Brasil Kirim Super Tucano

82
84

image

image

image

image

image

image

image

image

Redacción – Super Tucano Indonesia di landasan Los rodeo, Brasil. Empat turboprop A-29B Super Tucano terbang menuju Indonesia 11 September. Sebagian gambar kurang terang karena diambil dari balik kaca bandara. (aereo.jor.br & elblogoferoz.com)

82 KOMENTAR

  1. Akankah Indonesia Produksi Super Tucano?

    hankam-1 Pemerintah seyogianya mendukung upaya alih teknologi pembuatan pesawat Super Tucano, walau dengan syarat harus membeli 32 pesawat. Dengan kemampuan memproduksi sendiri Super Tucano akan menberi nilai tambah yang sangat besar di masa mendatang.

    Pada awal September 2012, prajurit TNI AU mendapat kado istimewa. Siang itu, empat pesawat tempur taktis Super Tucano mendarat dengan mulus di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Ya, empat pesawat buatan Brasil itu memperkuat jajaran TNI AU, yakni Skuadron Udara 21 Lanud Abdulrahman Saleh, Malang.

    Kedatangan empat pesawat dengan nomor ekor TT-3101, TT-3102, TT 3103 dan TT 3104 itu diterbangkan langsung dari pabrik pesawat terbang Empresa Braziliera de Aeronautica (Embraer), di San Jose dos Campos, Brasil, pada 20 Agustus 2012. Embraer adalah produsen pesawat komersial terbesar ketiga di dunia, di belakang Boeing dan Airbus.

    Tim penerbang dipimpin Kapten Pilot Carlos Alberto beserta tujuh pilot lainnya. Sebenarnya, pesawat hanya membutuhkan penerbangan selama 54 jam 35 menit untuk sampai ke Indonesia. Namun, karena harus singgah di beberapa negara, dibutuhkan waktu hingga 14 hari.

    Sebelum tiba di Jakarta, pesawat itu melintasi sejumlah negara. Dimulai dari Brasil, Cape Verde, Spanyol, Maroko, Italia, Yunani, Mesir, Qatar, Oman, India, Thailand, dan masuk Indonesia dengan mendarat di Medan, 31 Agustus. Setelah menginap semalam, pada 1 September, terbang dan mendarat di Jakarta dan selanjutnya terbang menuju Lanud Abdulrahman Saleh, pada 2 September 2012.

    Persenjatan Super Tucano berupa roket dan bom akan diproduksi di Indonesia. Pesawat itu akan mengandalkan persenjataan dari dalam negeri. Hanya misil andalan pesawat itu, yakni MAA-1 Piranha, didatangkan dari luar karena industri pertahanan dalam negeri belum mampu membuatnya.

  2. Akhirnya bacth ke-2 segera datang tapi agak kecewa krn perusahaan pesawat sekelas Embraer kok kayak nya meremehkan kita sampai bacth ke-2 super tucano molor beberapa bulan dng berbagai alasannya…semoga kedepan Kemenhan agar lebih ketat lgi dlm membuat kontrak agar produsen tidak seenaknya sendiri

  3. Assalamualaikum wr.wb
    imho
    tank di tembak sama pesawat ini bisa bolong-bolong wueheehhe 😆
    setelah itu puter balik di jatuhi apem terbang udah gosong tu tank wuehehe 😆

    pesawat ini lebih bagus untuk patroli di bandingkan helikopter tempur seperti apache atau MI
    bikin gemeter para penebang liar atau para ilegal fishing wuehehe 😆 saya jamin asalkan pesawatnya boleh nembak 😆

    kalau salah ya maaf 😀

  4. semoga kiprahnya sehebat “sang kakak” ..OV-10 F Bronco. sang “kampret” legendaris perang Timor Timur … bersyukur, karena skadron ini tidak lebih lama lagi “grounded” karena sang veteran sdh phase out. ini pesawat hebat, bahkan AS pun memakainya.

  5. mustinya bung Diego bikin artikel tentang pesawat coin, fighter, multirole dll biar warjager yg jarang ngikutin perkembangan jadi bs bedain P51 mustang sama tucano. spek teknis armament nya gimana ya ? soalnya pylon cuma 2, trus missile compatible sama mana ? KAB-500, AGM 65 Maverick, atau brasil kah ? tentengan lebih banyak mengarah ke A10 ,SU 25 atau memang peruntukannya untuk Gun pod saja ? tp kl persenjataannya simple, kokpitnya serem bener elektroniknya.