JakartaGreater.com - Forum Militer
Jun 022014
 

Panser Anoa Latgab TNI 2014

 

 

Sejumlah prajurit infanteri TNI AD bersiaga dalam Panser Anoa untuk melakukan skenario penyerbuan pertahanan musuh menggunakan panser di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Marinir, Asembagus, Situbondo, Jatim, Minggu (1/6). Sebanyak 13 unit panser produksi dalam negeri yang tergabung dalam Kompi Mekanis itu digunakan dalam Latgab TNI 2014 untuk mendukung pasukan infanteri dalam penyerbuan ke perkubuan musuh. (ANTARA FOTO/Joko Sulistyo)

 

 

Sejumlah helikopter bell 412 milik Puspenerbad TNI AD, melakukan mobilisasi udara(mobud) penurunan pasukan di Pusat Latihan Pertempuran (PLP) Marinir-5-Baluran, Asembagus, Situbondo, Jatim, Minggu (01/06). Mobilisasi udara tersebut dilakukan dalam gladi bersih untuk persiapan Latgab 2014 yang dilakukan oleh tiga matra TNI AD, AL dan AU. (ANTARA FOTO/Adhitya Hendra)

 

Artileri Medan

 

Sejumlah prajurit TNI mengawaki meriam KH 178 dalam rangkaian Latgab TNI 2014 di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Marinir di Asembagus, Situbondo, Jatim, Minggu (1/6). Bantuan tembakan meriam digunakan untuk memukul perkubuan dan menjatuhkan moral musuh sebelum dilancarkan serangan oleh pasukan infanteri gabungan.(ANTARA FOTO/Joko Sulistyo)

 

UJI TAKTIS LATGAB TNI 2014

 

Sejumlah prajurit TNI melaksanakan uji taktis pra latihan gabungan TNI di Pusat Latihan Pertempuran Marinir V Baluran, Asembagus, Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (31/5)

Dalam uji taktis tersebut TNI sudah menggunakan peluru tajam dan amunisi sebenarnya meski masih dilakukan secara parsial antara satu kesatuan dengan kesatuan lainnya. Skenario peperangan fiktif akan benar-benar dilaksanakan pada 4-5 Juni 2011


20140601_195629_tni-gunakan-6-heli-serang-dan-20-heli-serbu.jpg

20140601_194956_tni-gunakan-6-heli-serang-dan-20-heli-serbu.jpg

 

In Picture: Uji Taktis Latgab TNI

REPUBLIKA.CO.ID, SITUBONDO — Sejumlah prajurit TNI melaksanakan uji taktis pra latihan gabungan TNI di Pusat Latihan Pertempuran Marinir V Baluran, Asembagus, Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (31/5).

Dalam uji taktis tersebut TNI sudah menggunakan peluru tajam dan amunisi sebenarnya meski masih dilakukan secara parsial antara satu kesatuan dengan kesatuan lainnya. Skenario peperangan fiktif akan benar-benar dilaksanakan pada 4-5 Juni 2014.

Peleton Intai (Tontai) Kikavtai 1/1/Kostrad mengendarai kendaraan tempur jenis Anoa dalam uji taktis pra latihan gabungan TNI di Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (31/5). (Republika/Aditya Pradana Putra)

Prajurit Kostrad mengendarai kendaraan tempur jenis Anoa buatan PT Pindad dalam uji taktis pra latihan gabungan TNI di Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (31/5). (Republika/Aditya Pradan

Prajurit TNI dari batalyon Artileri Medan (Armed) X Kostrad menembakkan meriam 105 mm KH 178 dalam uji taktis pra latihan gabungan TNI di Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (31/5). (Republika/Aditya Pradana Putra)

Prajurit Brigif 17/1/Kostrad mempraktekkan strategi menyerang musuh dalam uji taktis pra latihan gabungan TNI di Situbondo, Jawa Timur, Sabtu(31/5). (Republika/Aditya Pradana Putra)

 

Berbagi
 Posted by on June 2, 2014

  123 Responses to “Berita Foto : Gladi Bersih Latgab 2014”

  1.  

    Izin nyimak dulu…!!! NKRI HARGA MATI..!!!

  2.  

    pertamax

  3.  

    wahidun..

  4.  

    Pertamax..
    Ijin nyimak Nubie

  5.  

    Akhirnya no 1 setalah sekian lama nongkrongin forum ini….tanpa komen

  6.  

    SR ijin pertamax..
    Lanjot menyimak

  7.  

    Pertamax kh? 😀

  8.  

    perta……….iyo iki

  9.  

    Woow..jayalah indonesiaku..

  10.  

    msh sepi nih

  11.  

    ditunggu foto sukhoi dan armada nyi roro kudulnya 🙂

  12.  

    ini yang ditunggu2….berita foto di JKGR…mantap bung Gue 🙂 salam

  13.  

    item2 hard core nya kok msh belum keliatan yak..atau saya yg kurang awas…bgmn para warjager…? sdh ada yg ngeliat ?

  14.  

    Semoga berjalan dengan lancar ya. SEMANGAT!

  15.  

    Bung admin, sepuh warjag, untuk panser anoa ada yg tau gk udh prnah di uji di medan perang sbenar nya atau belum? Ada yg tau gk hasil uji tahan tembakan atau ranjau ringan?
    Maaf pertanyaan OON…

    •  

      Coba lihat kasus di Papua, 🙂

      •  

        Kasus yg mana bung @jalo ? Maaf ketinggalan informasi…salam

      •  

        bung jalo
        di share dong yang di papua

        untuk nambah semangat nih

      •  

        Hadeuh… kok gak ada habis habisnya OPM ini. Saya ada ide, tapi sudah pernah diterapkan belum ya ?

        TNI atau Polisi perlu membangun pos pemantauan pada jarak efektif dari perbatasan ( aman tapi bisa memantau jelas dan kalau nembak pasti kena ). Lengkapi pos pemantauan dengan alat bantu intai teropong, night vision dsb.

        Tempatkan satuan penembak jitu di pos-pos pemantauan. Kalau masih kurang, rekrut penembak jitu lebih banyak. Kalau OPM nya nongol, bisa kita dor… dari jarak yang aman, nyaman, namun mematikan.

        Sebaiknya pos pemantauan nya agak disamarkan agar tidak terdeteksi :mrgreen:

        •  

          Bnyk yg bilang opm dipelihara entah oleh siapa

        •  

          Susah bung..warga setempat sudah pasti memihak OPM..dari beberapa kasus penyerangan pos TNI/POLRI biasanya ada warga setempat yang memberitahu OPM kalau mereka lagi lengah atau pos lagi dijaga sedikit personil. Ini persis sama seperti TNI lawan GAM dulu. TNI/POLRI harus mengintensifkan peran intelijen dengan merekrut warga setempat.

          •  

            salah satunya adalah invasi ekonomi ke papua,

            pembukaan jalan jalan, pendirian pasar dan fasilitas umum

            mensejahterakan masyarakat , memelihara kearifan lokal sya yakin OPM lambat laun akan dengan mudah di deteksi

  16.  

    Iring2an Anoa keren juga..sangar :mrgreen:

    •  

      Btw penerbad udah ada satuan air assault ga ya..manteb buat deploy cepat satuan pemukul didepan.. 😀

      •  

        bung akung…. waktu ada pameran alutsista di nganjuk ja-tim, 2 bulan lalu, anak saya beli topi hitam, ada logo berupa wing (saya g tahu logo apa), ada tulisan AIR ASSAULT dan Merah Putih.

        Apa ya artinya topi itu? 🙂

      •  

        Kalau tdk salah sudah ada sejak jaman operasi di Tim-Tim dulu bung akung.
        Tulang punggungnya masih pake bolcow / BO-105. Biasanya di bodi heli ada tulisan HS = Heli Serang. Kalau HA = Heli Angkut.
        Pada waktu itu juga pilot2 Penerbad sudah jago teknik NOE untuk memberi kejutan pada pihak musuh yg akan diserbu.

        Tapi maap kalo salah infonya ya. Maklum, pengamat dalam masa percobaan. Masih belum lulus. He3…

  17.  

    Semakin bertaji TNI makin di segani di negara sahabat

  18.  

    absen dulu

  19.  

    Foto Su-27 sama yakhont nya belom keliatan nih? :mrgreen:

  20.  

    Mantap. Latihan pakai peluru tajam? Luar biasa… Biasa nya pakai peluru hampa. Betul2 siap tempur. Ingat kawan2. Yang hebat bukan senjatanya tetapi orang yg dibelakang senjata tsb.

  21.  

    Mantap foto-foto nya… bung Jalo photographer nya bukan..? Hehehe..

  22.  

    Prajurit Brigif 17/1 Kostrad kenapa memakai masker sepeda motor ya? Di latar belakang yg gambarnya agak buram sepertinya kelihatan memakai masker kesehatan yg biasa dibagikan saat ada gunung meletus.
    Moga2 saya salah lihat. Moga2 itu ternyata adl masker standar tempur terbaru TNI-AD yg saya belum tahu.
    Senjatanya sepertinya sudah pakai SS-2. Keren.
    Kalau masker mmg jadi perlengkapan standar semoga bisa diseragamkan dan ada model yg memang sesuai untuk keperluan tempur prajurit. Krn kl bkn standar tapi dipakai prajurit berarti di lapangan hal itu dibutuhkan… semoga komandan2-nya di tingkat yg lebih tinggi dapat segera mengakomodir kebutuhan perorangan tersebut.

  23.  

    Joossss lah

  24.  

    Semoga lancar……..lanjutkan……

  25.  

    Minggu pagi 1/6 anak2 kecil n warga sekitar lumajang terkesima berteriak2 semua mandang keatas..ternyata gemuruh suara puluhan c130 formasi berjajar dari arah timur. Namanya wong deso saling terheran2 apa ada perang ya..bagi kami mendengar suara bom sudah tdk asing lagi sb memang tdk jauh dr pandan wangi dmana beberapa hari trakhir tni sdh latihan di situ…tapi kl puluhan pesawat bebarengan terbang jarang kami lihat. Smoga nusantara trus jaya..NKRI harga mati

    •  

      Mantab! Foto2 colongannya dong bung Tirap. Siapa tahu ada yg menarik. He3… Seneng kalo bisa lihat detil2 yg ada di perlengkapan perorangan prajurit maupun alutsista terbaru TNI.

      Salam kenal bung Tirap.

      •  

        Sayangnya saya tdk punya cam canggih..modal kamera hp doang..he..Sebenarnya pinginya mendekat ke pandanwangi tp takut bom nyasar. Salam kenal jg bung

  26.  

    Liat saja lontong nya nanti !

  27.  

    sangar bung! nampak anoa dan KH178 TNI begitu menggentarkan..!!

  28.  

    take shoot yang sangat bagus
    sayangnya tidak ada yang terpikirkan untuk membuat sebuah film yang komersial yang mengambil moment latgab ini

    jika ada saja, kiranya kita punya film yang bagus dan membanggakan

  29.  

    Kenapa para prajurit pada ga make rompi? apakah mengurangi kemampuan gerak? Padahal kalau perang beneran rompi sangat vital perannya.

    •  

      salam bung sempak….
      saya juga merasa begitu, kelihatan ada yang kurang….
      btw soal rompi masih ngelanjutin artikel sebelumnya bukan nie…

    •  

      Kalau dulu sih dengernya masalah berat dan panas.
      Gak tahu sekarang ya. Tp kalau gak salah rompi yg level II saja sudah harus pakai pelat setebal sekitar 1cm. Pelat itupun luasnya hanya menutupi area sekitar dada dan perut atas. Kalau dibuat sampai perut bawah nanti pemakai gak bisa nekuk badannya dan gak bisa merunduk.
      Jadi perut bawah tetap ter-ekspose.
      Denger2, dulu sih begitu keluhan prajurit di lapangan. Mungkin masih jadi kendala sampai sekarang.
      Tapi itu kalau dak salah llho ya. Kalau salah ya mohon dibenerin.
      Maklum, pengamat dalam masa percobaan. He3…

    •  

      Iya knp ya peralatan standar di badan aja kagak dipake…tuh camo helm jg keliatan msh baru, keliatan banget baru dipake dlm latian saja…apa ada hub ama disiplin ya ato mengurangi kenyamanan..mhn pencerahan suhu2 dan sesepuh…slm

      •  

        Itu dia bung. Ada yang salah dengan SOP nya kayaknya. Knp prajurit tidak dibiasakan menggunakan standard perlengkapan yang sudah ada. Atau jatah rompi dan helm yang terbatas? mungkin!

    •  

      @Sempak…Rompi gak guna ngadepin peluru kaliber di atas 7,62…lgpula juga gak guna buat CQB (contact pd jarak rata2 kurang dr 30 m) yg pake cal 5,56 ke atas…berguna cm buat peluru pistol…ngapain pake rompi? Manuver militer kolosal itu adalah cepat dan mematikan sehingga rompi anti peluru itu gak guna kalo gak cepat…target jd lama di acquired…

      Mau pake yg lebih tebel? Malah ngeberat beratin aja susah manuver…jgn kebanyakan liat film bung sempak…tentara ASU itu penakut beraninya sama insurgen aja…walau pake rompi di babat AK roboh juga :mrgreen:

      •  

        tidak setuju…. rompi anti peluru ya perannya sangat vital untuk militer. kalo ngeberat-beratin berarti fisik ente harus di bagusin.

        •  

          Rompi anti peluru biasanya di pakai oleh tentara defensif yg menjaga obvit (tdk dlm manuver tempur) atau menghadapi insurgent dgn kualitas persenjataan lebih rendah…tp kalo insurgennya pake IED yg berbasis peledak militer (peluru artileri atau mortir) rompi bakal robek juga.terbukti di irak banyak tentara ASU dan mercenaries nya terkapar kenq IED pejuang irak…

          Kalo manuver taktis tempur sgt tdk efisien pake rompi…keruan buat bawa peluru…

          CMIIW… 😀

      •  

        apalagi sama jika ada teror team sniper, biarpun pake rompi dan helm pun bisa …………………..
        yah kecuali pake seragam kyk ironman ya beda lagi…… #eeh

        •  

          Sniper gak kenal penghalang bung…tidak ada yg bs ngalahin presisi tembakan sniper…bisa aja tuh tentara kerebongan rompi anti peluru dan pake topi baja…tp sniper bisa membidik di sasaran sekecil atau di antara dua mata korban yg gak bakal ditutupi…

          Lgoula sniper sekarang pake kaliber berat yaitu 12,7 mm…gak ada yg bs ngehalangin penetrasi kaliber tsb untuk sasaran personel…lapis baja panser aja bisa tembus… 😀

      •  

        @wehrmacht..keberadaan rompi dan helm sedikit banyak akan membantu menyelamatkan nyawa prajurit. Kalau rompi itu tidak penting, mengapa US army tetap menggunakannya? Ini bukan film Hollywood ya bung. Lihat saja bagaimana mereka partroli di afganistan dll. Anehnya, pasukan kita yang di kirim ke libanon juga memakai rompi dan helm baja kok saat patroli disana. Apa karena mereka tugas di luar yang notabene dilihat oleh negara lain jadi mereka dipasok oleh perlengkapan yang memadai? sementara prajurit di yang bertugas di dalam negeri di anak tirikan? Bagaimana SOP di TNI? Tanya knp? A mild aja!

        •  

          @sempak….Sdh sy terangkan bung di atas bahwa rompi cm efektif untuk pasukan yg menjaga obvit atau lawannya insurgen…intinya pasukan yg bertahan…kalo dlm manuver tempur keruan buat bawa lebih banyak peluru….

          US ARMY pake karena dia bertahan di irak plus paranoid kelebihan duit…kalo TNI pake juga karena dia bertahan dr insurgen atau tembakan nyasar…

          Kan sy sdh blg senjata kaliber militer dlm operasi militer head to head gak efektif di hadang pake rompi…

        •  

          SETUJU @BUNG WERCHMARCH (SUSAH BUANGET NICKNAMES NYA)

  30.  

    Mantap! Semoga setiap rencana penguatan alutsista NKRI di ridhoi Alloh SWT. Amiiinnn yrb.

  31.  

    Mantap..tni strong,tnggal liat penampakan dri tni al m au..

  32.  

    skalanya lumayan besar,
    tapi kurang seru karena belum ada alutsista enew yg turun gunung,
    mungkin baru tahun depan bisa lihat gelegar meriam L44 leopard atau roket s-30 athros, ditambah kebangkitan usman-harun di samudra
    sabarrr…..
    -_-

  33.  

    Mantap saatnya TNI buka sale hehehe…muntahkan semua amunisi yg kita punya…..TNI SELALU DIHATI…selamat menjalankan latgab 2014…NKRI Harga Mati

  34.  

    kalo di gelar diperbatasan Kalimantan mungkin lebih seru yah…
    SAYA CINTA NKRI ….

  35.  

    Pertamaks kah

  36.  

    ditunggu berita foto latihan perang sebenarnya, untuk bung jalo semoga lekas sembuh, btw sy ada email konfirmasi kopdar ke alamat email bung jalo, sudah masuk belum?

  37.  

    Mohon ijin nyimak saja ah………..

  38.  

    trims bung gue postinganya…
    ditunggu hasil paparazi laut dan udaranya

  39.  

    Untuk masing-masing prajurit sudah ada persedian rompi anti-pelurunya belum ya?

  40.  

    maskernya beraneka ragaaam 😀

    biasanya d acara yang malem hari lebih seruuuuu….

  41.  

    Assalamualaikum semua , mohon ijin nyimak.

  42.  

    yg matra lautnya belum keliatan ya…pengen liat ks yang slama ne dirahasiakan,,,ngarep com

  43.  

    Lihat latihannya saja membuat bangga!!

    Tapi coba lihat persiapannya sangat menantang apalagi alusista yg canggih… benar2 harus teliti. Salut untuk logistik dan support!

    Monggo dicermati
    http://englishrussia.com/2014/05/30/loading-ammo-into-helicopters/

  44.  

    !!!!!????????

  45.  

    Seneng banget ngeliat jejeran copter bell 412. Ngebayangin kalo yg jejer itu H 70 black hawk ato apache, mantaab !

    Foto mi-17 bateng BTR-3 jg kereen!

    Bravo TNI, jaya Nusantaraku!

  46.  

    Saya bangga jadi anak situbondo

  47.  

    Gak ada yang wow.. lantas kenapa pak beye bilang ” Indon udah siap perang’

    OMG.

    gak ada alutista yang gahar.. ternyata Hoax selama ini dengungkan terbantahkan dengan melihat kondisi Tni yang sebenarnya..

    dan senior disini pun hilang ditelan bumi ketika ada yang komentar tentang alutista

    •  

      ” Indonesia udah siap perang ” kesiapan perang/membela tanah air tidak bisa dilihat dari gaharnya alutsista atau banyak2an senjata bung…menurut bung sendiri kondisi TNI/rakyat Indonesia seperti apa apabila Presiden RI mengeluarkan statement seperti itu??salam

  48.  

    sepertinya kita butuh ligt tank untuk perang kota?

 Leave a Reply