Bom Laptop ‘Canggih’ Lolos dari X-Ray Bandara

Bom laptop yang digunakan untuk meledakkan pesawat Somalia dibuat sedemikian ‘canggih’, hingga berhasil melewati deteksi scanner X-ray di bandara. Temuan terbaru itu sangat mengejutkan, karena kini ada metode baru meloloskan bom dalam pesawat yang sangat membahayakan penerbangan sipil.

Pembom diduga dari Somalia itu bermaksud ke Djibouti dan terbang menggunakan pesawat Turkish Airlines. Sebagian besar penumpang yang berada di pesawat Daallo Airlines sebenarnya juga dijadwalkan terbang dengan pesawat Turkish Airlines.

Ledakan itu menciptakan lubang menganga dibadan pesawat dan memaksa pesawat melakukan pendaratan darurat dan kembali ke bandara Mogadishu.

Bom yang tersembunyi di dalam laptop tersebut, dirancang dengan sangat teliti agar berhasil melewati keamanan bandara, ungkap CNN, mengutip sumber yang dekat dengan penyelidikan.

Tersangka utama diyakini warga Somalia yang bernama Abdullahi Abdisalam Borleh. Pembom telah hati-hati diinstruksikan di mana dia duduk dan bagaimana memicu perangkat mematikan tersebut.

Tampaknya penundaan jadwal penerbangan yang tidak direncanakan menggagalkan kematian semua penumpang karena bom itu meledak sebelum pesawat terbang tinggi.

Mohamed Yassin, CEO Daallo Airlines, mengungkapkan bahwa sebagian besar penumpang yang berada dalam penerbangan sebenarnya dijadwalkan terbang dengan pesawat Turkish Airlines. Tapi pesawat Turki membatalkan penerbangannya akibat badai, 74 penumpang tersebut kemudian menumpang pesawat Daallo Airlines ke Djibouti.

Rekaman yang baru dirilis menunjukkan dua pria menyerahkan laptop pada satu penumpang setelah ia berhasil melewati keamanan. Salah satu dari dua laki-laki mengenakan jaket keamanan. Pembom diduga mendekati dua orang setelah ia melewati pos pemeriksaan keamanan. Dia kemudian diberi laptop, yang menurut para penyelidik mengandung bahan peledak yang merobek lubang pesawat Daallo.

“Investigasi masih berlangsung dan sekitar 15 orang telah ditangkap sehubungan dengan insiden (pemboman) tersebut, ” kata seorang pejabat keamanan Somalia yang minta dirahasiakan namanya kepada AFP.

Pekerja bandara berkemeja putih tewas misterius tiga hari setelah pemboman pesawat, ia tewas akibat bom mobil. Pemilik kendaraan dianggap sebagai salah satu orang lainnya yang terekam dalam video CCTV dan kini telah ditangkap, kata seorang pejabat.

DailyMail

Tinggalkan komentar