Jan 062015
 
Presiden AS John F Kennedy saat menandatangani

Presiden AS John F Kennedy saat menandatangani Perjanjian pembatasan ujicoba Nuklir, 5 Agustus 1963

Dokumen yang baru dibuka untuk publik oleh Arsip Keamanan Nasional AS mengungkapkan bahwa Pemerintahan Presiden John F Kennedy dan Johnson mempertimbangkan secara serius aksi militer untuk mencegah atau menunda membangun senjata nuklir China -bahkan jika perlu bekerja sama dengan Moskow untuk menggelar sebuah drama pemboman yang tidak disengaja.

Dokumen terkait tercantum tanggal 21 Juni 1963 dalam jurnal Glenn Seaborg, yang menjadi ketua Komisi Energi Atom AS, dari tahun 1961 sampai 1971. Seaborg menggambarkan pertemuan Gedung Putih tentang pelarangan uji coba nuklir yang dinegosiasikan dengan Uni Soviet. Diskusi kemudian berpaling ke China – yang telah menolak untuk mendukung perjanjian larangan uji coba – ketika Presiden Kennedy bertanya bagaimana AS bisa menangani masalah ini dalam pembicaraannya dengan Moskow. William C. Foster, direktur Pengendalian Senjata dan Pelucutan Senjata Badan, mengatakan dengan percaya diri: “jika kita bisa bekerja sama dengan Uni Soviet, China bisa ditangani bahkan jika perlu dilakukan sebuah kecelakaan di fasilitas mereka.”

Catatan Arsip Keamanan Nasional:
Referensi tentang “penciptaan kecelakaan di fasilitas mereka” telah dipotong/dihilangkan ketika catatan harian diterbitkan dalam laporan Hubungan Luar Negeri Amerika Serikat tapi melalui proses penyortiran (declassified) lewat perintah kepada Departemen Energi untuk me-review dokumen baru …. Amerika Serikat atau bahkan Uni Soviet bisa menggelar event seperti di pedalaman China, di mana fasilitas nuklir China berada, dan merupakan masalah yang menarik …. Pernyataan Foster adalah sebagian kecil bukti bahwa ada pejabat senior yang tertarik pada kemungkinan untuk mengambil tindakan terhadap program nuklir China, bahkan sampai mengatur sebuah “kecelakaan” pemboman dengan Moskow.

Usulan itu dihilangkan, ketika perwakilan Presiden John Kennedy, W. Averell Harriman, membawa kasus program nuklir China dalam percakapan di Moskow dengan pemimpin Soviet Nikita Khrushchev. Beberapa tahun kemudian, AS menolak gagasan pemboman China. Ada terlalu banyak risiko: Aksi militer bisa mendorong pembalasan China terhadap Taiwan atau sekutu AS lainnya di Asia Timur, bisa melibatkan Soviet (yang tidak mau bergabung dalam serangan semacam itu) dan mengurangi prospek inisiatif pengawasan senjata untuk membatasi China. Presiden Johnson menyimpulkan, “Aksi itu tidak ada pembenaran selain argumen umum bahwa AS berusaha melestarikan perdamaian dunia melalui memberangus negara yang tidak patut untuk membangun senjata nuklir.

Bagikan Artikel :

  37 Responses to “AS Berencana Bom Fasilitas Nuklir China”

  1. peetraman

  2. petromax

  3. bom aja kalo berani

  4. Lebih cepat lebih baik kakakakkaka…

  5. sejarah menyatakan lawan tanding JOHN F KHENNEDY adalah SOEKARNO RI 1,bung karno seorang orator ulung,diplomat jempolan,sukar d taklukan.
    Tapi ameriki tidak kuatir karna punya banyak generasi yg punya sifat licik,culas dan arogan yg lebih hebat yaitu jos bus yg skarang lg sekarat dan mudah2an neraka tempatnya.
    Sedangkan negara kita sepeninggalan bung karno gak ada yg mampu melebihi kehebatan bung karno.malah gk berdaya.

  6. Masih sepi..

  7. Biang kerok dunia

  8. sejak perang korea USA berencana membom nuklir fasilitas nuklir cina dengan komando jenderal.mac athur tapi tidak disetujui presiden truman.rencana terus berjalan tapi rencana merusak fasilitas nuklir cina batalbatal akhir 1960an saat richard nixon menjabat presiden america.kebijakanya adalah membuka hub.diplomatik dengan RRC dan memutus hubungan dengan taiwan dan mendukung RRC menjadi angota tetap DK PBB.tujuannya untuk membuat saingan bagi USSR.
    USA selalu menciptakan saingan bagi negara besar dikawasan masing”: india x pakistan, indonesia x malaysia(sekarang australia),brazil x argentiana(sekarang udah kompak),korut x korsel,RRC x USSR+jepang,israel+iran x arab,inggris x prancis (sekarang udah kompak dengan masuknya prancis kedalam NATO)

  9. mau dibom ama sovyet apa berani ngebom china?

  10. juduleee pancen lebayy…sejak ga ada jenderal nara,ini lapak jadi sepi…akhirnya yang digelar bom…bombastis..

  11. Artikelnya makin lama makin condong ke arah alutsista negara lain, terus bikin artikel pakai jilid jilidan, sepertinya makin kurang berbobot.

    ane dulu baca sampai habis bis, sekarang lihat judulnya saja sering tak lewatin.
    maaf kalau kurang berkenan, dan mudah mudahan kedepan artikel yang di suguhkan lebih sedap sedap di baca. salam NKRI

  12. setelah jfk menjadi presiden, hubungan usa dngn presiden soekarno mengalami perbaikan.
    presiden soekarno sendiri mengatakan bahwa hanya ialah
    presiden usa yg mengerti jalan
    pikirannya.

  13. setelah jfk menjadi presiden,
    hubungan usa dngn presiden
    soekarno mengalami
    perbaikan.
    presiden soekarno sendiri
    mengatakan bahwa hanya ialah
    presiden usa yg mengerti jalan
    pikirannya.

  14. Mungkinkah suatu saat nanti dibuka dokumen., AS berencana bom Indonesia?? AS berencana bom fasilitas militer Indonesia ??

  15. Bangsa yang paling kejam di abad kolonialisme modern adalah Amerika Serikat (tentu dibelakangnya Israel), yg wajahnya berbungkus HAM, kebebasan, kesetaraan, dll,,intinya adalah mereka ingin menguasai dunia, tanpa pesaing satupun,,kini dgn model keroyokan (tentu lbh irit duit & irit nyawa prajurit) akan manghantam siapapun yang mengganggu kepentingannya,,,sebuata atau beberpa negara akan goyang dari mana saja yg ganggu kepentingannya,,jika gagal dg pemberontakan dr dalam, dicari dg keroyokan, jika gak berani main keroyokan, maka pukulan pamungkas dengan goyang ekonomi..direkayasalah suatu negara hingga nilai tukarnya anjlok, terjadi chaos dst ,,dst,,tentu NKRI pernah merasakan, Irak, Libia, Afganistan, Mesir, Suriah, sdng merasakannya, dan yg paling beken skrng sdng menghancurkan ekonomi Rusia dg cara menghancurkan hrg BBM & menghancurkan Rubel,,kita tunggu mampukah menjungkalkan kekuatan Rusia dg Putin disinggasananya..satu hal, AS tinggal cetak duit seberapapun tanpa terganggu nilai tukarnya..butuh penyeimbang, baik kekuatan global secara militer maupun ekonomi,,butuh mata uang selain dollar utk trnsakasi internasional

    • amerika bkn bangsa yg kejam bang,mereka justru negara yg menjunjung tinggi HAM dan demokrasi,mereka cm menegakkan keadilan termasuk di ukraina,amerika ingin melepaskan ukraina dr pengaruh komunis rusia

  16. @alloy..kebaikan paman kenedi cuma tipu2 alias pasang strategi,tentu maksud paman kenedi agar pak karno tidak condong ke negara komunis sovyet.

  17. takut juga mami rika amukan sang naga , thn 1960 mm rika udah galau apalagi sekarang .. lalu sialagi yg bisa mengontrol dn meredam sang naga , indonesia kah ? Mbah bowo cucu minta nasehatnya mbah

  18. amerika mana berani perang melawan cina tanpa keroyokan, mana ada perang yg dimenangkan amerika sendirian ? Mungkin cuma lawan indian.
    Waktu perang korea amerika karna geram dgn cina berniat melakukan serangan nuklir tapi berkat lobi yahudi rencana tsb batal, waktu PD2 yahudi yg melarikan diri dari hitler banyak yg ditolong cina,masuk negeri cina tanpa dipersulit

  19. lha piye pieto ? amerika karo china dikon perang wae po ? sampeyan sing dadi wasite, piye mas pieto?

  20. Klo jamanya P.Karno Allen pope ditukar hercules dan HI,
    Klo Jamanya P. SBY KS sonotan ditengelamkan dan awak KS ditukar hercules dan kapal
    patroli….

  21. Hah..! Fran taiii bacoot doang gede..

  22. Komennya gak mutu, hanya berasaskan kebencian, perang vietnam itu bukan perang dunia, hanya perang idiologi, makannya amerika gk all out, klo sama china kelihatannya hanya saling gertak saja, mereka sadar klo terjadi perang all out, sama2 rugi, tapi klo di hitung secara matematis china akan tewas, persedian nuklirnya berapa tong , jumlah rudal balistik cina gk ada 1/4 nya dari amerika

 Leave a Reply