Okt 032019
 

Kapal induk Sao Paolo dan pesawat tempur A-4 Skyhawk (foto : Brazil Bavy)

Kementerian Pertahanan Brasil mengumumkan pada hari Senin pembukaan proses penawaran untuk menjual kapal induk Sao Paulo dengan penawaran minimum sekitar US$ 1,275 juta, lansir AirWay1.

Kapal perang terbesar yang melayani Angkatan Laut Brasil, kapal induk Sao Paulo diakuisisi oleh Brasil pada tahun 2000, dibeli dari Prancis seharga US$ 12 juta selama pemerintahan Presiden Fernando Henrique Cardoso. Kapal itu adalah pengganti kapal induk Minas Gerais, yang kala itu dibeli dari Inggris dan yang beroperasi di Brasil antara tahun 1960 dan 2001, dan kemudian dijual sebagai besi tua.

Saat masih aktif, Sao Paulo adalah kapal induk tertua di dunia. Kapal diluncurkan pada tahun 1960 dan melayani Angkatan Laut Perancis dengan nama FS Foch dari tahun 1963 sampai 2000. Di bawah identitas Prancis, kapal berbobot 32.800 ton, dan panjang 265 meter bertugas di medan tempur di Afrika, Timur Tengah dan Eropa.

Namun, bersama Angkatan Laut Brasil, kapal itu memiliki karier yang pendek dan agak bermasalah, ditandai dengan sejumlah masalah mekanis dan kecelakaan. Karena kecelakaan ini, kapal menghabiskan lebih banyak waktu bersandar dipelabuhan daripada berlayar. Pada bulan Februari 2017, setelah menyerah untuk memodernisasi kapal induk, komando angkatan laut memutuskan untuk menonaktifkan Sao Paulo secara permanen.

Menurut data dari angkatan laut Brasil, Sao Paulo menghabiskan total 206 hari di laut, berlayar 54.024,6 mil (85.334 km), dan melakukan 566 peluncuran pesawat dengan ketapel. Pesawat utama yang dioperasikan di kapal itu adalah jet tempur maritim AF-1, sebutan Brasil untuk McDonnell Douglas A-4 Skyhawk, yang sekarang dioperasikan dari pangkalan darat.

Institut Sao Paulo / Foch, yang dibentuk oleh sekelompok penggemar Brasil dan Perancis dan mantan personel militer, adalah salah satu yang yang paling tertarik untuk memperoleh kapal induk Sao Paulo. Tujuan organisasi adalah untuk mengubah kapal induk menjadi museum terapung.

Dalam kontak dengan Airway, Emerson Miura, perwakilan institut, mengkonfirmasi bahwa grup akan memulai pertemuan untuk membahas pelelangan, tetapi masih terlalu dini untuk mengeluarkan definisi. “Proses divestasi kapal induk akan selesai pada akhir tahun ini. Masih banyak waktu untuk bekerja dengan tenang. ”

Menghormati nama kapal induk Sao Paulo (kota terpadat dan terkaya di Brasil), rencana organisasi adalah untuk mentransfer kapal ke pelabuhan Santos. Lelang akan diadakan pada tanggal 27 September.

Bagikan:
 Posted by on Oktober 3, 2019

  14 Responses to “Brasil Akan Lelang Kapal Induknya”

  1.  

    wah …..mesti panggil orang madura nih.
    siapa tahu mereka mau.lumyang di kiloin.

  2.  

    Jual aja ke Rusia, sapa tau lagi butuh cepat buat gantiin Kapal Uap Admiral Kuznetsov. Hhhhhhhhhhhhh hhhhhhhhhhhhh hhhhhhhhhhhhh hhhhhhhhhhhhh hhhhhhhhhhhhh

  3.  

    Tp statmen terahir rusia ga butuh kapal induk mbah, yg dibutuhkan hanya ingin menenggelamkanya xiii xiii

  4.  

    BNYAK K I YG BERGUGURAN ….. ADA YG DI LELANG ADA YG DI HIBAH………..ADA YG DI TENGGELAMKAN OLEH BU SUSI HUEHUEHUEHUE

  5.  

    Oi AGATO Tau kaga sih cerita si BENJAMIN ASU, ke Russia? Itu bahasa diplomat untuk meminta izin sama Russia buat menyerang suriah.. Itu israel bisa nyerang hanud suriah karena seizin rusia. PATRIOT Ada bahasa diplomatnya? Haha, itu puluru kok bunuh warganya sendiri????

  6.  

    S-300 Mandul? Kok israel latihan sama S-300 nya Yunani…. MAMARIKA ASELOLE

  7.  

    Tdk perlu meremehkan rudal hanud S300 karena rudal hanud S300 milik tentara suriah pd thn 2018 berhasil menembak jatuh pesawat F16 milik tentara Israel.

  8.  

    Anggap saja wilayah udara suriah adlh tempat terbaik bagi pilot pesawat jet tempur utk melakukan uji nyali mengingat ada berbagai macam pesawat buatan barat ataupun rusia pernah jatuh disuriah.