Des 172018
 

Jet tempur siluman F-35 Angkatan Udara AS di Pangkalan Udara Eglin, AS © US Air Forces via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Belanda pada hari Jumat, 14 Desember 2018 mengumumkan akan meningkatkan belanja pertahanan di tahun depan untuk membeli lebih banyak jet tempur F-35, meningkatkan kemampuan siber dan pasukan khusus.

Menurut Sputnik, rencana itu termasuk pembelian 15 jet tempur F-35A yang dibuat oleh Lockheed Martin AS, kata Menteri Pertahanan Ank Bijleveld mengatakan kepada kantor berita nasional Belanda, ANP.

“Investasi ekstra dalam pertahanan adalah suatu keharusan karena zona keamanan disekitar kita telah menjadi tempat yang lebih tidak stabil. Ada lebih banyak ancaman yang harus dihadapi dan ancaman menjadi lebih kompleks”, kata Kementerian Pertahanan Belanda di Den Haag.

Belanda telah memesan sebanyak 37 jet tempur siluman F-35A, yang diperkirakan akan beroperasi pada tahun 2019, yang terdiri dari dua skuadron. Namun, NATO bersikeras agar Belanda memiliki 3 skuadron tempur F-35A, menurut ANP.

Baru-baru ini, Lockheed Martin mengumumkan bahwa sekarang harga jet tempur generasi ke-5 F-35A telah semakin turun, kini harga per unit hanya $ 89.2 juta atau hanya sekitar € 78.9 juta per unit.

Sementara itu, menurut situs France 24, keputusan Belanda tersebut diambil ketika Presiden AS Donald Trump dan Sekjen NATO Jens Stoltenberg meminta ke aliansi untuk meningkatkan belanja pertahanan mereka, berdasarkan kesepakatan antara negara-negara anggota pada tahun 2014 untuk menyediakan 2 persen dari PDB-nya untuk belanja militer.

“Rencana ini menunjukkan bahwa kabinet serius tentang ancaman saat ini. Belanda harus mengambil langkah yang menunjukkan itu akan tetap menjadi mitra yang dapat diandalkan”, kata Bijleveld.

Rincian rencana dan besarnya anggaran pertahanan Belanda akan dirilis pada musim semi 2019, Kementerian Pertahanan Belanda mengatakan bahwa akan meningkatkan “alutsista darat dan laut” serta menambah pasukan khusus dan kemampuan perang cyber Belanda.