Agu 072016
 

Guangzhou – Pesawat Pembom Angkatan Udara China, H-6K dan jet tempur Su-30, melakukan patroli di wilayah udara Laut China Selatan (LCS). Mereka berpatroli di atas pulau Nansha dan pulau-pulau Huangyan di wilayah laut yang disengketakan oleh sejumlah negara.

“Penerbangan ini bagian dari latihan pertarungan yang sebenarnya untuk meningkatkan respon Angkatan Udara terhadap ancaman keamanan,” ujar Kolonel Senior Shen Jinke yang dikutip Xinhua, Minggu (7/8/2016).

Pesawat H-6K Bomber China melakukan patroli di Laut China Selatan

Pesawat H-6K Bomber China melakukan patroli di Laut China Selatan

Dalam patroli ini, kata Kolonel Senior Shen Jinke, dua pesawat tempur Su-30 juga melakukan pengisian bahan bakar sebanyak dua kali di atas laut.

“Beberapa jenis pesawat pembom, pesawat tempur, pesawat Airborne Early Warning, pesawat pengintai dan tanker juga terbang turut melakukan patroli,” ujarnya sambil menambahkan bahwa pesawat-pesawat itu, lepas landas dari beberapa bandara.

Bomber H6K China

Bomber H6K China

Kolonel Shen mengungkapkan pesawat-pesawat tersebut telah menyelesaikan serangkaian misi latihan, termasuk manuver pertahanan udara, peringatan dini, pertempuran udara dan patroli pulau dalam lingkungan elektromagnetik yang rumit.

China mengklaim secara sepihak hampir seluruh wilayah laut China Selatan yang kaya akan sumber daya. Namun klaim ini ditentang sejumlah negara. Bahkan pengadilan Arbitrase Internasional memenangkan gugatan Filipina atas China, terkait sengketa Laut China Selatan.

Sumber : Sindonews.com

  10 Responses to “Bomber China Patroli di Laut China Selatan”

  1.  

    ntop

  2.  

    namanya saja masih laut china selatan…..
    yah milik china lah…
    ha ha ha

  3.  

    disundul saja ganti namanya jadi laut natuna utara

  4.  

    negara satu ini pecicilan ae

  5.  

    Cina senengane bedigasan neng Laut Asia Tenggara.

  6.  

    Ah masa sih ?

    Lu aja kali yang nggak teliti ?

    Dulu pernah ada pemberitaan changbogo tambah 2 lagi tuh…. coba cari di berita sekitar kunjungan Jokowi ke Korsel dan hubungkan dengan kunjungan Jokowi ke PT Dok Kodja Bahari.

  7.  

    Gampang kalo mau perang biarpun kecil” & tdk gahar tapi sangat menyengat serta mematikan..suruh MENHAN bikin drone 1 juta buah,kasih tentengan bahan peledak, lalu buat tuh drone KAMIKAZE ke kapal”,pesawat,obvit dll..dijamin berak di celana tuh musuh, berikut majikanye si Mbah bowo si china bongkok bin sengke..hahahahahaha..

  8.  

    spekulasi …

  9.  

    Jangan berfikir negatif tentang presiden kita. pak jokowi, biar bagaimana pun beliau pemimpin kita saat ini. Pesan alutsista sekarang gak mungkin jadi besok atau lusa. Belum lagi antrian pesanan dari negara lain. Sekarang yang terpenting bagaimana kita memperkuat ekonomi, jangan banyak bicara sedikit tindakan yang tidak menghasilkan. Ekonomi sejahtera otomatis militer kuat. Untuk masalah LCS, biarkan waktu yang menjawab. Saya rasa china masih membutuhkan asia.