan hidrokarbon, selain menyediakan jalur perdagangan maritim yang setara dengan $ 5 triliun setiap tahunnya.

Perkiraan mengenai berapa banyak cadangan minyak dan gas alam yang berada di perairan strategis tersebut berbeda-beda. Menurut Survei Geologi AS memperkirakan bahwa Laut China Selatan mengandung antara 5-22 miliar barel minyak dan 70-290 triliun kubik gas.

Menurut penelitian Administrasi Informasi Energi AS, bahwa perusahaan Chinese National Offshore Oil Company memperkirakan area tersebut memiliki 125 miliar barel minyak dan 500 triliun kubik gas alam.

Bagikan:

  10 Responses to “Beijing Akui Beri Tekanan Ke Vietnam Agar Hentikan Pengeboran”

  1.  

    Cieeh… beri tekanan apa beri ancaman nih? 😆

  2.  

    Ah sama aja, china jg ngebangun sarana dan prasarana di daerah sengketa…….

  3.  

    hm …

  4.  

    Yang penting zee laut natuna utara sementara ini tidak terusik.!!!

  5.  

    Gara2 ini pun nelayan vietnam jadi menekan kita sekarang hadeuh…

  6.  

    Perang aja pgn lihat kmampuan cina yg slama ini di klaim terkuat militernya.

  7.  

    BUkankah pada waktu perang vietnam, china yang dukung penuh vietnam. China dukung lalu rusia dukung ?

  8.  

    cina itu mirip rusia, mreka belagak ngatur tanpa tabayunan, tiba2 nyemplak spt bukan pemerintahan saja

 Leave a Reply