Belasan Patok Batas Indonesia-Malaysia Hilang

Prajurit Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif 122 Tombak Sakti RI-PNG membawa tiang bambu beserta bendera merah putih di rawa Koya Barat, Kota Jayapura, Papua, Senin (8/8/2016). Jelang HUT RI ke-71, Satgas Pamtas Yonif 122/TS mulai menancapkan sebanyak 1945 bendera Merah Putih di sepanjang wilayah perbatasan RI-PNG, Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom, Papua. (ANTARA FOTO/Indrayadi TH)

Danrem 121/Abw Kolonel Inf Bambang Ismawan mengatakan bahwa sebanyak 16 patok batas Indonesia-Malaysia yang berada di Pos Kelawik, Kecamatan Batang Lupar, Kapuas Hulu Kalimantan Barat, dalam kondisi hilang dan belum ditemukan.

“Memang ada patok batas hilang dan belum ditemukan, sampai saat ini pun belum diketahui penyebabnya, bisa jadi karena kondisi alam,” kata Kolonel Inf Bambang Ismawan, kepada ANTARA saat meninjau sejumlah pos pamtas dan patok batas negara di wilayah Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Sabtu pagi.

Ia menjelaskan anggota TNI yang berada di Pos Kelawik tersebut sudah berusaha mencari, namun hanya menemukan empat patok batas.

Menurut Kolonel Bambang, pencarian akan terus dilakukan, tetapi jika belasan patok batas itu juga nanti tidak ditemukan maka akan dilaporkan kepada pimpinan paling atas.

“Jika titik koordinatnya ada tetapi patoknya hilang maka akan kami sampaikan kepada pimpinan untuk langkah selanjutnya,” kata Danrem 121/Abw.

Dikatakan Kolonel Bambang, pihaknya bisa menyampaikan apabila ada patok batas yang rusak atau hilang, sedangkan untuk membangun kembali patok tersebut sudah bukan kewenangan TNI, hal tersebut mesti melibatkan kesepakatan kedua negara.

Selain melihat patok batas, Danrem didampingi Pasi Intel Korem, Dandim 1206/Putussibau, dan Danyon Pamtas 502 Para Raider meninjau sejumlah pos penjagaan pamtas.

Danrem 121/Abw berpesan agar prajurit TNI harus merasa bangga bertugas menjaga keutuhan NKRI langsung di perbatasan.

Sumber: Antara

Tinggalkan Komentar