Bom Hidrogen Korea Utara Lebih Kuat dari Bom Atom

Korea Utara telah melakukan uji coba nuklir, lewat peledakan bom hidrogen beberapa waktu lalu. Senjata ini dianggap lebih kuat dibandingkan senjata atom pada umumnya.

Survei Geologi di Amerika Serikat (AS) 7/1/2016, mengungkapkan gelombang seismik yang dihasilkan bom hidrogen Korea Utara cukup kuat. “Gelombang seismiknya setara dengan gempa 5,1 Skala Richter (SR),” ungkap Lembaga AS tersebut.

Analis di Comprehensive Test Ban Treaty Organization (CTBTO) juga telah melakukan penelitian. Lembaga ini mengatakan, gelombang seismik bom Korea Utara setara dengan 4,9 skala richter.

Ledakan yang dihasilkan bom hidrogen ini berkaitan erat dengan kedalaman tanah pengujian bom tersebut. Ahli Nuklir dan Pertahanan di Rand Corporation, Bruce Bennet menerangkan daya ledak yang mampu dihasilkan bom hidrogen. Menurutnya perkiraan awal daya ledaknya kisaran antara 10 hingga 15 kiloton.

Bruce Bennett berpendapat, ledakannya memang sedikit lebih besar dari uji nuklir yang sempat dilakukan Korea Utara pada 2013 lalu. Namun, beberapa laporan mengatakan daya ledakannya malah lebih kecil.

Korea Utara telah menguji nuklirnya sebanyak empat kali semenjak 2006. Pada 2006 dan 2009 diperkirakan Korea Utara menggunakan perangkat fisi plutonium. Pada uji tahun 2013 menggunakan perangkat uranium yang diperkaya. Selanjutnya adalah uji bom hidrogen yang dilakukan Korea Utara pada tahun 2016 ini.

BBC

Tinggalkan komentar