Oct 132018
 

Jet tempur siluman F-35B buatan Lockheed Martin © US Navy

JakartaGreater.com – Menghentikan pengiriman jet tempur F-35 generasi baru ke Turki dapat menyebabkan masalah serius bagi pembuatnya Lockheed Martin, sebuah laporan mengatakan pada hari Jumat, dilansir dari laman Daily Sabah.

Turki adalah mitra penting dalam program F-35 internasional dan merupakan sumber tunggal di dunia untuk beberapa suku cadang pesawat tempur tersebut.

“Turki adalah pemimpin global dalam manufaktur dirgantara, dan ada 10 perusahaan Turki yang membuat suku cadang senilai US $ 12 miliar untuk F-35, termasuk komponen utama seperti badan pesawat (airframe) dan sejumlah landing gear”, tulis Bloomberg.

Contohnya adalah Turki Ayesas yang merupakan pemasok tunggal untuk layar kokpit dan unit remote control rudal pada jet tempur siluman F-35. Bloomberg yakin bahwa jika Kongres AS memblokir penjualan jet tempur F-35 ke Turki, maka Ankara bisa berhenti memasok suku cadang penting untuk jet tersebut.

“Jika rantai pasokan dari Turki terganggu, maka itu akan menghasilkan jeda panjang bagi produksi pesawat, menunda pengiriman antara 50 hingga 75 unit jet tempur dan akan memakan waktu sekitar 18 – 24 bulan untuk bisa memproduksi ulang”, kata Menteri Pertahanan AS Jim Mattis di bulan Juli dalam sebuah surat kepada Kongres AS.

Laporan ini diharapkan untuk memasukkan penilaian partisipasi Turki dalam program F-35 serta risiko yang akan ditimbulkan oleh pembelian sistem rudal pertahanan udara S-400 dari Rusia, yang telah membuat jengkel para pejabat AS.

  7 Responses to “Blokir Penjualan F-35 Turki, Lockheed Bakal Merana”

  1.  

    Loloskan saja…

  2.  

    Pada saat proyek F-35, memang sudah di wacanakan untuk menggantikan F teen series terutama dalam hal pangsa pasar sehingga USA sudah menyertakan banyak negara sekutu untuk terlibat baik dalam pendanaan maupun sebagai supplier komponen F-35 itu sendiri…
    Masalah pertama justru datang dari Kanada yang membatalkan pembelian F-35…
    Turki adalah masalah berikutnya yang sebenarnya tidak pernah diduga, kejadian pemberontakan yang gagal telah membuat Turki menjadi bersitegang dengan USA dan sekutu NATO nya…

    Itulah kelemahan mutlak ketika sebuah proyek di garap beramai2… sehingga ketika satu atau dua peserta berubah haluan menjadikan proyek itu menjadi memiliki titik lemah…

  3.  

    Lebih baik pilih S400 aja

 Leave a Reply