Apr 062017
 

Jet tempur Super Hornet Blok III. © Boeing

WASHINGTON – Angkatan Laut Amerika Serikat kembali dalam bisnis untuk membeli pesawat tempur F/A-18 Super Hornet dan Boeing sedang bekerja untuk memperbarui pesawat tempur mereka untuk memenuhi semua kebutuhan tempur, seperti dilansir dari Defense News.

“Ada penerimaan umum mengenai kebutuhan untuk membeli lebih banyak pesawat tempur untuk memenuhi kekurangan armada yang ada saat ini”, kata Dan Gillian, Wakil Presiden Boeing untuk Program F/A-18 dan E/A-18G. “Pesawat tempur buatan Boeing, adalah pesawat tempur yang berisiko rendah, berharga murah namun dengan kemampuan yang ditingkatkan”, tambahnya

Dalam beberapa hal, Boeing memperbarui peket Advanced Super Hornet (ASH) yang diluncurkan pada tahun 2013 lalu untuk memenuhi perubahan persyaratan yang dibutuhkan. Advanced Super Hornet (ASH) itu sendiri, menurut Gillian memiliki beberapa fitur siluman yang dianggap tidak lagi diperlukan pada kapal induk yang akan mencakup jet tempur siluman JSF F-35C, dan menawarkan perubahan pada Super Hornet Blok III, yang lebih diarahkan pada kinerja pesawat dan kemampuan pertempuran mengurangi upaya menyembunyikan (kemampuan siluman).

“Narasi berubah untuk menggeser kesenjangan kemampuan, dan disanalah kita menargetkan pengembangan Blok III”, katanya, sebagai catatan bahwa pesawat baru bisa membawa lebih banyak muatan pada ketinggian dan kecepatan yang lebih tinggi lagi.

Jangkauan yang lebih jauh adalah masalah besar saat ini, katanya. Boeing menolak untuk memberikan angka yang spesifik mengenai jarak jelajah dan jangkauan tempur terbaru dari Super Hornet Blok III tersebut.

Boeing juga bekerja sama dengan Angkatan Laut AS untuk mengembangkan Program Modernisasi Servis Hidup (SLMP) untuk jet tempur super hornet seri E dan F yang ada saat ini.

“Saat ini kami sedang melakukan penilaian”, kata Gillian, menghasilkan model untuk menentukan kondisi material dari pesawat dan memprediksi jangkauan serta frekuensi kerja yang tidak direncanakan. Dia mencatat bahwa pesawat tempur super hornet yang sering dioperasikan dalam pelayanan cenderung mengalami tingkat keausan lebih kecil bila dibandingkan dengan pesawat yang ada dalam penyimpanan.

“Pesawat yang teronggok untuk sementara waktu, benar-benar mengalami masalah korosi”, demikian menurut pengamatan Gillian.

Angkatan Laut AS baru-baru ini mengungkapkan bahwa 62 persen dari jet tempur tersebut tidak digunakan karena menunggu perbaikan, jumlah ini hampir dua kali dari jumlah rata-rata pesawat yang di grounded. Depot perbaikan sistem armada udara telah terkena pemotongan anggaran dan pendanaan dari kongres belakangan ini, menurut keterangan Angkatan Laut AS, dan tidak lagi mampu mengimbangi, sehingga menciptakan daftar perbaikan yang sangat banyak.

Sebuah program SLMP tidak akan membahas upaya perbaikan depot, kata Gillian, tapi akan mengambil pesawat lebih tua yang membutuhkan upgrade. Program yang bisa dimulai pada tahun 2018 akan dilaksanakan secara bertahap dengan hanya 2 – 3 pesawat saja, katanya, tapi kemungkinan akan berjalan sampai dengan potensi maksimal 60 – 70 pesawat per tahun.

  14 Responses to “Boeing Mulai Mendorong Super Hornet Blok III Terbaru”

  1. Wowww

  2. Mungkin karna ini x y trump pangkas dana untuk bantuan asing termasuk untuk PBB.

  3. Memang super hornetnya mogok ya….?

  4. Murah kata mereka tp tdk AKAN dilirik sm kita kyknya..

  5. Sejak kemaren beritanya AL usa pesimis pada JSF..akhirnya keblinger, pgen ngimbangin pespur baru rusia yg superior pada karastristik tempur..wkwk..sejak awal program JSF, emg kliatan cuman buat nyari dana dari para sekutu..katanya negara supel powel, tapi strateginya plintat plintut kayak entuk..wkwk

  6. Entut maksudnya..

  7. Korban di gong in D. Trump.

  8. Di usahakan kemampuaannya diatas f15
    Dan. dah pasti diatas su35.

    Malay tggl upgred maka akan selalu unggul supriotas udaranya diasean.

  9. Super kornet, Indonesia gak usah beli yg beginian rawan embargo jg pasti versi Downgrade bl dijual ke RI dibawah spek FPDA.

  10. Paling hebat kok jual peswat untuk beli suku cadang…. malingsia mulai miskin wkwkwkwk….

 Leave a Reply