Okt 022018
 

Pesawat latih canggih, Boeing T-X © Boeing.com

JakartaGreater.com – Boeing Co. – Saab akhirnya terpilih sebagai pemenang kompetisi untuk jet pelatih modern menggantikan armada jet pelatih T-38 Angkatan Udara yang telah menua dan mendapatkan kontrak senilai US $ 9,2 miliar, seperti dilansir dari laman Boeing Company.

Perusahaan yang berbasis di Chicago ini bekerjasama dengan Saab untuk membangun dua jet baru untuk proyek TX, menegaskan bahwa mereka telah memenangkan tender pada hari Kamis sore dalam sebuah posting di platform media sosial Twitter.

Penghargaan kontrak senilai $ 9,2 miliar tersebut pertama kali dilaporkan oleh Reuters. Angkatan Udara saat ini berencana untuk membeli 351 pesawat TX dan dapat membeli hingga 475 dengan potensi mencapai US $ 13 miliar.

“Pengumuman hari ini adalah puncak dari fokus tak tergoyahkan selama bertahun-tahun oleh tim Boeing dan Saab”, kata Leanne Caret, presiden bisnis Boeing Defense, Space and Security. “Kami harap TX akan menjadi program waralaba untuk sebagian besar abad ini”.

Boeing dan mitra berbagi risikonya Saab telah merancang, mengembangkan dan juga menjalankan uji penerbangan dua unit jet yang serba baru, yang membuktikan desain sistem serta pengulangan dalam kemampuan manufaktur dan pelatihan.

“Pilihan ini memungkinkan kedua perusahaan kami untuk mewujudkan komitmen yang kami buat bersama selama hampir lima tahun yang lalu”, kata Hakan Buskhe, presiden dan CEO Saab. “Ini adalah pencapaian besar untuk kemitraan kami dengan Boeing dan tim gabungan kami, dan saya berharap dapat mengantarkan pesawat pelatih pertama ke USAF”.

Jet pelatih T-38 Talon buatan Northrop, AS © USAF via Wikimedia Commons

TX atau Trainer X, merupakan pesawat berkursi tandem untuk melatih pilot Angkatan Udara AS yang dirancang untuk menggantikan pesawat latih T-38 Talon yang dibangun Northrop Grumman sejak 1961 hingga 1972, sekitar 500 diantaranya masih beroperasi. Jet tersebut telah digunakan untuk melatih lebih dari 72.000 pilot USAF dan Northrop merancang sayap pengganti untuk memperpanjang umur pesawat hingga tahun 2020.

Program TX akan menyediakan program pelatihan kepada siswa penerbang dengan keterampilan tingkat dasar hingga tingkat lanjut yang dibutuhkan untuk jet tempur dan pembom paling canggih Angkatan Udara AS.

Bagikan:

 Leave a Reply