Apr 132018
 

Letkol Christine Mau, pilot wanita pertama jet tempur F-35. © US Air Force via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Pentagon kabarnya telah meminta kepada pabrikan pesawat F-35 Lockheed Martin, bahwa pesawat-pesawat pesanannya tidak dapat diterima untuk saat ini karena perdebatan mengenai siapa yang akan memberi anggaran atas “kesalahan produksi yang ditemukan tahun lalu kepada lebih dari 200 jet tempur siluman itu”, yang dilansir dari Reuters pada hari Rabu.

“Kantor Program Bersama F-35 saat ini telah menangguhkan sementara penerimaan pesawat sampai kami mencapai kesepakatan tentang masalah kontrak dan kami berharap ini akan segera diselesaikan”, kata juru bicara Lockheed Martin kepada Reuters.

Pada musim gugur yang lalu, bagian-bagian yang berkarat yang mengunci kerangka luar dan badan pesawat siluman, mengakibatkan Pentagon menghentikan pengiriman pesawat yang menghasilkan keuntungan sekitar $ 100 juta per unit kepada Lockheed Martin.

Kontroversi itu bermula dari “apa yang mungkin akan menjadi perbaikan logistik yang rumit yang mengharuskan teknisi melakukan perjalanan secara luas demi memperbaiki pesawat yang tersebar di seluruh dunia”, lapor Reuters, mengutip 3 sumber yang akrab dengan situasi tersebut.

“Ketika Pentagon menghentikan penerimaan kiriman F-35, pelanggan asing juga dapat terpengaruh. Sejauh ini setidaknya dua pemerintah asing telah menghentikan penerimaan F-35 sebagai akibat dari masalah ini”, kata dua sumber.

Namun Pentagon sendiri masih belum memberikan komentar, meskipun ada upaya oleh beberapa outlet berita untuk mendapatkan informasi dari mereka.

Lockheed Martin mengatakan bahwa pabrik masih berjalan dan bahwa mereka “yakin” akan tetap mengirimkan 91 pesawat ke Departemen Pertahanan AS pada tahun 2018, seperti yang dipersyaratkan oleh kontrak untuk pesawat-pesawat tersebut.

Setidaknya salah seorang pejabat Angkatan Laut AS telah mencatat bahwa Lockheed Martin telah sengaja memperlambat selama negosiasi dengan pemerintah, dan sejauh ini berusaha menghalangi proses untuk memberikan angka yang tepat tentang harga pesawat yang sesungguhnya.

“Saya akan memberitahu Anda, saya tidak puas dengan kolaborasi dan kerjasama yang dilakukan Lockheed Martin… Mereka semestinya bisa jauh lebih kooperatif dan kolaboratif”, jelas Vice Admiral Mat Winter, direktur Kantor Program F-35, pada Maret lalu.

Winter mengakui bahwa harganya memang turun, tapi itu tidak turun cukup cepat.

Dan menambahkan bahwa: “Kita bisa menyegel kesepakatan ini lebih cepat. Kita bisa. Namun mereka [Lockheed Martin – red] lebih memilih untuk tidak dan itu adalah taktik negosiasi… Kami tidak tahu hingga ke tingkat perincian yang kita inginkan, yang mana, berapa sih biaya sebenarnya untuk memproduksi pesawat ini”.

Biaya untuk program Joint Strike Fighter F-35 selama siklus hidup selaman 60 tahun, diperkirakan mencapai lebih dari $ 1,6 triliun.

Bagikan Artikel :

  60 Responses to “Biaya Servis Bengkak, Pentagon Stop Kiriman F-35”

  1. Klo gak ada duit, silahkan utang sama China aja

  2. yoo bro,,,,dengerin m’ai master pi’ss……

    https://mega.nz/#!6dg3RB7a!f84DCqPLDVObTrpOGmdLH5dTEMQ44uihSWQPj1QZdow

  3. sebenarnya pesawat ini bagus saya suka designya tp lebih bagus lg kalau pake 2 mesin

  4. SU-57 Lebih Terjamin Buat IFX

  5. ga semua produk itu 100% work lha…..
    ini masih mending klo pemerintah memutuskan utk menolak, dan meminta pabrikan utk me recall….

    banyak juga pabrikan jujur melakukan recall produk nya demi kenyamanan pembeli.

    seperti yamaha me recall mt-25, duke me re call motor ktm nya.
    suzuki me re call/ melakukan servis gratis, ganti part khusus saja…

    pabrikan LM juga sudah paham masalah ini, mereka bisa mengganti part tho selesai masalahnya…..

    cuma masalahnya jurnalisnya aja yg over kaya emak2….hehe

    • masa sih? trus emang LM bilang biaya bongkar dan suku cadang ditanggung LM gitu?

      klo segampang repetan anda tentu Pentagon gak ribet tentukan dari mana anggaran untuk mengganti sparepart dan memperbaiki 200 unit F-35 yang dipermasalahkan tersebut…

    • Membandingkan pespur dengan produk otomotif adalah sangat tidak relevan sama sekali… bahkan membandingkan pesawat komersil dengan pesawat tempur saja tidak relevan dalam hubungan fungsi dan kemampuanya…
      Pespur memiliki tingkat kualitas tinggi dengan harga super mahal dan praktis hanya sebuah negara yang bisa memilikinya untuk… untuk alasan yang jelas berhubungan dengan pertahanan negara… kesalahan produksi jelas ada yang bisa ditoleransi dan tidak, dan untuk kasus di artikel diatas jelas fatal untuk pesawat tempur generasi ke 5 yang memiliki fitur siluman…
      A lack of protective coating at the fastening point that would have prevented corrosion was identified as the primary problem, the Pentagon said at the time.

      • Trump aja sewot sama f35

        😎 huehuehue

      • Itu masalah after Sales. Makanya Bung Piye bilangnya tentang Servis. Jadi, gak ada masalah yg besar. LM-Pentagon Hanya bahas biaya transportasi teknisinya atau pesawatnya yg mau dibawa ke MARI punya LM. Kalo pespurnya yg dibawa berarti biaya ditanggung Pentagon, kalo Pentagon ingin teknisi LM yg datang berarti biaya transportasi di tanggung LM. Jumlahnya besar karena selain harus memperbaiki 200 pesawat, itu pesawat juga udah ditempatkan di seluruh dunia. Makanya biayanya nambah. Ngutip pake bahasa Inggris tapi gak tau maknanya. Hhhhhhhhhh

        • bermasalah kok terus terusan, ini pesawat bang kalau rusak bisa jatuh, kalau mobil, motor, kapal, tank rusak dijalan bisa dipinggirin, lha pesawat tempur? alasannya after sales! makanya diuji dulu sebelum dijual

        • Anda tahu dunia industri otomotif???
          Komplain after market itu jauh lebih tinggi levelnya daripada komplain on production stage…
          Kalau sudah di konsumen yang membeli dengan harga tinggi, maka akan menjadi masalah berat dan bila masif bisa jadi harus dilakukan Recall… mana ada recall kok sepele… Recall itu bagi industri otomotif adalah aib, bahkan bisa membuat penjualan product itu akan jatuh, dan mungkin berakibat stop produksi…
          Satu lagi, Recall itu tidak harus ditarik kembali ke pabrik, bisa dilakukan di tempat2 yang ditentukan di dealer/bengkel resmi/tempat yang ditunjuk…

          Kalau dalam industri otomotif jelas beban biaya perbaikan akan ditanggung perusahaan, dan sekarang justru rumit karena beban biaya menjadi sengketa antara Pentagon dan LM…

          “Pentagon kabarnya telah meminta kepada pabrikan pesawat F-35 Lockheed Martin, bahwa pesawat-pesawat pesanannya tidak dapat diterima untuk saat ini karena perdebatan mengenai siapa yang akan memberi anggaran atas “kesalahan produksi yang ditemukan tahun lalu kepada lebih dari 200 jet tempur siluman itu”, yang dilansir dari Reuters pada hari Rabu.”

          • Yang dilakukan Pentagon menolak pengirimn pesawat baru, jelas disini masalahnya sangat rumit…
            Tidak sesepele siapa yang akan membayar biaya perbaikan, bahkan biaya perbaikan itu juga diperdebatkan Pentagon siapa yang harus menanggung…
            Sepelenya kalau kesalahan produksi atau part produksi mestinya itu menjadi tanggung jawab LM sebagai pabrik pembuatnya… Kenapa malah pentagon yang menanggung biaya perbaikan???

          • Kalo dalam dunia otomotif perlu jadi pembanding Pabrik VW dan Toyota.
            Pabrik VM menarik semua produksinya akibat cacat produk pada.
            Sementara Toyota lebih memilih melakukan penggantian suku cadang pada sistem pengereman baik secara gratis ke dealer maupun ke konsumen yg terlanjur membeli unit mereka.
            Keduanya sama2 dilakukan demi menjaga nama baik perusahaan dng cara melakukan after sales service yg berbeda.

          • Apa lg dek, oh itu yaa, semua itu trgantung bahan yg digunakan sebagai penentu kualitas & perawatannya

            Hahhaahaaaa

  6. yah LM sama negaranya sendiri aja mbulet apalagi negara lain

  7. “Ketika Pentagon menghentikan penerimaan kiriman F-35, pelanggan asing juga dapat terpengaruh. Sejauh ini setidaknya dua pemerintah asing telah menghentikan penerimaan F-35 sebagai akibat dari masalah ini”, kata dua sumber.

    ini yang patut dicermati bersama…

  8. barang kagak moncer , mending dibuang kelaut aja .

  9. Makanya… kalau Australia membeli pespur ini, justru akan membuat mereka pusing dengan barang yang mereka miliki sendiri…

  10. Butuh utang china wkwkwkwk tanya saja sama xi bonceng di kasih kok

  11. Para Pelanggan Montok Mengeluh Jd Bengkak Karena Servis nya Wkwkwkwk

  12. Ko bisa sii pespur baru sampai berkarat ?
    Salesnya mana ini coba beri penjelasan

  13. Kok jadi pengen ngakak denger f35….. kwokwokwok

    😎

  14. ada bagian berkarat menyebabkan terkuncinya kerangka luar dan badan pesawat …
    bisa beberapa sebab, mungkin disebabkan lapisan siluman yg lumer atau meleleh karena panas gesekan udara, panas matahari dan sebab lainnya, sehingga merembes masuk dan merusak struktur material dasar pesawat, kondisi ini menarik utk dianalisa … apakah bahan tsb berupa cat coating atau sejenis material tipis seperti stiker tempel, yg jelas produk material siluman msh hrs disempurnakan lg.

    • salah bung, bukan terkunci, melain kan seperti engsel pintu hidrolik yg didorong ke atas, sehingga memungkinkan celah kemasukkan air,,,,,,,dan memang benar bisa merembes masuk dan merusak struktur….tapi pabrikan biasanya memilih mengutamakan desain dengan menggunakan kalimat innovative design, ketimbang desain yg efektif.

      dan rupanya cuma anda yg waras disini ,,,, menanyakan hal yg paling sepele yg ga bakalan di lihat oleh panasboy yg doyan perang, alias ultra jigong eh jingoisme,,, yg cuma bisa teriak strong strong……

  15. Entah perawatan apanya yg mahal itu dr f35

    Hahhaahaaaa

  16. Jika biaya servis segede itu, wahhhhh tambah tekor yg beli…..memang biaya maintenance ini pesawat muuuahal bgt

    • Ya begitulah contoh mental orang miskin. Biaya maintenance dibilang mahal. Emang wajar sih, negara junjungannya aja miskin gitu, kalah jauh Ama China. Apalagi Jepang dan USA. Hhhhhhhhhh

  17. After sales kok masalah sepele…. coba anda tanya kepada pabrikan otomotif, ketika mereka mendapat masalah pada produknya apalagi secara masif… itu benar2 seperti aib, di perusahaan langsung ramai, pihak yang bertanggung jawab bakalan babak belur… dan secara promosi akan menjadi bulan2an kompetitornya…

    • Berani menghadapi masalah jelas akan menunjukkan responsibilitas Perusahaan terhadap klien atau konsumennya. Itu lebih baik daripada takut dan menyembunyikan aib yg ada LM sudah menyampaikan hal itu. Tinggal tugas Public Relations dan para Sales lah yg akan mengurus dan menghandle isu-isu tersebut.

      Btw gimana kabar aftersales Rosoboronexport, apakah lancar-lancar aja?? Kok Su-27 Indonesia baru dipakai kurang dari 10 tahun udah perbaikan besar-besaran sih… Lifetimenya kecil ya??? Makanya sebaiknya Indonesia jangan beli produk Rusia lagi. Ngakunya aja gahar tapi baru berapa tahun udah minta diganti lagi. Hhhhhhhhhh

 Leave a Reply