Bertemu di Bali, Menhan Indonesia dan Menhan Australia Bahas Kerjasama Pertahanan

11
5

Pertemuan 2+2 antara Indonesia dan Australia di Nusa Dua, Bali. (Okezone/Raiza A)
Pertemuan 2+2 antara Indonesia dan Australia di Nusa Dua, Bali. (Okezone/Raiza A)

Berbagai hal dibahas antara Menteri Pertahanan Indonesia Ryamizard Ryacudu dan Menteri Pertahanan Australia Marise Payne dalam pertemuan 2 + 2 RI dan Australia di Nusa Dua, Bali, pada Jumat (28/10).

Hasil utama dalam pertemuan tersebut adalah pemerintah Indonesia dan Australia sepakat untuk bekerjasama di bidang pertahanan. Dalam kesempatan itu, Menteri Pertahanan Indonesia menegaskan bahwa pemerintah Indonesia berusaha untuk mandiri dalam penyediaan alat utama sistem persenjataan (Alutsista).

“Untuk Hercules apa perlu dibantu? Saya banyak ditawari Amerika, Tiongkok, sekarang Australia. Saya sampaikan kalau dibantu terus nanti nggak maju-maju,” ujar Ryamizard, seperti dilansir metrotvnews pada Sabtu (29/10).

Ryamizard menjelaskan bahwa industri pertahanan Indonesia telah berjalan dengan baik. Bahkan, menurutnya, beberapa negara telah berminat membeli Alutsista dari Indonesia.

“Industri pertahanan kita berjalan dengan baik. Mereka (Australia) mau bantu. Kita bilang bahwa banyak yang mau beli alutsista kita, seperti Filipina, Malaysia. Filipina aja sudah mau nambah lagi,” kata Menteri Pertahanan Indonesia.

Lebih lanjut, Menteri Pertahanan Indonesia dan Menteri Pertahanan Australia sepakat untuk bekerjasama dalam menjaga keamanan Laut Cina Selatan dan Laut Sulu, serta dalam bidang kerjasama siber.

Namun, Ryamizard belum mau membeberkan seperti apa bentuk kerja sama siber ini. “Masih ngomong-ngomong aja. Nanti kita rumuskan lagi. Itu kan termasuk urgency juga di sini,” tuturnya.

Ryamizard mengucapkan terima kasih kepada Australia yang berniat membantu dan berusaha membangun pertemanan dua negara yang lebih besar dan erat.

Sumber: Metrotvnews

11 COMMENTS

LEAVE A REPLY