Oct 122018
 

Pesawat pembom siluman buatan China, Xian H-20 © CCTV.co via Youtube

JakartaGreater.com – Pesawat pembom siluman H-20 buatan Beijing sedang bersiap untuk melaksanakan uji coba penerbangan perdananya setelah lebih dari satu dekade pengembangan, seperti dilansir dari laman Global Times.

Stasiun televisi pemerintah China telah mengkonfirmasi bahwa pembom H-20 akan terbang di langit dalam waktu dekat. Tanggal penerbangan perdana belum ditentukan. Namun, tonggak sejarah dari sinyal uji penerbangan pertama bahwa Aviation Industry Corp of China (AVIC) telah menyimpulkan bahwa uji terhadap sistem avionik, hidrolik dan elektronika pesawat telah selesai.

Desain H-20 merupakan cerminan dari pembom siluman B-2 Spirit buatan Northrop Grumman, Amerika Serikat.

Bomber siluman B-2 Spirit Amerika Serikat © US Air Force via Wikimedia Commons

China masih belum mengoperasikan pembom strategis berbadan besar yang mampu menyerang target dari jarak jauh. Penangkal udara strategis Angkatan Udara China saat ini adalah pembom H-6K, pesawat yang dimodernisasi dan dirubah berdasarkan pada desain Tu-16 Badger era Soviet.

Spesifikasi H-20 termasuk jangkauan 8.000 km tanpa sesi pengisian bahan bakar dan teluk senjata (weapon bay) yang dapat membawa lebih dari 10 ton amunisi, termasuk senjata termonuklir.

Jajaran H-20 harus memperluas jangkauan operasional hingga 12.000 km dan mampu mengerahkan 20 ton muatan, menurut analis penerbangan Fu Qianshao dibulan April.

November lalu, Asia Times melaporkan bahwa Beijing ingin agar H-20 dapat terbang naik dan diturunkan di Pesisir Barat Amerika Serikat, dapat mengirimkan serangan konvensional atau nuklir pada target AS.

  27 Responses to “Bomber Siluman H-20 China Segera Terbang Perdana”

  1.  

    design nya cakep.
    kl soal design rusia kog kalah sama china ya.

  2.  

    Kalau China bisa mengusai teknologi pesawat tempur dan bomber, maka Indonesia harus dan terus berkembang menguatkan teknologi pengembangan kapal perang, baik itu KCR maupun fregat atau yg lain serta teknologi rudal.

    •  

      Dan itu semua biasanya hasil ToT dari Barat, mana pernah Rusia ngasih ToT sama Indonesia. Hhhhhhhhhhh

      •  

        ya tidak selalu… KCR (20 maupun 60) mana ada tot dengan barat. kapal LST 117 meter buatan PT DKB juga buatan lampung ndak pake TOT, asli.

        juga dengan kapal coast guard 120 meter buatan PT palindo batam, nggak pake TOT dengan barat…padahal dibuat dalam 1 tahun. bentuknya mirip dengan kapal fregat KRI martadinata (115 M) buatan pal. Membuat fregat selain 2 KRI diatas itu sangat mudah.

  3.  

    ada pepatah berkata..
    “GOD CREATED EARTH AND HEAVEN BUT CHINESE DO THE REST”

    kita bisa melihat bagaimana perkembangan teknologi cina skrg..

    seharusnya dgn SDM dan SDA yg melimpah. negeri kita bs melampaui si cina tapi apa boleh dikata cm dgn sedikit kabar hoax seperti yg di tv tv si RS (Ratna Saru- Tiiiiiiiiittttt…….(sensor bro)) rakyat kita masih bs di manipulasi dan alhasil yah negara kita gak maju2

    •  

      Ahh, kata siapa… Hhhhhhhhhhh

    •  

      negara kita tetap ada perkembangan ke arah kemajuan…. cuma beda presiden beda orientasinya. dulu SBY sepuluh tahun bikin indonesia disegani secara militer dan teknologi militer (tentu teknology sipil juga)….. KCR, SS2, Commodo rantis, anoa, badak, Fregat, LST, kasel , MLRS, satelit dsb. juga pembelian2 alutsista yang berjibun semasanya…..pak jokowi disamping meneruskan proyek militer masa lalu juga merintis proyek baru. walaupun nggak se wah zaman SBY….. karena beliau berorientasi pada proyek2 infrastruktur.

  4.  

    gimana lg. ada ramalan aneh soal indonesia hancur dibom oleh pesawat dari timur.. (cina?) bagaimana kesiapan rudal2 balistik,rudal pencegat dan pesawat pembom lokal?

  5.  

    Ane gak yakin nih pesawat bakal benar-benar dipake. Buktinya J-20 dan J-31 kagak jelas nasibnya. Hhhhhhhhhhh

    •  

      Yahh, sebelas duabelas ama Rusia lah. Su-35 aja cuman sedikit yg dipromosikan apalagi Su-57 yg 1 skuadron kecil aja gak ada. Apalagi PAKDA. Hhhhhhhhhhh

      •  

        Koreksi : diproduksi,bukan dipromosikan

      •  

        Yahh, tapi juga sama saja sih. Penjualan Su-35 kan jauh dibawah F-35. Itu aja tanpa sanksi, apalagi kalo kena sanksi. Hhhhhhhhhhh

        •  

          rileks saja bung Agato… saat ini yang harus cepat2 dilakukan USA adalah menghambat penjualan S-400… karena suatu saat ini akan menjadi momok bagi penjualan F-35…

          dan satu lagi F-35 Turki sepertinya menarik… karena Turki tetap membeli S-400 sedangkan USA berusaha mati2an menjaga supaya keduanya tidak bertemu…

          Su-35… kalau terlalu laku, justru pespur ini tidak lagi memiliki sisi keunggulan… analoginya, kalau Indonesia memiliki Su-35 dan Malaysia memiliki Su-35 jika bertempur apalah artinya Su-35???

          •  

            Bukan S-400 yg jadi momok buat F-35, tapi sumber keuangan Rusia yg jadi sasaran. So, buat apa takut??? Alasan USA takut parameter kemampuan siluman F-35 ketahuan oleh Rusia lewat S-400 yg dibeli itu hanya isapan jempol semata, hanya permainan kata di pihak pentagon. Justru pembelian S-400 oleh anggota NATO akan sangat bermanfaat untuk mempelajari karakteristik dan mungkin mengetahui source code S-400. Segala intel dan diplomatik bisa dimainkan lah. Bisa jadi Victor Balenko kedua akan terjadi dan lumrah terjadi, seperti halnya snowden.

            Semakin banyak yg beli justru akan memudahkan pembelian sucad dan tentunya turunnya harga produk. Yahh, tinggal nunggu nasib aja Su-35 kayak MKM. Liat aja, butuh berapa tahun Su-27SK punya TNI tidur di hanggar sebelum akhirnya bisa diperbaiki waktu ada dananya. Hhhhhhhhhhh

          •  

            @agato… masa begitu… setahu aku, turki memang mau beli S400 disamping F35 dan itu masalah serius buat USA, termasuk rencana pembelian S400 india juga bikin USA mengancam, Serta rencana cina membeli S400 membuat USA mau menjatuhkan sanksi buat cina dan cina tak habis pikir dengan ancaman ini.

            juga Arab saudi ketar ketir kena juga sanksi USA karena rencana mau beli S400 pula.

          •  

            @wawan… ya begitulah, apa yang diungkapkan bung Agato dan apa yang disampaikan pihak USA saja bertolak belakang…
            Kalau sangsi ke Arab Saudi sebenarnya justru USA yang takut, Arab Saudi itu seperti lumbung uang penjualan senjata USA…
            Sepele kok, PAC-3 Arab Saudi di acak2 drone Houthi, dan Iran sudah mendapatkan S-300 makanya Arab Saudi membeli S-400 sampai USA kebakaran jenggot buru2 menyetujui penjualan THAAD kala itu ke Arab Saudi…

            Dan yang patut ditunggu adalah sangsi USA kepada India…

            Sukhoi Indonesia baik2 saja… bahkan TNI AU yang meminta Su-35 secara langsung, bukan milih yang lain meskipun ditawari F-16V/F-35/Gripen/Rafale/Thypoon…

      •  

        Apakah urgensinya???
        F-22 sekalipun tidak mentereng atau menjadi pioneer dalam setiap operasi militer USA… bahkan ketika memerangi Libya yang terakir, justru Rafale yang mendapatkan pujian karena lolos dari sistem pertahanan udara Libya….
        F-35 bahkan lebih parah, USA menyatakan battle provennya justru di Afganistan melawan Taliban… lalu apa pentingnya??? bahkan USA memasok Tucano kepada Afganistan dan dinyatakan cukup untuk memerangi Taliban… wkwkwkwkwkwk…

        Memelihara pespur gen 5 terlalu mahal, bahkan tidak terlalu signifikan untuk operasi militer, karena kebanyakan operasi militer justru di daerah atau menghadapi negara yang lemah secara sistem pertahanan, terutama setelah runtuhnya Uni Sovyet…

        •  

          Kalo mahal, kenapa Rusia ikutan buat Su-57?? Biar gak ketinggalan mode kah??? Jujur aja kalo tak de Wang makanya buatnya dikit. Battle Proven bisa didapatkan dari pengalaman bertempur di medan yg sebenarnya. F-35 dipake di Afganistan untuk menguji kemampuan CAS karena F-35 direncanakan untuk multi misi, bisa untuk menggantikan F teen serius maupun pengganti A-10.

          •  

            “series” maksudnya???

            Harus dong… itu kan untuk peningkatan tekonologi militer… bahkan sebuah project bisa saja kok di peti eskan untuk kemudian dibuka lagi nantinya…
            Ngga punya uang tetapi kenyataanya Russia tetap merupakan pesaing terberat USA kok… daripada seperti China yang pespur gen 5 nya sudah di launching tetapi tidak jelas juntrungan kemampuannya seperti apa…

            Menggantikan F-16 itu yang ditunggu, sedangkan F-16V tetap di jual… sedangkan menggantikan F-15/F-18 serius???
            A-10, jika USA berani memensiunkan pesawat taktis ini berarti memang sudah benar2 terlalu….

  6.  

    h-20 tp gambarnya b 2 spirit hihihi

    •  

      trus apa bedanya iPhone (US) dengan IPhone (China) ya? 😀

      atau apa bedanya Nokia (Finlandia) dengan Nokla (China) ya? 😆

      atau apa bedanya Samsung (Korea) dengan Samsunq (China) ya? 😀 😛 😆

      gak perlu bingung, pendekar China punya jutsu copycat 😛 wkwkwkw

      bahkan wajah anda bisa replika oleh mereka lho 😛

      •  

        Ya jelas sama orang banyak perusahaan bangun pabrik di China. Kalo copypaste mah luarnya doang yg sama, dalamnya ya jelas lah beda. Makanya produk tiruan China nasibnya gak panjang umur. Hhhhhhhhhhh

  7.  

    Dulu hp china dipandang sebelah mata, sekarang……..?????

 Leave a Reply