Feb 232019
 

Jet tempur F-15 buatan AS © Boeing

JakartaGreater.com – Boeing telah dianugerahi kontrak modifikasi senilai $ 24,1 juta terkait dengan upgrade Eagle Passive/Active Warning and Survivability System atau EPAWSS untuk armada jet tempur F-15E Strike Eagle, menurut laporan IHS Jane pada hari Jumat.

Kontrak tersebut diberikan oleh Departemen Pertahanan AS (DoD) pada 21 Februari, adalah untuk manajemen perangkat keras dan sistem untuk rekayasa pengembangan dan manufaktur (EMD) dan tahap uji serta evaluasi operasional awal (IOT & E) dari pod jamming.

Pekerjaan tersebut akan dilakukan di St Louis, Missouri, dan dijadwalkan selesai pada tanggal 1 Juni 2021.

Dikembangkan oleh BAE Systems sebagai sub-kontraktor Boeing, EPAWSS dirancang untuk mengambil sampel spektrum frekuensi radio (RF), mengidentifikasi ancaman, memprioritaskan dan mengalokasikan sumber daya gangguan terhadap mereka.

Jet tempur F-15C Eagle Angkatan Udara AS. © U.S. Air Force via Wikimedia Commons

Dan itu direncanakan akan menggantikan Tactical Electronic Warfare Suite (TEWS) 1980-an yang antik dan saat ini terpasang pada Eagle varian F-15C dan F-15E milik Angkatan Udara AS (US Air Force).

Pada bulan Februari 2017 Boeing menyelesaikan Critical Design Review (CDR) sistem setelah CDR untuk rangkaian sistem peperangan elektronik (EW) yang dilakukan oleh BAE Systems pada akhir 2016.

“Ini akan menjadi sistem EW yang paling canggih, yang telah mengambil beberapa teknologi yang telah terbukti di luar sana dalam domain generasi kelima”, tutur Steve Parker, wakil presiden program F-15 di Boeing saat itu.

Dengan kontrak modifikasi untuk F-15E, keraguan tetap ada pada upgrade EPAWSS yang diluncurkan pada F-15C seperti yang direncanakan semula.

  One Response to “Boeing Menerima Kontrak Modifikasi EPAWSS Untuk F-15E”

  1.  

    Amerika rugi berapa ribu triliun akibat berteman dgn LM ya?