Oct 032014
 

gambar1
Permasalahan energi baik untuk sektor transportasi maupun sektor industri selalu menjadi perhatian publik. Hal tersebut dikarenakan adanya skema penerapan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dijalankan kurang tepat. Walaupun harga BBM bersubsidi sudah dinaikan, namun karena konsumsi BBM juga meningkat maka jumlah subsidi yang dikeluarkan pemerintah cenderung mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Peluncuran Buku Outlook Energi Indonesia (OEI) 2014, adalah cara BPPT memberikan gambaran pengembangan energi Indonesia kedepan sekaligus cara mengantisipasi kebutuhan energi dalam rangka mencapai target perumbuhan ekonomi Indonesia, terutama pengembangan energi yang mendukung program subsidi BBM. Keterbatasan sumber daya energi menyebabkan pada tahun 2033 total produksi energi dalam negeri dari fosil dan energi terbarukan sudah tidak mampu lagi memenuhi konsumsi domestik. 

“Dikhawatirkan, keterbatasan sumber daya energi  tersebut mengakibatkan pada tahun 2033 Indonesia akan menjadi negara importir energi,”  ungkap Kepala BPPT, Unggul Priyanto, di sela-sela peluncuran buku OEI 2014, di Gedung BPPT, Jakarta (30/9).

Tahun 2014 ini, lanjut Kepala BPPT,  adalah kali ke enam peluncuran Buku OEI sejak 2009 lalu. Buku ini adalah bentuk kontribusi BPPT kepada masyarakat agar dapat memahami isu-isu penting pengembangan dan perencanaan energi nasional mendatang.

“Selain memberikan gambaran permasalahan energi, Buku OEI 2014 secara khusus juga membahas rekomendasi BPPT dalam upaya mengantisipasi permasalahan energi yang akan dihadapi Indonesia di masa depan.

Menurutnya, Indonesia akan mengalami net impor BBM dan net impor gas ditahun 2023. Untuk itu, pemberdayaan Bahan Bakar Nabati (BBN) sebagai substitusi BBM khususnya di sektor transportasi, perlu segera dilakukan. “Tahun 2012, pemberdayaan BBN di sektor transportasi baru sebesar 421 juta barel. Di proyeksikan di tahun 2035, pemberdayaan BBN untuk sektor transportasi harus sudah mencapai 1745 juta barel,” terang Kepala BPPT.

Indonesia yang sudah memasuki “era lampu kuning” dalam penyediaan energi (BBM), menurut Unggul, pemangku kebijakan perlu segera menyiapkan langkah-langkah strategis yang mendukung ketahanan energi.

Kepala BPPT menuturkan melalui Buku OEI ini diharapkan setiap tahunnya ada perbaikan ketersediaan dan permintaan energi yang ada di Indonesia ke depan. Dalam outlook energi ini, apa yang disampaikan hanya ingin menggambarkan kondisi yang apabila tidak melakukan suatu kebijakan apapun.

“Secara umum ada dua permasalahan yang penting untuk dipertimbangkan yaitu upaya Indonesia untuk lepas dari perangkap negara berpendapatan menengah (middle income trap) dan upaya untuk mengurangi beban subsidi energi khususnya BBM,” terangnya.

Pada skenario dasar, kebutuhan energi (termasuk biomassa) meningkat dari 1.079 juta (1,08 miliar) setara barel minyak (SBM) tahun 2012 menjadi 1.916 juta (1,92 miliar) SBM tahun 2025 bahkan mencapai 2.980 juta (2,98 miliar) SBM pada tahun 2035 dengan laju pertumbuhan 4,5 persen per tahun.

Saat ini konsumsi BBM bersubsidi di sektor transportasi semakin tinggi menyebabkan beban subsidi BBM pada anggaran belanja negara. Tahun 2033 total produksi energi dalam negeri terbatas tidak mampu mencukupi kebutuhan dalam negeri sehingga Indonesia akan menjadi net importir energi.

Upaya pemerintah meningkatkan pemanfaatan energi alternatif sebagai subtitusi BBM diupayakan dengan bahan bakar nabati (biosolar dan bioetanol) namun realisasi pemanfaatan belum optimal. Ketergantungan impor energi yang tinggi dapat membahayakan ketahanan energi nasional. Persoalan-persoalan dalam pengelolaan energi tersebut harus mendapat prioritas untuk dicarikan solusinya. Sebab energi adalah salah satu faktor pengggerak perekonomian nasional.

“Saya mengharapkan semoga buku outlook energi Indonesia ini bisa bermanfaat dan menjadi rujukan bagi penentu kebijakan untuk pengembangan energi ke depan,” ucap Unggul.

Proyeksi dan Solusi

Dikatakan Kepala BPPT, saat ini, subsidi BBM yang dikeluarkan oleh pemerintah dalam APBN-P sudah mencapai Rp 246,5 Triliun dengan harga premium Rp 6500 per liter. Menurut proyeksi dalam Buku OEI 2014, misalkan harga premium dinaikan hingga Rp 9500 per liter pun pemerintah tetap harus mengeluarkan subsidi untuk BBM sebesar Rp 118 Triliun.

Karenanya, pemerintah harus mendorong penemuan dan pemanfaatan cadangan energi seperti energi baru terbarukan (EBT). Sebagaimana disebutkan dalam PerPres RI No 5 Tahun 2006 tentang Kebijakan Energi Nasional yang mentargetkan terwujudkan energi (primer) mix yang optimal pada tahun 2025, yaitu peranan masing-masing jenis energi terhadap konsumsi energi nasional. Diproyeksikan pada tahun 2025 peranan EBT akan terus naik menggantikan peranan minyak bumi hingga 15 persen.

Disisi lain, terkait dengan penggunaan batubara yang saat ini menjadi bahan baku utama energi dengan cadangan batubara ditahun 2012 sebesar 28,97 miliar ton, diproyeksikan akan habis secara keseluruhan di tahun 2034 (berdasarkan data historis 2000-2012 meningkat 12%/tahun). Untuk itu, OEI 2014 memproyeksikan BBM sintetis dari batubara (CTL) dipertimbangkan mulai berproduksi pada tahun 2030.

OEI 2014 jugasecara tegas menyebutkan bahwa Indonesia harus segera memberdayakan bahan bakar terbarukan untuk mendukung terwujudnya ketahanan energi. “Demi kontinuitas penyediaan bahan bakar ramah lingkungan dan mendukung pembangunan nasional berkelanjutan, Indonesia harus dan tidak boleh gagal dalam membangun sistem industri bahan bakar altenatif nasional,” tegas Kepala BPPT.

Menurutnya, Indonesia akan mengalami net impor BBM dan net impor gas ditahun 2023. Untuk itu, pemberdayaan Bahan Bakar Nabati (BBN) sebagai substitusi BBM khususnya di sektor transportasi, perlu segera dilakukan. “Tahun 2012, pemberdayaan BBN di sektor transportasi baru sebesar 421 juta barel. Di proyeksikan di tahun 2035, pemberdayaan BBN untuk sektor transportasi harus sudah mencapai 1745 juta barel,” terang Kepala BPPT.

Indonesia yang sudah memasuki “era lampu kuning” dalam oenyediaan energi (BBM), menurut Unggul, perlu dengan segera menyiapkan langkah-langkah strategis yang mendukung ketahanan energi.

Dalam jangka pendek, pemerintah perlu mengurangi subsisdi BBM dengan melakukan diversifikasi bahan bakar seperti konversi BBM ke BBG, Biofuel dan EBT. Sedangkan jangka panjangnya adalah dengan mengembangkan perkebunan energi terpadu untuk penyediaan bahan bakar berkelanjutan, sekaligus berpeluang memberdayakan dan mensejahterakan masyarakat ke dalam proses bisnis perkebunan dan bahan bakar.

“Peranan teknologi berbasis batubara, EBT dan gas akan semakin penting di masa mendatang. Tanpa adanya inovasi teknologi, potensi energi yang ada seperti biomassa, tidak akan bisa langsung dimanfaatkan dan termanfaatkan secara maksimal,” tutup Kepala BPPT. (tw/SYRA/Humas)

 

Sumber : BPPT

  71 Responses to “BPPT : Tahun 2030-an Energi di Ambang Batas”

    • numpang nyimak bung

      • Nah loe ..

        SDA dah mulai habis tp kemakmuran masih jauh begitupun dg penguasaan IPTEK .

        Selama ini siapa yg mengeruk & menikmati kekayaan alam bangsa ini ?
        Kenapa bisa bgtu ?
        Siapa yg salah .. apa yg salah ?

        Kenapa koruptor di hukum rendah di Negeri ini ?

        Kalau Ausi-Malay-Sing di kasih F35 haruskah kita membeli SU 35 ?
        Kalau Ausi-Malay-Sing di kasih 10 Kapal Induk kita hrs ikut membeli 10 Kpl Induk ?
        Truss kl Alutsista mereka Gahar2 lalu menyerang & menduduki kita ?

        SDA kita melimpah aja kita ngos-ngosan beli Alutsista Gahar & Masif apalagi kl SDA kita habis

        Apa yg kita wariskan utk anak cucu kita ?

        Musuh kita adlh diri kita sendiri

        Mohon maaf kl Lebay

      • InsyaAlloh akan ada kejutan baik untuk NKRI, bahwa putra putra terbaik
        NKRI sudah melangkah maju 2 langkah kedepan soal energi listrik super
        murah dan BBM cair non Vosil …………

        saya pribadi yakin 99,9999 % , jauh sebelum 2030 Indonesia sudah bisa mengatasi krisis energi listrik / BBM ………….

    • dukung pemanfaataan energi nuklir
      1 reaktor bisa menghasilkan 1000MWe
      1x isi bahan bakar untuk jangka waktu 1th
      yg jelas per KWH nya itu cuma 600 rupiah

      masalah keamanan
      kalo diragukan kenapa AS, prancis, china, korsel bangun semua
      walau german mau nutup semua PLTN karna parlemennya diisi orang greenpeace tp masih impor listrik dari prancis yg reaktornya deket dngan perbatasan german

      • yang mahal itu pengolahan limbah bahan bakar nuklirnya…….negara2 tsbt telah mempunyai teknologi pengolahan limbah……..iran………padang pasirnya luas………..tinggal ngebor di tengah padang pasir…….indonesia nyimpan dimana………sedangkan waktu peluruhan limbah nuklirnya mencapai 3500 tahun…………

        • sudah ada cara terbaik bung sambelhohah441 : dan bahkan
          salah satu cara terbaik kemungkinan besar sudah dikuasai oleh
          putra putra terbaik NKRI.

        • begini bro
          rencana reaktor di INA menggunakan U 235 karna ini yg paling aman dan paling banyak
          nah hasil peluruhan menghasilkan Pu 239 selain itu ada yg lain2 dlm jumlah yg gk begitu signifikan
          ada reaktor jenis CANDU yg menggunakan bahan bakar Pu 239 dan menghasilkan limbah U 235
          secara gk langsung ini bahan muter2 bro
          selain itu di IAIE ada peraturan bahwa libah harus dikembalikan ke negara produsen
          contohnya INA menggunakan bahan bakar buat reaktor riset kita dari AS
          nah bekas bahan bakarnya itu dikembalikan ke AS jd masalah limbah kita gk ngurusin
          kalopun kita yg produksi U235 dan limbah kita yg ngolah hasil limbahnya banyak yg di manfaatkan lg sebagai radiotrapi, UTR, dll
          untuk penyimpan lestari gk mesti gurun pasir
          INA juga punya kok penyimpanan limbah lestari
          dia di dalam goa yg dalamnya 200mtr dari permukaan
          lokasinya rahasia ya
          haha

          • Komersial listrik tenaga nuklir menggunaan bahan bakar yang biasanya diperkaya menjadi sekitar 3% uranium-235. Untuk CANDU dan Magnox desain adalah satu-satunya reaktor komersial yang mampu menggunakan bahan bakar uranium tanpa diperkaya..

            Penggunaan utama uranium di sektor sipil adalah untuk bahan bakar pembangkit listrik tenaga nuklir. Satu kilogram uranium-235 secara teoritis dapat menghasilkan sekitar 80 terajoules energi (8 × 10 13 joule), dengan asumsi fisil lengkap, sebanyak energi yang 3000 ton dari batubara.

            indonesia punya cadangan 28 milyar ton equivalent 9 juta ton uranium…….kalau beli untuk pembangkit nuklir?……………cadangan 28 milyar ton, asumsi pertahun 300 juta ton( th 2014 di batasi hanya 124 jta ton) lumayan kita masih punya 90 tahun untuk ngabisin batu bara………dan 90 tahun waktu yang amat panjang untuk bikin teknologi go green energi..dan murah…belum gas dll………saya gak tau , oorang belakang rumah saya kok itung itung th 2035 batubara habis………….

            .

        • Gampang, tanam di “Porong” Sidoarjo, peninggalan Bakrie CS, murah meriah, he..he..he…..

    • lha kenapa bingung…..kita kan kaya air laut……….ekstrak ke hidrogen to…..makanya pabrik motor ma mobil jangan di kasih ke jepang semua….mereka malas inovasi……mereka hanya mikir jualan………….gak mikir masa depan kita………..

      • sudah banyak riset soal BBM air ini, hampir seluruh riset mengarah pemisahan unsur air
        H2O = H2 ( hidrogen ) + O ( oksigen )

        Air dipanaskan + soda api dipasang electroda ioniser maka gas H2 dan O sudah terpisah …….gas H2 bisa langsung dibakar, dan bahkan relatif sangat muda terbakar,………. sedangkan buangan oksigen sangat baik buat alam ………………….

        metode ini sudah banyak dilakukan oleh banyak pihak, tetapi biaya produksi gas H2
        masih jauh dari nilai ekonomis …….

    • semoga pada tahun 2030 justru NKRI akan menjadi salah satu exportir energi listrik
      dan BBM cair non fosil …..

  1. Pertamax

  2. pandawa

    • mungkin indonesia tidak akan kehabisan energy sebab akan ditemukan hydro energy dan solar energy mungkin juga plasma energy dengan sumber energi murni di gunung padang. maaf pemikiran orang edan.

      • saya optimis sama pendapat anda bung@suroboyo-jombang.

      • pada hakekatnya makro kosmos = mikro kosmos. detak jantung manusia ada energy yang menggerakkan semacam gelombang listrik ribuan volt (itu kata bapak saya,maaf ngawur) bersumber dari energi murni yang menyerap energi alam misal matahari, angin (pernapasan) untuk diubah menjadi energi lainnya. Mungkin teknologi di gunung padang meniru cara kerja tubuh manusia. Kita harus tahu bahwa peradaban tidak berjalan lurus tapi berputar, mungkin peradaban kita jauh tertinggal dari peradaban yang katanya purba. Maaf orang gendeng mencoba berpendapat.

      • yek opo kabare rek ..? jombang suroboyo klambi abang tetep joyo …….

        soal energi listrik dan BBM sudah ada solusinya ………. tinggal tunggu
        penyempurnaan teknologinya ……….

        NKRI banyak generasi generasi handal, hanya sementara blm dapat kesempatan unjuk gigi ………………….

        saya sakin 99,99999 % akan ada kejutan baik buat NKRI , dengan ditemukannya pembangkit listrik super super murah + BBM cair non vosil yang juga super super murah oleh ( para tukang cangkul )
        asli putra putra Ibu Pertiwi

        tukang cangkul = orang yang berusaha menggali seluruh potensi asset
        alam bumi ini, secara bijaksana untuk lebih menghijaukan bumi pertiwi ini.

  3. Kalah dech

  4. Semoga ada solusi energi terbarukan di masa depan

  5. absen

  6. Bung ps sepertinya sampen kena sentil.artikel ks kilo yg tadi kok ghoib

  7. Absen

  8. Ass.Banyak sumber energy dimari.Panas bumi,surya,angin,bbg,batubara,air.Semua kita punya bg.Tinggal modal dan kemauan pemerintah aja yg belum serius.Tunggu klo gunung padang selesai,nuklir bg..nukliiirr…

  9. Mobil tenaga angin motor tenaga angin semua pake angin gimana setuju

  10. Setuju.. Trs penumpangnya pada masuk angin semua, panik cari kantong plastik buat hoex, hoex..
    Hahahaha.. 😀 Peace Bung..

  11. Aneh sekali, padahal indonesia punya banyak btk sumber energi alternatif yg bisa dimanfaatkan, contoh sederhananya saja sampah dieropa sana negaranya justru ada yg mengimpor sampah utk digunakan sbg energi alternatif spt pembangkit listrik.Transportasi publik yg aman nyaman dan terjangkau itu harga mati, sehingga orang tentunya tdk segan utk beralih dr transportasi pribadi ke transportasi publik. Kalaupun harga bahan bakar naik, kalau bisa energi alternatif dan alat transportasi yg mengembangkan produk yg berbasis hemat energi (hybrid) dan energi alternatif diberi insentif/subsidi. Kebijakkan/program yg kontraproduktif dgn pembatasan bbm dan energi alternatif kedpnnya lbh baik dihapuskan, misalnya mobil murah LCGC yg jg mengurangi potensi pendptan pemerintah dr pajak. Maaf cuma pendapat pribadi, semuanya tergantung kebijakkan pemerintah kedepannya dan anggota dewan ”yg katanya” terhormat

    • setuju bung nugraha :

      soal energi listrik dan BBM sudah ada solusinya ………. tinggal tunggu
      penyempurnaan teknologinya ……….

      NKRI banyak generasi generasi handal, hanya sementara blm dapat kesempatan unjuk gigi ………………….

      saya yakin 99,99999 % akan ada kejutan baik buat NKRI , dengan ditemukannya pembangkit listrik super super murah + BBM cair non vosil yang juga super super murah oleh ( para tukang cangkul )
      asli putra putra Ibu Pertiwi

      tukang cangkul = orang yang berusaha menggali seluruh potensi asset
      alam bumi ini, secara bijaksana untuk lebih menghijaukan bumi pertiwi ini.

  12. Pemilu udah lewat lae. Jangan mancing keributan lagi kau

  13. Kenapa dulu diindosiar ada acara tv tentang militer kita kalo g salah namaya target n strategi kok gak tayang lgi..mungkinkah kenak semprot ama petinggi langit?

  14. Aku ra nyandhak, SR wae

  15. Nyedehno uwong….

  16. Absen

  17. bung..psen coto nya 1 mangkok…..hehe…
    salam kenal bung…hahaks…

  18. artikel bagus bung jalo

    intinya pemerintah wajib mandiri di bidang bbg antisipasi ketergantungan bbm

    maaf cucu lancang

  19. move on or move out!

  20. Segera buat reaktor Nuklir
    Kerana Nuklir amat bermanfaat Untuk keperluan Listrik, Pertanian, Obat2an dan Juga Senjata Nuklir hehe Kalo Indonesia Buat nuklir Aku sangat Yakin Aussie Ga bakalan berani ke Indonesia 😀

  21. semoga lekas ditemukan energi” alternatif baru lagi (setelah sekarang udh ditemukan beerapa energi alternatif), supaya kita tidak tergaantung dengan minyak lagi.. atau minimal bisa mengurangi ketergantungan kita dengan minyak.

    met menjelang tengah malam warjagers. salam hangat utk penghuni warjager smua

    • Nuklir sebagai energi alternatif saya pikir bagus juga 😀

      • Uranium sebagai sumber pembangkit listrik tenaga buklir bukanlah renewable energy. Nuklir adalah non renewable energy. Saatnya kita sebagai negara tropis menjadi contoh penggunaan energi dari matahari menggunakan panel surya. Memang tidaklah murah panel surya, tetapi kalau ada niat untuk mass production pasti akan jauh lebih murah.

        • saya dan beberapa kawan pernah sedikit ujicoba bung, dengan penggunaan sumber energi gabungan ….. meski saat itu baru skala kecil …..

          energi matahari ( solar cell ) + energi angin ( kincir motor listrik )

          cara kerjanya sederhana seperti ini :

          – ketika siang hari solar cell menerima energi matahari, dan ..hasil energi ini kita simpan di batray besar 1 ( ss.litium 1 )
          – pada saat yang sama ketika siang hari ada angin, kita juga
          ..simpan energi ini ke batray besar yang ke-2 ( ss.litium 2 )
          – sedangkan pada malam hari sebagian energi yang dihasilkan
          ..kita nyalakan lampu, jarak dekat dengan solar cell, sehingga ..nyaris 24 jam paduan antara energi matahari, angin, dan ..cahaya lampu non stop mengisi batray besar kusus ini ………

          .. rumus energi input + energi potensial ( batray ) = berlipat lipat
          .. dari energi input …. ( v in < v out ) ………………….

          keluaran dari 2 batray kusus tinggal di pasang inverter untuk keluaran voltase AC ………… ………. ya … pengalaman saat
          masih di STM dulu bung, dan sekarang kami sudah ada
          lompatan teknologi yang jauh lebih besar dari itu semua……..

          salam nusantara agung

  22. sudah ada solusi…. Tunggu waktu saja,,,,,

  23. Nah ntu kan dah ketemu pengganti bbm …dari bahan bakar air, knp repot” tindak lanjutin az hasil penemuanye ,lagian dah si demonstrasiin alatnye ternyata sukses..tapi ane yakin pasti banyak yg menjegal karena mafia migas bakal bangkrut klo air bisa jadi bahan bakar…bukan di indonesia az mungkin ampe seluruh dunia bakal bangkrut,terutama para produsen bbm yaitu negara” arab..hehehe…!!! Sudah waktunye INDONESIA JADI MERCUSUAR DUNIA..!!! lanjutken…!!!

    …NKRI HARGA MATI….

    • Kalo air menjadi bahan bakar dunia akan semakin ribut karena akan terjadi perang memperebutkan air. Di mana air bersih saat ini sudah semakin langka.

      • Air ga bakal kurang bung joe..!! Sebab bumi ini disebut planet air karena dimane air nye 70% lebih besar dari daratan..malah para peneliti menemukan cadangan air bersih di antartika cukup untuk ribuan tahun..cuman yg kasihan negara” timur tengah,afrika yg sangat kurang airnye…yg jelas ane bangga klo emang leluhur bangsa ini punya teknologi canggih melebihi jamanye…salam bung..!!!

      • Arab sudah menggunakan riverse osmosis untuk menyaring air laut menjadi air minum. RO merupakan teknologi penyaringan air paling canggih sampai saat ini, biasa digunakan di kapal2 besar, kapal perang dan kapal selam.

        Kelebihan: bisa menyaring lumpur & air got kotor untuk langsung diminum dengan sehat & aman, jauh melebihi pure***

        Kekurangannya adalah biaya pemeliharaannya yang mahal, karena menggunakan filter nano disamping filter2 penyaring molekul yang lebih besar.

    • sudah banyak riset soal BBM air ini, hampir seluruh riset mengarah pemisahan unsur air
      H2O = H2 ( hidrogen ) + O ( oksigen )

      Air dipanaskan + soda api dipasang electroda ioniser maka gas H2 dan O sudah terpisah …….gas H2 bisa langsung dibakar, dan bahkan relatif sangat muda terbakar,………. sedangkan buangan oksigen sangat baik buat alam ………………….

      metode ini sudah banyak dilakukan oleh banyak pihak, tetapi biaya produksi gas H2
      masih jauh dari nilai ekonomis …..

  24. Kata orang bumi kita sekarang ini sedang sekarat. Banyak hewan dan tumbuhan bahkan yang belum kita kenal telah punah. Bumi semakin panas karena aktivitas manusia yang setiap harinya mengubah bahan bakar fosil menjadi gas co2 dengan alasan kebutuhan aktivitas dan maaf “uang”. Andaikan minyak dan batubara tidak secara besar besaran digunakan untuk generasi sekarang ini saja. Andaikan minyak dan batubara hanya digunakan sebagai bahan bakar riset untuk menemukan energi yang jauh lebih ramah lingkungan. Kita hidup di mana udara telah menjadi racun dan kita tidak menyadarinya. Suatu saat mungkin di masa depan anak cucu kita pasti berpikir betapa malangnya kita menghirup udara setiap hari yang mengandung bahan bahan yang membahayakan kesehatan, sedangkan kita tahu akan itu. Saatnya mulai sekarang kita beralih ke energi terbarukan dari matahari, angin, air, panas bumi, dan biomassa. Memang kemajuan sebuah bangsa menuntut penggunaan energi yang sangat besar. Namun, sadarkah kita berapa umur bumi ini jika aktivitas seperti ini berlangsung terus menerus. Oleh sebab itu, Tuhan membatasi jumlah minyak bumi, batubara, dan uranium di bumi ini. Mohon maaf apabila ada salah salah kata.

    • cara yang paling murah & paling mudah adalah memperbanyak paru2 kota, daerah dan negara dengan cara merevitalisasi lahan2 kosong menjadi hutan2 produktif sekaligus bisa digunakan sebagai taman & hutan lindung.

  25. Sebuah kuote tentang lingkungan, yang saya lupa sumber namanya:
    Ketika pohon terakhir telah ditebang, ketika ikan terakhir telah ditangkap, dan ketika sungai terakhir telah tercemar, kita akan menyadari bahwa uang tidak bisa dimakan.

    • Hehehe…ingat Bung Joe, bahwa uang fungsinya hanyalah sebagai alat tukar saja..ditukar dgn apa ? Ditukar dgn keinginan manusia yg tak terbatas itu..dan uang berlaku hanya sebatas kesepakatan suatu masyarakat pemakainya saja..bila masyarakatnya bubar maka bubarlah jg uangnya sampai timbul kesepakatan baru pada masyarakat yg jg baru. Maaf cuma pendapat pribadi gak usah ditanggapi

  26. harusnya anggota dpr yg memikirkan masalah ini dan jalan keluarnya gimana…

  27. seharusnya anggota dpr yg memikirkan masalah ini dan cari jalan keluarnya…

  28. anggota dpr yg katanya mewakili rakyat tahu masalah ini apa gak ya…

  29. Mpr dpr…manyunnn..mikirin gimana cara nya modal kembali….maap ya om…

  30. Kemarin saya baca artikel, di amerika sudah ada teknologi air laut disuling jadi energi/bahan bakar, tapi eksperimennya masih belum 100% sempurna, saya yakin di tahun 2033 nanti teknologi ini sudah selesai dan bisa digunakan dengan sempurna.

    • AS Ubah Air Laut Menjadi Bahan Bakar Jet Tempur
      Posted by Efran Syah ? Wednesday, October 10, 2012

      Ilmuwan dan peneliti Laboratorium Penelitian Angkatan Laut Amerika Serikat (NRL) mengatakan mereka sudah dekat dengan terobosan baru yaitu untuk mengubah air laut menjadi bahan bakar jet tempur.

      Laboratorium Penelitian Angkatan Laut AS berupaya untuk mengekstrak karbon dioksida dan menghasilkan gas hidrogen dari air laut. Kuncinya adalah kemudian mengubah karbondioksida dan hidrogen menjadi hidrokarbon yang kemudian dapat digunakan untuk mengembangkan stok bahan bakar JP-5.

      JP-5 adalah bahan bakar jet tempur Angkatan Laut dan akan menghasilkan banyak bahan bakar untuk kapal induk untuk menjaga stok bahan bakar onboard mereka. Bisa memproduksi sendiri bahan bakar dari air laut yang melimpah akan “menyelamatkan” Angkatan Laut AS, karena mengirimkan pasokan bahan bakar dari markas sangat penuh dengan resiko dan biaya yang tidak sedikit apalagi dalam kondisi perang.

      “Keberhasilan potensial dari upaya ini adalah kemampuan untuk menghasilkan sendiri stok bahan bakar JP-5, yang dengan itu otomatis mengurangi pengiriman logistik untuk bahan bakar dan meningkatkan keamanan dan independensi energi bagi Angkatan Laut,” kata Heather Willauer, seorang ahli kimia di NRL.

      Seorang petinggi Angkatan Laut AS memperkirakan proses yang digunakan untuk mengubah air laut menjadi bahan bakar akan membutuhkan biaya antara $ 3 dan $ 6 per galon.

      Terobosan ini juga muncul sebagai jawaban atas Partai Republik di Kongres AS yang menentang upaya Angkatan Laut AS untuk mengembangkan bahan bakar alternatif. Partai Republik mengklaim Angkatan Laut AS tidak mampu untuk mencoba membuat bahan bakar dari air laut atau minyak goreng ketika anggaran pertahanan semakin menipis.

  31. rada bingung mengartikan tabel di atas karena ada ‘energi listrik’ juga…

    energi listrik kan dibangkitkan oleh BBM/solar, batubara dan gas, misal apakah penggunaan BBM/fuel yang ditampilkan termasuk atau di luar kebutuhan pembangkit listrik ?

    selain itu energi listrik dibangkitkan oleh tenaga air/turbin dan uap panas bumi (potensi malah RI terbesar di dunia), tetapi kedua jenis energi ini tidak ditampilkan

  32. Indonesiakan banyak terdapat gunung berapi !! Kita garap potensi tersebut dengan memanfaatkan teknologi geotermal / panas bumi …
    Nah … Yang susah itu mengkonversikan ke moda transfortasi umum … Mobil listrik aja susah di implementasikan menjadi transfortasi umum karena birokrasi, regulasi serta banyak kepentingan lainnya …
    Ayo MOVE ON … Bangkit berkreasi terus …

  33. Bila saja indonesia bisa mengatur dan memanfaatkan kekayaan alamnya sebaik mungkin, maka indonesia tidak perlu banyak mengimpor minyak. Indonesia mempunyai daya tawar yg besar di dunia karena melimpahnya sumber daya alam. Karena terlalu dieksploitasi banyak maka kekayaan alam tsb cepat habis. UU minerba harus diterapkan dgn sgt ketat. Tambang2 yg penting di dunia spt alumunium, besi, timah, dan nikel hrs dikontrol dan hrs bisa memberikan nilai tambah lebih. Banyak industri di dunia yg mencari bahan tambang tsb, seharusnya kita bisa menarik industri mereka utk relokasi dan beroperasi di indonesia.

    Alternatif energi selain energi fosil di indonesia byk sekali peluang yg belum digarap. Pemerintah hrs segera lbh intens lagi memperhatikan keamanan energi di indonesia karena semakin maju suatu negara semakin bertambah kebutuhannya akan energi. Apalagi utk menunjang industrilisasi dan kenaikan jumlah penduduk serta ekonomi indonesia dibutuhkan energi yg sgt banyak. Contoh energi alternatif yg sgt banyak di indonesia adalah panas bumi, arus laut, dan solar. Energi lain yg msh bisa dikembangkan adalah PLTA, dan PLTN.

    kita tdk perlu takut utk mengembangkan PLTN, dimanapun suatu pekerjaan selalu ada resikonya. Banyak negara di dunia yg sudah mengembangkannya krn energi yg dihasilkan jauh lbh besar.

  34. Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai Energi Alternatif, menurut saya tenaga alternatif merupakan trobosan yang
    menarik juga banyak hal yang bisa dipelajari di dalam pembuatan tenaga alternatif.
    Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai tenaga alternatif
    yang bisa anda kunjungi di Tenaga Surya

 Leave a Reply