Agu 052018
 

Jet tempur F-15 Strike Eagle milik Angkatan Udara AS. © US Air Force via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Deputi Perdana Menteri dan Menteri Negara Urusan Pertahanan Qatar, Dr. Khalid bin Mohamed Al-Attiyah berkunjung ke pabrik Boeing Company di negara bagian Missouri AS, seperti dilansir dari Gulf Times.

Selama kunjungan ke pabrik Boeing Co., Deputi Perdana Menteri dan Menteri Negara Urusan Pertahanan meresmikan lini produksi jet tempur F-15QA pesanan Angkatan Udara Qatar.

Dia juga mengunjungi gedung perusahaan, yang memungkinkan rombongan untuk memiliki pengalaman di lapangan sebelum benar-benar terbang.

Proyek yang dijuluki Ababeel tersebut, bertujuan untuk mengembangkan kapabilitas Angkatan Udara Qatar sebagai bagian dari rencananya untuk memodernisasi armada jet tempurnya untuk melindungi kedaulatan negara.

Deputi Perdana Menteri Qatar Dr. Khalid bin Mohamed Al-Attiyah berkunjung ke pabrik Boeing © Gulf Times

Dr. Al-Attiyah dan Menteri Pertahanan AS James Mattis menandatangani Letter of Intent pada bulan Juni 2017 untuk membeli sebanyak 36 unit jet tempur F-15 dalam sebuah kesepakatan senilai $ 12 milyar.

Wakil Perdana Menteri dan Menteri Negara Urusan Pertahanan selama kunjungan didampingi oleh Brigjen. Issa Rashid Al-Mohannadi, Perwira Penerbang F-15, Atase Militer Qatar untuk Amerika Serikat Brigjen Yousef Mohamed Al-Kuwari, serta perwira senior dari Angkatan Bersenjata Qatar yang bertanggung jawab atas proyek tersebut.

Dr. Al-Attiyah pada hari Jumat mengadakan pertemuan dengan Walikota Charleston John Tecklenburg, anggota Senat AS Paul Campbell, Direktur Eksekutif Pembangunan Ekonomi Charleston Steve Dykes dan Ketua Dewan Daerah Charleston Victor Rawl.

Pembicaraan selama pertemuan itu berhubungan dengan sejumlah topik terutama untuk kepentingan bersama di samping sarana dan prasarana untuk mempromosikan dan mengembangkan hubungan bilateral lainnya.

Bagikan:

  3 Responses to “Boeing Mulai Produksi F-15QA Pesanan Qatar”

  1.  

    Karena ASU berjualan…embargo Arab saudi cs jdi nggak mempan.

  2.  

    Berita yg kemarin qatar kesulitan bayar pespur dari Inggris? Udah banyak duit lagi kah?

 Leave a Reply