Nov 252016
 
Pasukan Khusus Brunei

Pasukan Khusus Brunei

Jakarta – Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Laksdya TNI Widodo MSc, (24/11/2016) memimpin Delegasi RI dalam pertemuan bilateral di bidang pertahanan dengan Delegasi Brunei Darussalam pada The 2nd Joint Defence Cooperation Committee (JDCC) RI – Brunei Darussalam di Kantor Kemhan, Jakarta.

Delagasi Brunei Darussalam dipimpin Setia Usaha Tetap Menhan Brunei Captain Navy (Ret) Abdul Rahman bin Begawan Mudim Dato Paduka Haji Bakar.

Pada sambutan pembukaannya, Sekjen Kemhan Laksdya TNI Widodo MSc menjelaskan JDCC merupakan salah satu implementasi dari MoU pertahanan antara Indonesia dengan Brunei Darussalam yang telah ditandatangani pada tahun 2013.

JDCC kedua ini merupakan kelanjutan dari JDCC pertama pada tahun 2014 lalu yang telah membahas berbagai peluang dan potensi kerjasama antara kedua Kementerian Pertahanan maupun angkatan bersenjata kedua negara.

Pada pertemuan bilateral kali ini dibahas mengenai pandangan delegasi Indonesia mengenai keamanan maritim dengan pendekatan strategi kebijakan, industri pertahanan dan perkembangans erta evaluasi mengenai kerjasama militer kedua negara. Sedangkan dari delegasi Brunei Darussalam akan memaparkan pandangannya mengenai Laut China Selatan.

Pertemuan bilateral bidang pertahanan, The 2nd Joint Defence Cooperation Committee (JDCC) RI – Brunei Darussalam

Pertemuan bilateral bidang pertahanan, The 2nd Joint Defence Cooperation Committee (JDCC) RI – Brunei Darussalam

Pimpinan Delegasi Brunei Darussalam Setia Usaha Tetap Menhan Brunei Captain Navy (Ret) Abdul Rahman bin Begawan Mudim Dato Paduka Haji Bakar mengatakan hubungan kerjasama pertahanan kedua negara selama ini sudah sangat kuat walaupun terbilang masih sangat muda.

Pimpinan delegasi Brunei juga berterimakasih atas dukungan Indonesia selama kepemimpinan Brunei Darussalam di ADMM dan ADMM Plus pada kepemimpinan sebelumnya. Dari JDCC ini diharapkan dapat lebih memperluas area kerjasama di bidang pertahanan dan militer.

Saat melakukan pertemuan bilateral JDCC ini Sekjen Kemhan didampingi oleh Dirjen Strahan Kemhan Mayjen TNI Yoedhi Swastanto MBA dan jajaran Eselon II Ditjen Strahan Kemhan dan Ditjen Pothan Kemhan, perwakilan Mabes TNI dan Kementerian Luar Negeri.

Kemhan.go.id

Bagikan:

  27 Responses to “Brunei : Hubungan Pertahanan dengan RI Sangat Kuat”

  1.  

    test..

  2.  

    Minyak brunei dijual ke negara kita ??

  3.  

    brunei tetangga sahabat dan saudara yg baik

  4.  

    Ni..contoh hubungan yang langgeng dan harmonis. Saling pengertian,menghargai.
    Klo jiran atu nya.., bewww.., sok jaguh, suka geser2, nyaplok.

  5.  
  6.  

    Didikan kopassuss..

  7.  

    Justru mereka tanya: Mau tambah titipan tak? Biar kami siapkan dulu sarangnya.

    •  

      Ane baru tau kalo Brunei punya usaha titipan kilat ….. xixi…

      •  

        huhahahaaa,…. bung knapa pesimis dg Berunai sih…
        memang dari dulu sejarah kerajaan berunai dg sumatera melayu dan jawakan sudah terjadi berabad lalu,… konon sejarah tuah melayu di berunai itu darah melayu sumatera sampai kedarah pemimpin sultan (Baca Kitab Sejarah Melayu Berunai) memiliki ikatan persaudaraan kuat sampai kini dg sumatera… orang indonesia yang bekerja dan berbisnis di berunai banyak dan diperlakukan sangat baik juga disana. soal politik ane kurang faham lah heeheheeee

  8.  

    Kita akan lihat sedalam dan sekuat apa hubungan RI – Brunei bila suatu saat ada ancaman di Brunei.

  9.  

    nanti saja kalau kondisi politik di Indonesia sudah stabil jgn skrg ntar kalo “kawasan” protes dan kita digoyang bisa pecah perang di ASEAN…

  10.  

    Perpanjangan Kontrak Pangkalan RI di Brunei…

  11.  

    Sahabat terbaek sekawasan….

  12.  

    pakai kamuflase loreng diwajah biar tidak ketahuan ada orang indonesianya y?
    hehehehe

  13.  

    Brunai Darussalam sahabat Indonesia begitu juga Thailand dan Vietnam.

  14.  

    Ingat, kita ini secara militer tidak punya sekutu, paling banter teman namun carilah teman yang mau berjuang bersama apabila perang terjadi.

  15.  

    Brunei Tetangga yang sopan Dan baik…
    Bermanfaat Dan menguntungkan …
    Maklum …kecil Dan passive

  16.  

    ini Negara saya, Mana Negara mu Tong ? sumber air sudekat kah ? hahahahah……

 Leave a Reply