Nov 012017
 

Rudal pertahanan udara RBS-70 (SAAB)

Perusahaan pertahanan dan keamanan Saab telah menerima permintaan dari Angkatan Darat Brasil untuk pengiriman sistem RBS 70 VSHORAD (Very Short Range Air Defense). Pengiriman akan berlangsung selama 2018-2019, dirilis SAAB, 30/10/2017.

Sistem RBS 70 telah dioperasikan Angkatan Darat Brasil dan sistem ini memainkan peran penting dalam perlindungan Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil.

Kontrak yang ditandatangani antara Saab dan Angkatan Darat Brasil mencakup peluncur portabel, simulator pelatihan, sistem kamuflase dan peralatan terkait untuk operator dan pengelola.

Sistem Pertahanan Udara jarak pendek RBS 70 (SAAB)

“Brasil memiliki program ambisius untuk memperkuat kemampuan pertahanan udara mereka dan ini adalah pesanan ketiga kami dari pelanggan dalam beberapa tahun terakhir. Kami bangga telah terpilih sebagai pemasok dalam transformasi tersebut, karena mengetahui bahwa sistem kami memegang peranan penting dalam melindungi wilayah udara mereka dan mempertahankan infrastruktur penting, “kata Marianna Silva, Country Manager Saab Brazil.

“Pasar keseluruhan untuk sistem pertahanan udara jarak pendek tumbuh dan kami melihat peningkatan permintaan dari Brasil dan pelanggan lainnya di seluruh dunia. Tidak hanya untuk sistem portable kami, tapi juga solusi Mobile SHORAD baru yang kami diperkenalkan di DSEI di London tahun ini, “kata Görgen Johansson, wakil presiden senior dan kepala bidang dinamika bisnis Saab.

Portofolio Saab untuk sistem rudal pertahanan udara berbasis jarak pendek terdiri dari : RBS 70 dan RBS 70 NG yang disempurnakan lebih lanjut. Sistem RBS 70 memiliki track record yang mengesankan di pasaran. 19 negara telah membeli lebih dari 1.600 sistem RBS 70, termasuk lebih dari 18.000 rudal.

  20 Responses to “Brasil Beli Sistem Pertahanan Udara RBS 70”

  1. Perta-makkk

  2. akhirnya RBS jadi senjata pamungkas untuk antidot pespur Gen.4

  3. Laku keras jg andalan Scandinavia ini!

  4. Swedia nggak pake lg RBS-70 ataupun NG, gantinya IRIS-T Bung

  5. Utk apa lg itu orang nyadap karet, dodos sawit, karna karet & sawitnya sudah boyong rusia, paling tinggi pun harganya naik utk karet sekitar Rp1000, paling rendah Rp550.
    Kalau sawit paling tinggi naiknya sekitar Rp600, paling rendah Rp250, ini lah yg akan dibayar rusia utk pemerintah langsung

    Yaa mungkin juga itu orang sprti HS pindah promosi

    Hahhahaaaaa

  6. Ngomong2 gimana nih kabarnya A Darter missilenya Brazil ??

 Leave a Reply