Bisakah Rudal Hipersonik Masuk di Ruang Senjata Internal Su-57?

JakartaGreater – Para pemimpin industri pertahanan Rusia telah lama mengindikasikan bahwa pesawat tempur Su-57 generasi kelima canggih Rusia, yang hanya disamai oleh segelintir jet lain di langit, akan memiliki beberapa senjata khusus yang dirancang untuk pesawat itu.

Jet tempur Su-57 siluman Rusia dilaporkan menjalani tes kemampuannya untuk membawa senjata hipersonik baru, ungkap sumber di dalam kompleks industri militer Rusia, dikutip Sputniknews.com, 19/2/2021.

Media Rusia melaporkan awal pekan lalu bahwa mockup realistis dari “rudal hipersonik intra-badan pesawat” baru dibawa oleh pesawat Su-57 untuk uji terbang.

Rincian senjatanya tidak jelas; Namun, kemungkinan senjata yang sama dilaporkan telah dikembangkan pada Februari 2020.

Pesawat tempur Su-57 telah lama diharapkan untuk bisa membawa rudal Kh-47M2 “Kinzhal”, senjata hipersonik yang diluncurkan dari udara yang sudah digunakan pada pesawat tempur jarak jauh MiG-31 Angkatan Udara Rusia.

Rudal Kh-47M2 “Kinzhal” memiliki kecepatan tertinggi Mach 10. Pembom supersonik Tu-160 dijadwalkan untuk menerima peningkatan serupa.

Pesawat Su-57 Rusia. (@ UAC Russia)

Senjata di Internal Weapon Bay Su-57

Namun, agar bida dibawa ke dalam ruang senjata internal Su-57 yang sepanjang 14 kaki, maka rudal hipersonik itu harus jauh lebih kecil daripada Kinzhal, yang panjangnya sekitar 26 kaki. Untuk saat ini, tidak ada senjata hipersonik yang sekecil itu, karena semuanya seukuran rudal jelajah besar atau rudal balistik yang diluncurkan dari udara.

Senjata semacam itu mungkin didukung oleh scramjet pernapasan udara, sejenis mesin roket canggih yang digunakan untuk mencapai kecepatan ultra-cepat, seperti yang saat ini dikembangkan oleh India.

Rusia juga telah mengembangkan kendaraan luncur hipersonik Avangard, yang diluncurkan dengan roket besar di darat, dan saat ini sedang menguji rudal anti-kapal hipersonik Zirkon, yang suatu hari akan dibawa oleh rudal penjelajah.

Produksi Pesawat Su-57

Korporasi mengungkapkan bahwa pihak Pabrik Pesawat Komsomolsk-on-Amur terus mempersiapkan dan menyebarkan produksi serial pesawat Su-57. Mulai tahun 2021, perusahaan berniat menaikkan laju produksi pesawat tempur siluman tersebut dan telah memberi tahu Menteri Pertahanan Rusia, Sergey Shoigu.

Angkatan Bersenjata Rusia menerima pesawat tempur Sukhoi Su-57 pertama pada tahun 2020. Sementara pesawat tempur Sukhoi-57 yang dilengkapi dengan mesin tahap kedua, akan dirakit pada tahun 2022.

Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu, mengatakan dalam rapat dewan Kementerian Pertahanan Rusia bahwa total 22 pesawat Sukhoi-57 akan disediakan pada akhir 2024. Berdasarkan kontrak yang disepakati pada 2019, total 76 pesawat tempur Sukhoi-57 akan dikirim pada akhir 2028.

*Foto: Pesawat Su-57 Rusia. (@ UAC Russia)

Sharing

3 pemikiran pada “Bisakah Rudal Hipersonik Masuk di Ruang Senjata Internal Su-57?”

  1. Dan…yg jelas ga ada tikung menikung kayak si amer……

    kayak negara kita mau beli sukhoi 35 saja sampai memntri pertahanan si amer datang ke negara kita untuk mengancam kalau sampai negara kita beli sukhoi 35

    dan anehnya ….negara kita juga saja masih tunduk.

    jangan berharap kita bisa beli sukhoi 57 gan ,kalau mau beli su 35 saja banyak negara tetangga yang kepanasan.

Tinggalkan komentar