Mar 292017
 

(puspentni)


Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, menerima Duta Besar (Dubes) Kanada untuk Indonesia dan Timor Leste, Ambassador Peter MacArthur, di Mabesau Cilangkap.

Dalam pertemuan ini, Dubes Kanada didampingi oleh Atase Pertahanan Col. Janine Knackset dan Komisioner Perdagangan Mrs.Nadia Bourley. Sementara Kasau didampingi oleh Asrena Kasau dan Aspam Kasau.

Pertemuan ini merupakan perkenalan diri Dubes Kanada karena baru delapan bulan bertugas di Jakarta. Dibahas pula kerja sama antara Kanada dan Indonesia, khususnya bidang kedirgantaraan, meliputi pendidikan militer, peace keeping, pelatihan test pilot, serta kerja sama industri pertahanan dan kedirgantaraan.

Sumber: Puspen TNI

  20 Responses to “Bertemu Kasau, Dubes Kanada Bahas Kerja Sama Kedirgantaraan”

  1. Wajib diborong

  2. Maaf oot bung, saya mau daftar jadi marinir dan saya tinggal diRiau. Kalau mau daftar nya dimana yak?, masih kelas 2 smp tapi minat sekali masuk marinir. Tolong dibantu jawab. Sekali lagi maaf OOT bung semua(jadi malu) 😆

  3. enaknya jadi negara yg dekat potensi konflik global
    pada ngantri nawari kerjasama ini itu

    • kita kan sukses nawarin kapal ke Filipin dan Malaysia bung 😀 masih banyak lagi potensi lain yg bisa kita tawarkan dimasa depan, terutama di zona sengketa LCS 😀

  4. Akhir2 ini RI kok banyak kedatangan kepala negara dan jajarannya melakukan Investasi dan kerjasama militer. Apakah ini menunjukkan klu RI semakin penting dan strategis didunia?

  5. Potensi Indonesia sebagai pasar sangat besar.. banyak kebutuhan kita belum terpenuhi, baik alutsista, pendidikan, pelatihan.

    Indonesia memegang posisi yang sangat penting bagi banyak negara besar,
    termasuk AS, China, dan Rusia. Wilayah kita ibarat pusat gravitasi keamanan maritim.
    Itulah sebabnya banyak negara yang ingin meningkatkan kerjasama yang lebih baik dengan Indonesia.

    Negara2 yg berkepentingan dengan geopolitik dunia mendekat dengan Indonesia…
    mencoba mendapatkan bentuk persahabatan yg menguntungkan. Bagi Indonesia tentu saja menerima dengan tangan terbuka,, tetapi tidak meninggalkan kewaspadaan, agar persahabatan menguntungkan kedua belah pihak.

  6. kalo mau mindahin pabrik mesin pesawat dimari dijamin untung besar itu kanada sebelum keduluan kompetitor yg lain lho. amerik saja sudah curi start dg honywel nya di batam. yg lain mau dikibulin amrik yg mau untung sendiri. hayo silahkan investasi teknologi dimari. siapa cepat dia dapat. jepang dan spanyol contoh pasti yg untng pasti. korsel dan amrik menyusul dg senyap ingin menggeser jepang dimari. yg lain masih malu malu kucing..

 Leave a Reply