Jul 112017
 

Bomber H-6 China Usung Rudal Jelajah KD-20 (sina.com.cn)

Foto-foto yang diposting di forum online China pada akhir Desember 2016 menunjukkan untuk pertama kalinya pembom H-6K Xian Aircraft Corporation (XAC) membawa bom yang tampaknya terdiri dari enam bom 250 kg di masing-masing dari enam tiang di bawah sayap untuk total 36 bom : Demonstrasi baru kemampuan serangan pesawat terbang China.

Bomber H-6 China Usung Rudal Jelajah KD-20 (sina.com.cn)

Pertama kali diungkap pada tahun 2007, bomber HG-6K Aviadvigatel D-30KP bertenaga turbofan, dikembangkan terutama untuk membawa enam rudal jelajah ke darat, CJ-10A (KD-20), yang masing-masing memiliki jangkauan maksimum 2.200 km, menurut IHS Jane’s Weapons: Air-Launched.

Bomber H-6 China Usung Rudal Jelajah KD-20 (sina.com.cn)

Meskipun tidak jelas apakah bom yang ditunjukkan dalam gambar yang baru diterbitkan berpandu dengan presisi (guided), IHS Jane mengerti bahwa sistem penargetan optik H-6K dapat mendukung senjata semacam itu.

Bomber H-6 China Usung Rudal Jelajah KD-20 (sina.com.cn)

Selain itu, siaran video yang disiarkan pada tanggal 28 Desember di China Central Television (CCTV) menunjukkan untuk pertama kalinya pesawat bomber H-6K menembakkan rudal jelajah darat KD-63 dengan panjang 7,36 meter yang memiliki jangkauan maksimum 200 km, menurut IHS Jane’s Weapons: Air-Launched.

Bomber H-6 China Usung Rudal Jelajah KD-20 (sina.com.cn)

Rekaman tersebut juga menunjukkan sebuah pesawat H-6K membawa pod TV KD-88 Hongdu Aviation Industry Group atau imagining infrared-guided missile.

Rudal anti-kapal (air-to-surface) bertenaga turbojet ini dipasarkan untuk diekspor sebagai TL-7A di Singapore Airshow 2016, seperti dilansir oleh Janes.com.

  18 Responses to “Bomber H-6 Naik Kelas Usung Rudal Jelajah KD-20”

  1. Semoga RI bs juga mandiri alutsista!

  2. Bomber H-6 itu jiplakan dari Tu-16 Badger yg kalo di Indonesia udah jadi barang museum. Coba kalo Indonesia bisa menghidupkan lagi Tu-16 terus dipasangi Yakhont pasti kita udah bisa mempercepat MEF 2. Hobart Class bukan apa2nya TNI.

  3. jadi sebenernya bomber ini kelas brp skrg ?? kok ga di babar di artikel ??

  4. Indonesia dulu jaman pak Karno punya bomber….di takuti Australia dkk….sekarang wajib punya…paling tidak satu saja…..rumayan bisa bawa bom kemana-mana, tinggal jatuhkan ke sasaran yg paling jauh pun bisa….ndak perlu kirim rudal jelajah maupun pembom tempur.

    • Noh Tu-22M Lagi Di Obral…

    • Sudahlah jng bawa2 masa lalu lagi… Rada sedih jika dibandingkan sm sekarang, Yah dulu kita memang punya kekuatan udara yg ga bisa diremehkan… Dulu kita punya deretan pesawat pemburu dari mig 15 sampai mig 21 yg saat itu lagi gres2nya, pembom pun punya pesawat pengebom terbaik pd masa itu Tu16 dan Tu16ks… Bahkan dulu pernah mengusir kapal induk inggris yg coba masuk selat sunda tanpa izin… Tapi sekarang…. Ya sudahlah.

      • itu kan ketika jaman soekarno ketika indonesia bersahabat baik dengan uni soviet, dan ketika soeharto naik menjadi presiden, soeharto lebih memilih barat dalam urusan alutista. akibatnya ketika indonesia mengalami embargo oleh barat dan krisis ekonomi menyebabkan indonesia terlambat dalam mengupgrade dan membeli alutista baru, sekarang indonesia lebih berhati-hati dalam membeli alutista terutama dari barat.
        andai dulu pak harto lebih memilih membeli alutista dari uni soviet(rusia) mungkin akan beda rencananya. ( just my opinion)

      • Gimana mau mo mihak uni soviet lah bung karno lengser akibat CIA yg backup pak harta… Tapi yah gak semua jelek sih jaman pak harta kangennya yah itu semua kebutuhan pokok murah serba terjangkau… Sekarang garam aja mahal

        • lha kan pak harta juga dilengserkan CIA

          • Wkwkwkk… Tapi yg baru diakuin sm CIA baru yg tahun 60 bung kalau yg itu mereka masih bungkam

          • nah, berarti yang berikutnya bakal di akuin tahun 2058 dong ya? hehehehe

          • Hahaha… Tapi bisa diambil pelajaran bung indonesia kuat dan ditakuti kalau rakyatnya bersatu, sejarah juga membuktikan kebanyakan peperangan itu dimenangkan oleh kekuatan rakyat…contoh waktu perang kemerdekaan dulu kita berhasil mengusir belanda dan sekutunya atau di vietnam yg bisa menang walaupun musuhnya sekaliber asu… Tapi indonesia akan keok seperti irak kalau rakyatnya terpecah belah seperti strategi yg dilakukan voc dan CIA
            Ini dulu ini… Tapi…tapi ini yah kalau negara yg menyerang indonesia mengeluarkan jurus nuklirnya seperti yg asu lakukan kpd jepang dulu sy rasa walaupun dibantu rakyat indonesia akan keok. Maka itu kita perlu punya pertahan udara yg kuat dan kalau bisa malah imo kita harus punya nuklir karena nuklir itu adalah deterrence tertinggi… Selama negara yg bersengketa sm2 punya nuklir maka teory nuclear deterrence akan berlaku ini dibuktikan dng asu dan rusia sekarang

 Leave a Reply