Des 152018
 

Jet tempur Su-35 bersenjata lengkap © Copybook

JakartaGreater.com – Su-35 adalah pesawat tempur multiperan generasi 4.5 sebagai superioritas udara Rusia dan diklaim jauh melampaui kemampuan pesawat generasi kelima F-22 Amerika Serkat dalam banyak statistik, seperti dilansir dari laman situs Bao Dat Viet pada hari Jumat.

Untuk mendapatkan sejumlah fitur yang lebih unggul dari F-22, pabrikan Rusia telah membuat beberapa perubahan pada lini jet tempur super manuver. Khususnya, pada paket upgrade peralatan elektroniknya yang mana itu telah dilengkapi radar Passive Electronically Scanned Array (PESA) N035 Irbis-E.

Setelah ditingkatkan, pesawat tempur Su-35 memiliki kemampuan untuk mengunci 30 target pada jarak 400 km dan menembak 8 targetnya secara bersamaan. Seorang perwakilan dari Angkatan Udara mengatakan, peningkatan itu membuat Su-35 lebih mampu daripada pesawat tempur F-22 Angkatan Udara AS.

Menurut informasi publik, radar Passive Electronically Scanned Array (PESA) terdiri dari sumber sinyal yang menyiarkan pada frekuensi tunggal, lalu energi dipancarkan ke elemen pemancar lain pada bagian depan antena.

Jet tempur siluman F-22 Raptor © US Air Force via Wikimedia Commons

Sistem radar PESA bekerja dengan menghubungkan antena dengan pemancar radio yang sangat kuat untuk mengirimkan pulsa pendek dari sinyal. Antena ini terhubung ke penerima bersensitivitas tinggi untuk memperkuat sinyal yang dipantulkan dari target.

Keuntungan utama radar PESA adalah ia dapat memantau area yang jauh lebih luas dari radar mekanis tradisional. Prosesor radar PESA terus menciptakan sub-lecutan yang memungkinkan pelacakan saat memindai.

Ini juga memusatkan sinar kecil pada sasaran untuk memandu rudal menggunakan radar semi-aktif. Keuntungan lain dari radar PESA adalah rentang pencarian relatif jauh dan jumlah target yang terdeteksi pada saat yang sama relatif tinggi. Selain itu, radar PESA cukup sederhana untuk dibuat dan digunakan.

Sebelum sistem radar jet tempur Su-35 ditingkatkan, sistem radar PESA pertama di dunia, Zaslon alias Barrier (Penghalang), memiliki jangkauan target hingga 400 km yang saat ini melengkapi armada pencegat tempur MiG-31 Uni Soviet.

Jet pencegat MiG-31 Foxhound buatan Uni Soviet dilengkapi radar PESA Zaslon yang memiliki jangkauan 400 km © US Air Force via Wikimedia Commons

Dengan sistem radar PESA yang ditingkatkan, jet tempur Su-35 memiliki hampir dua kali rating radar AESA AN/APG-77 yang digunakan pesawat tempur AS-F-22 saat ini dimana memiliki rentang efektif hanya 200 – 250 km.

Sementara Amerika selalu yakin bahwa pejuang generasi kelima F-22 Raptor adalah salah satu pejuang paling modern didunia saat ini, majalah National Interest malah mengklaim bahwa Rusia memiliki Su-35 yang lebih unggul daripada F-22 AS.

Kebanyakan orang-orang Amerika dan Eropa masih percaya bahwa jet tempur F-22 adalah mesin modern terbaik di dunia, dan ini menunjukkan bahwa orang Amerika dan Eropa sangat tidak logis. Jet tempur modern F-22 AS yang mereka banggakan memiliki beberapa cacat yang mematikan, termasuk kemungkinan pada kebutaan  inframerah.

Dengan demikian, pesaing utama F-22 memiliki deteksi gerak penuh dan pelacakan dalam rentang inframerah, yang berarti bahwa mereka dapat mendeteksi target F-22 dengan menggunakan sinyal termal.

Jet tempur siluman F-22 Raptor menembakkan rudal AIM-120 AMRAAM. © US Air Force via Wikimedia Commons

Selain itu, pesawat tempur F-22 tidak memiliki stasiun radar tambahan, yang berarti bahwa setelah diluncurkan, rudal itu tidak dapat memperbarui data. Oleh karena kurangnya stasiun radar, perubahan arah pesawat dapat kehilangan kemampuannya untuk menemukan target.

Jadi, meskipun F-22 adalah pesawat tempur generasi kelima namun itu tidak sebagus jet tempur generasi 4++ Su-35 milik Angkatan Udara Rusia.

jakartagreater.com

  23 Responses to “Benarkah Su-35 Lebih Canggih dari F-22?”

  1.  

    Gak perlu dimasukin museum, sayang… F-22 udah saatnya dikirim ke madura, biar dibersihkan 😀 Silahkan dibuka penawarannya

  2.  

    pasti lebih canggih dong dari F-22 🙂
    klo kgk canggih ngapain fansboy nya sampai memuja dan mati matian membelain Sukro bagai seperti dewa perang,,,,,, mungkin ini pesawat ada roh nya 😀

  3.  

    Selain itu, pesawat tempur F-22 tidak memiliki stasiun radar tambahan, yang berarti bahwa setelah diluncurkan, rudal itu tidak dapat memperbarui data. Oleh karena kurangnya stasiun radar, perubahan arah pesawat dapat kehilangan kemampuannya untuk menemukan target.

    WUT? ah sudahlah mungkin konter kampanye PR dari artikel S-35nya china dari media vietnam kemarin2.

  4.  

    Tapi masuk akal juga…karna berbagai alasan…mengapa amerika tidak lagi memproduksi F 22…bila pesawat ini tidak ada masalah dan mengapa pula tehnologi pesawat dirahasiakan seperti pria simpanan saja…
    Padahal banyak yang menginginkan untuk mengakusisi pesat ini termasuk jepang…tapi toh tidak pernah dijual…
    dengan melihat kekurangan dan banyaknya masalah pada pembuatan F35 bisa dilihat bahwa amerika sendiri engan atau gagap dalam tehnologi pespur gen5 itu sendiri…tambal sulam dan banyak nya masalah mengiringi uji coba pespur yang digadang gadang paling cangih tersebut…
    Lantas apa alasan memberhentikan produksi F22 dan mengapa pula tehnologinya tidak dapat diadopsi oleh sang adik F35….coba diterka…dan jangan pula nanti ada yang minta link nya…padahal ini kan komen asbun semata…

    •  

      hahaha… trus disimpan dimana sipria tersebut? 😆

      •  

        Komen gue jkgr sudh hilang, ini mungkin gara² aming yg msh merahasiakn pria trsebut, krn blm diakui, jk tdk demikian bisa rusak cita² & tujuan aming hanya krna mslh perbedaan keyakinan & mslh lainnya, oleh karna itu msh dirahasiakn’y, sambil menunggu istri sipria & keluarganya tdk ada lg,
        begitu jg sipria yg msh merahasiakn aming lee dr keluarganya & istrinya, kecuali aming lee ikut keyakinan keluarganya, tapi hj nya akn ditinggalkn & kepegawainya jg akn ditinggalkn, krna dipoligami, jk tdk? Yaa msh dirahasiakan,
        Tapi loe kn tdk ingin tau pria trsebut krna tdk penting, yg loe perlu loe tau alasan aming lee merasahasiakn pria trsebut
        😆 😆

  5.  

    Sebaiknya f22 jangan dipakai, maklum sdh tua jangan dipaksakan jalan jauh apalagi ngebut, nanti bisa lepas semua onderdil nya, katanya hebat tapi takut bertempur apalagi dogfight

    😎 huehuehue

  6.  

    F-22 Raptor dari awal memang direncanakan utk menghadapi pespur Uni Sovyet, sekarang Rusia….
    https://militerhebatdunia.blogspot.com/2016/09/f-22-raptor-pesawat-tempur-siluman.html?m=1

    •  

      tapi kelamaan di peram itu… waktu keluar dah gak ada lawannya… akhirnya tua merana 😀 sementara modal belum balik 😛 hehehehe… mending sang adik, udah banyak yang antri buat beli… keracunan akut 😆 hehehehe TNI AU kabarnya ada rencana jangka panjang untuk akuisisi 😀

  7.  

    Rusia pesan 50,..China 24,..yg sdh konfirm pengiriman su35..nah baru2 ini Sukhoi bilang sdh 100 unit yg jadi,..nah Lo..pesanan siapa tuh..!??

  8.  

    Masak sih?

  9.  

    He3. Bakal rame nih klu ada bantahan dr sales fanatik AS!