Nov 062016
 

20161105_121628-copy

20161105_121635-copy

20161105_121716-copy

20161105_121721

20161105_121727

20161105_121748

Untuk urusan teknologi peralatan militer, harus diakui India telah berkembang pesat. Mereka mampu dengan cepat melakukan kolaborasi teknologi, menyerap dan mengembangkannya.

Pada Indo Defence 2016 ini, India terlihat tampil lebih percaya diri dibandingkan event-event sebelumnya. Brahmos India menampilkan rudal andalan mereka Brahmos yang bisa diinstal, baik di pesawat tempur, kapal perang, maupun mobil militer. Rudal ini memiliki jangkauan 290 km denga kecepatan Mach 2,8.

Rudal ini dapat menyergap sasaran dengan ketinggian 10 meter hingga 14 km. Berat rudal 2,5 ton dengan membawa amunisi 300 kg. Panjang rudal Brahmos 8,1 meter dengan diameter 67 cm.

India telah berhasil mengembangkan Brahmos Block 3, salah satu sistem senjata paling mematikan yang ada saat ini di dunia. Rudal jelajah ini mampu terbang dengan kecepatan supersonik, sehingga sulit bagi radar musuh untuk melacaknya, serta menjadi kebal terhadap anti-rudal dan sistem pertahanan udara modern.

Brahmos Blok-III adalah proyek bersama Rusia-India, yang didasarkan pada rudal P-800 Oniks, yang diekspor dengan nama ‘Yakhont’.

Menurut sejumlah pakar, rudal Brahmos Blok-III lebih unggul dari rudal DF-21 China, dalam segala hal. Kedua rudal ini dirancang sebagai penghancur kapal, dan rudal DF-21 Cina sering disebut “penghancur kapal induk”.

Bagikan:

  32 Responses to “Brahmos, Rudal Pembunuh Raksasa Perang”

  1.  

    Pesen 100 unit

  2.  

    yg penting yakhont udah punya kita.. beda nama aja

  3.  

    Apa ada yg sdah bilang borong..?

  4.  

    Beli sekalian buat tot. Untuk rocket r han lumayan tuh….

  5.  

    mestilah berguru ma indihe dan om rusky..
    ikokkkkkokikkkkk…

  6.  

    Bagi ilmunya untuk Indonesia dong tuan Kapor…

  7.  

    Sifat negara indonesia dg sifat penduduk indonesia tidak sama

    Sifat penduduk indonesia suka borong brand terkenal dunia.
    Suka royal kl keluar negri
    Tp yg heran anak anak mereka rata rata
    tidak suka kuliah di kampus2 ternama dunia
    Rakyat indonesia kecanduan sogok menyogok dan menghalalkan segala cara dan suka mencela negara yg lebih maju dari negaranya

    Kl negara indonesia suka belanja produk militer bekas
    Semakin lama arahnya utk produk militer
    belanjanya mengarah pd brand brand kelas 2 bahkan kelas 4 dunia.
    Belanja militer negara indonesia suka ngeteng dan ngebon lg.
    Negara indonesia ingin terliat jujur tulus bijaksana jg jaguh di mata negara negara lain.

    Bicara rudal
    Bramos adlh produk bagus dr india
    R han bagus untuk pesta mlm tahun baru

    Itu analysa saya

  8.  

    Biasalah otak porno dan korup.tdk mau belajar sperti india.maunya asal beli aja tanpa memikir untuk membuatnya.

  9.  

    Utk dijadikan rudal hanud bisa ga ya? Jika bisa itu artinya brahmos mampu kalahkan s400 maupun s500 milik russia dong harusnya, dgn kecepatan supersonik mungkin bs jadi rudal pertahanan udara tercepat dan tercanggih di dunia…

  10.  

    Macam betul aja ne para pembuat rudal. omong kosong kapan perangnya yg ada habiskan uang rakyat buat mercon nanti kadaluarsa meledak sendiri baru nyaho….

  11.  

    borong yakont aja kwkwkwkwkw

  12.  

    widih cotton bud raksaksa

  13.  

    TNI wajib beli minimal 100 rudal sekalin njaluk OTE OTEnya

  14.  

    Platform nya apa ..kalau TNI mau Beli …
    Mau dipasang di pesawat Sukhoi..atau di install di truck …?
    Kalau mau di install di frigate destroyers korvet…terus terang …kits Tidak Ada platform kapal nya …
    Kapal perang kita kurang besar ..
    Sistem operational nya juga pakai standard NATO …
    Kalau mau di install missile Yakhont…atau yang lain ..
    Perlu extra mikir …supaya compatible …
    Seperti di install di Hanya 1 frigate van Speijk …KRI OWA …

  15.  

    Beli satu…beli blue print nya…ambil ilmunya….kembangkan sendiri yang lebih dasyat….

  16.  

    Test

  17.  

    lihat bentuk ni rudal jadi inget sesuatu….yang sesuatu banget

  18.  

    DF 21 sama Brahmos blok 3 beda. yg satu rudal Icbm jarak 1500km yg satu rudal jelajah jarak 300 km.

  19.  

    Brahmos = Brahmana moskow kolaborasi Rusia dengan india, lebih tepatnya yakhont versi india, Dalam hal rudal India lebih maju dari Indonesia, padahal secara individual mereka tidak lbih pintar kita,kenapa bisa begitu???..Bukan hal susah buat kita untuk bisa seperti mereka. Beli rudal asli yang banyak + TOT dan kita akan bisa seperti itu, terutama buat pemerintah saat ini.

  20.  

    ‘MAKE IN INDIA’

    ini udah bener gak grammar-nya?

    maap, ane nubie om

  21.  

    Program Make in India di mulai
    25 September 2014.
    Untuk Rudal Brahmos adalah hasil kerjasama antara India dan Rusia pada era akhir tahun 1990an.
    Rudal Brahmos di ambil dari nama Brahmaputra di India dan Sungai Moskow.
    Proyek utama dari Pabrik ini adalah rudal jelajah hipersonik BrahMos PJ-10 yang dikembangkan bersama oleh Rusia NPO Mashinostroyenia JSC dan Pertahanan Organisasi Pengembangan Riset India (DRDO).

    Sumber : Program Make in India dapat di lihat di “Wikipedia” dan contoh program Make in India diantaranya adalah, rencana untuk membuat pesawat tempur yang pabriknya harus dibuat / di bangun di India dan tentu saja dengan siatem ToT.
    Saat ini India sedang mengevaluasi dua proposal Amerika dari Boeing dan Lockheed Martin untuk membuat pesawat jet tempur di India setelah Amerika memberikan jaminan tertulis untuk melakukan transfer teknologi.
    Selain Amerika ada negara Rusia, Prancis dan lainnya yang juga sedang mengajukan proposal resmi kepada India.

    Sumber Rudal Brahmos : http://googleweblight.com/?lite_url=http://tribunindo.com/kisah-kerjasama-rudal-brahmos-dan-t-50-pak-fa-rusia-dan-india/&ei=MkUvjYkS&lc=id-ID&s=1&m=57&host=www.google.co.id&ts=1478607307&sig=AF9NedlHKidRMmvJrplHRM1IVL0bMSzfig

 Leave a Reply