Apr 242017
 

Dua jet tempur F-35A Amerika mendarat di Leeuwarden, Belanda. Β© AFP 2017

Dua dari enam Lockheed Martin F-35A yang dikerahkan oleh Angkatan Udara AS ke Markas Udara Lakenheath minggu lalu ditinggal di Inggris saat rekan skuadron mereka melakukan perjalanan pulang.

Pilot Angkatan Udara AS (USAF) melihat ada masalah pada pengisian bahan bakar pada salah satu pesawat F-35A dan memutuskan untuk menahan penggelaran pesawat dan wingman-nya, kata Letnan Kolonel George Watkins, komandan skuadron tempur ke-34. Watkins menyebut pemeriksaan tersebut sebagai tindakan pencegahan keselamatan rutin.

“Sang pilot melihat bahwa katup pelampung tangki bahan bakar yang tidak bekerja 100 %, tangki bahan bakarnya mungkin belum membaca dengan benar dan dia tidak yakin sehingga sang pilot tersebut membuat pilihan untuk tidak menggunakan jet itu, hanya memastikan kita bisa mengudara tanpa ada masalah?, ” kata Watkins.

Ada 3 pasang F-35A yang dikirim ke Inggris minggu lalu serta membawa tiga pesawat tanker, meskipun kapal tanker tidak menemani jet-jet tersebut untuk keseluruhan perjalanan, kata Watkins. F-35 mengisi bahan bakar sebanyak sembilan kali selama penyebaran dan pesawat tanker terakhir mengisi bahan bakar jet tempur tersebut dari pangkalan udara Mildenhall.

Awal tahun ini, wakil komandan Korps Marinir AS untuk penerbangan mengkritik model pengisian bahan bakar yang digunakan untuk F-35B Korps Marinir AS.

“Kalian lihatlah model itu, berapa kali kami harus mengirim pesawat tanker, terlalu sering. Bila kami terus menggunakan model itu maka kami butuh lebih banyak bahan bakar daripada yang kami lakukan sekarang”, kata Letnan Jenderal Jon Davis.

Watkins mencirikan pengisian bahan bakar baru-baru ini dalam perjalanan ke Lakenheath sebagai rutinitas dan mencatat bahwa F-35A Angkatan Udara AS membawa lebih banyak bahan bakar daripada model F-35B Korps Marinir AS.

Selama penyebaran di Lakenheath, Inggris, Angkatan Udara AS akan membatasi operasi pelatihannya di wilayah udara Inggris. Pesawat tersebut juga akan terbang keluar dan kembali ke wilayah NATO lainnya di luar Inggris, namun juru bicara Angkatan Udara AS tidak menyebutkan lokasi-lokasi tersebut.

Bagikan Artikel:

  29 Responses to “Bermasalah, 2 Unit F-35A AS Harus Tinggal di Inggris”

  1. Memalukan πŸ˜› πŸ˜†

  2. Masalah banget kalo F-5 Tiger belum juga ada penggantinya

  3. Tinggal di Inggris…. πŸ˜†

  4. Yang pasti AS gak perlu malu, karena malunya kan keroyokan πŸ˜†
    Siapa nih QC nya ya? Perlu kena pecat keqnya πŸ˜›

  5. Kok F35 banyakx masalah yg timbul? Terkesan dipaksakan untuk operasional, tapi negara2 pemakai cuek bebek aja walau mahal tapi byk masalah cuma menang merek aja!ha3.

  6. dari kelahirannya sudah bermasalah si f35???

  7. mungkin waktu lahir bedongannya kurang kenceng jadinya kemper bhahahaha….

  8. Pesawat Bermasalah.Harga Mahal Di Tambah Kemampuan Terbatas Kok Di Jual.Dah Gitu Pake Nama Petir Tapi Takut Petir… πŸ˜›

    #Di Cari Sales Lockheed Martin…

  9. @yonhap…property km lg di caci maki ma warjag…

  10. pengen komen, tapi koq takut menyinggung perasaan temen-temen yang jadi fans pesawat buatan AS ini… oleh sebab itu komennya dibatalin aja deh

  11. jangan2 ne F-35 jd korban sonic boom F-15 jg ….

  12. F35 pesawat mesin tunggal ternyata lebih boros avtur ketimbang Sukhoi mesin tandem. Ckckckck….

 Leave a Reply