Apr 032015
 

image

Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Marsdya TNI Dede Rusamsi, S.E., M.M mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko menerima kunjungan kehormatan Brigjen Pengiran Dato Paduka Aminan Bin Pengiran Haji Mahmud Pemerintah Tentara Darat Diraja Brunei (PTDDB)/Kasad Brunei, di Mabes TNI Cilangkap, Kamis (2/4/2015).

Dalam kesempatan tersebut, Kasum TNI menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungannya dan sekaligus mengucapkan selamat atas pengangkatan Brigjen Pengiran Dato Paduka Aminan Bin Pengiran Haji Mahmud sebagai Kasad Brunei sejak bulan Desember 2014.

Kasum TNI juga menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan Tentara Darat Diraja Brunei (TDDB) dalam mengikuti lomba tembak pada ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) dan Brunei International Skill Arms Meet (BISAM) ke-11 pada bulan Februari 2015 di Brunei yang berhasil meraih juara 2 dan 3 dari 18 kontingen.

image

Ucapan senada juga disampaikan oleh Brigjen Pengiran Dato Paduka Aminan Bin Pengiran Haji Mahmud, yang mengharapkan TNI tetap mendukung pengiriman pelatih tembak dan tenaga psikolog kepada Tentara Darat Diraja Brunei (TDDB).

Disela-sela pertemuan tersebut Kasum TNI juga mempersilahkan Angkatan Bersenjata Diraja Brunei (ABDB) untuk mengirimkan para perwira ABDB mengikuti pendidikan di Sesko TNI atau Sesko Angkatan dan pemanfaatan Indonesia Peace and Security Center (IPSC) atau Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) di Sentul-Bogor serta memanfaatkan fasilitas Alutsista buatan Indonesia baik Produk dari PT. Pindad, PT. PAL maupun PT. DI.

image

Kerja sama di bidang pertahanan antara Pemerintah Indonesia dengan Brunei (MoU) telah ditandatangani pada tanggal 10 April 2003, selain itu juga kedua belah pihak telah memiliki pertemuan dua tahunan bilateral Forum Brunesia High Level Committee (HLC) antara TNI dengan Angkatan Bersenjata Diraja Brunei (ABDB), dimana ABDB pada bulan Juni 2015 akan bertindak menjadi tuan rumah pada kegiatan Forum tersebut.

Turut hadir mendampingi Kasum TNI antara lain, Asops Panglima TNI Mayjen Indra Hidayat, Waasintel Panglima TNI Brigjen TNI Joni Supriyanto dan Ses Puskersin Kol Czi Gamal H.P.,S.IP.,M.Hum. (Puspen TNI).

Authentikasi :
Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bernardus Robert

  38 Responses to “Brunei Terima Kasih atas Pelatih Tembak TNI”

  1. Kilo kita gmn kabarny d brunei pak?

  2. ssadxasxasxaxas

  3. elmu yang berguna ,,

  4. Brunei berguru ke tni latihan tembak

  5. -dihapus-
    ### Peringatan Terakhir !!. Sekali lagi berbahasa kasar…banned ###

    *admin

  6. Malon makin gigit jari deh.

  7. Terima kasih kembali awangku

  8. alhamdulillah…

  9. Eah,,salut bwt tni ku…brunei mmg. Ng sombong,,,gue nitip kiloku kat sana,,nanti klu dan tiba wktuknya gue gna.in..biar ttnga pd mlongo,,,wah yg ghoib,,mmmg btul btul ad,,,biar ps mlongo mreka ttnga yg sok uail..and sombong

  10. Poros jab niih

  11. Makin mantap nih hubungan Indonesia Brunei

  12. Itu cuma ucapan terima kasih aja….atau dapat hadiah juga gak ya??oleh2 kya kaprang usman harun dkk….

  13. sama-sama dik kakak ikhlas membantu. tolong barang-barang kakak disimpen dulu ya, kalo ada yang tanya bilang aj barangnya adik heeee…..

  14. tentara brunei di latih tni..sejak kapan?
    he..he..
    kl warjager lama denger berita ini udah ga kaget..udah dapat bocoran dari bung yayan..
    dulu artikel “poros JAB “udah di bully di forum sebelah..hoaks katanya..

    faktanya ?

    jadi kangen sama bung yayan plus artikel2 segernya hadir lg di mari..

  15. Kalau komentar yg bener bung, lebih baik kembali ke blog asal

  16. Kesalahan Organisasi TNI

    TNI

    Doktrin Kuno Trimatra: Komando tersebar di Trimatra, tidak pada komando gabungan TNI.

    Tidak memiliki Komando Pertahanan Nasional Gabungan: Kohanudnas TNI AU berdiri sendiri, TNI AL dibawah Bakamla, perbatasan darat tidak diawasi secara komprehensif.

    baru-baru ini TNI akan Buat Komando Gabungan hanya sebatas khusus Antiteror dari 3 Matra

    TNI AD

    Tidak efisien, logistik tempur tidak tertata. Jenis ranpur yang diandalkan terlalu banyak.

    Fokus organisasi tempur pada tingkat Batalion, seharusnya setidaknya pada tingkat Divisi.

    Konsepsi Kostrad perlu diperjelas: Divisi Parasut atau Divisi Mekanis.

    TNI AU

    Tidak efisien, logistik tempur tidak tertata. Jenis pesawat yang diandalkan terlalu banyak.

    Organisasi tempur tidak diarahkan mengawal udara nusantara.

    Pola akuisisi alutsista tidak mengarah pada kepemilikan keunggulan tempur udara.

    Konsepsi Paskhas perlu diperjelas: Divisi Parasut atau Divisi Pertahanan Lanud.

    TNI AL

    Tidak efisien, logistik tempur tidak tertata. Jenis kapal dan persenjataan yang diandalkan terlalu banyak.

    • sok tau lu!!!

      • sekedar buat evaluasi bung. ambil positifnya 😀

        • Masalahnya di nggak tau pake ngomong konsepsi kostrad payung apa mekanis. Kostrad itu bukan cuma pasukan payung, mekanis, atau organik. Tapi all in. Makanya dibilang sok tau. Kenapa dibentuk kostrad supaya all in dan mampu berdiri sendiri tanpa bantuan dukungan dari satuan lain. Nggak tau tapi sok tau. Klo emang ngerasa pinter, sono ngelamar jadi perwira di mabes TNI Cilangkap.

  17. Wah Alhamdulillah ada kunjungan dari Saudara Dekat.
    —–
    Walau demikian yg polos polos lupakan saja. 😀

  18. selama ini yg pd koMent2 di jKgR,dr bbrpa nick name ,ada kecurigaan hny org yg sama,trliat dr segi kosa kata yg sering digunakan jg kalimat2 berbau kotor,porno cmpur2 bhsa daerah.bkin para SR jd males .insyaflah ,jng kaget teknologi internet.sekian thanks para bung2 semuanya.salam hangat

    • Kelemahan Jakarta Greater memang adalah tidak adanya registrasi username seperti layaknya di forum2 lainnya. Setiap mau posting bisa seenaknya ganti-ganti username. Emailpun bisa saja asal isi. Sewaktu polling itupun, bisa berkali-kali jika berasal dari device yang berbeda. Sewaktu polling “pengganti F-5 Tiger” misalnya. Sewaktu pakai laptop di rumah, sesudah saya milih saya ga bisa milih lagi. Tapi waktu saya login JKGR pakai hape, saya masih bisa milih. Lalu saat saya iseng2 buka pakai komputer di kantor, saya juga bisa milih lagi.

      Makanya tadi saya bilang seharusnya ada registrasi username, dan pertama buka JKGR harus login. Kalau ga login bisa saja view as a guest, tapi ngga bisa komen atau ikutan polling.

      Sekian aja sedikit saran dari saya.

  19. btul bung,,,, dulu g da coment yg semcam itu,,,,

  20. Thanks Brunai,
    tidak seperti Malay dan singapurapura. Brunai sangat loyal kepada TNI. semoga kedepan tetap saling menjaga kebersamaan.

  21. Apakah Brunei tertarik dengan SS-2?

  22. hemm

  23. Cuma dpr yang gak pake syarat ipk minimal 3.00. Ijazah palzu aja bisa….

  24. Nasib Sultan Brunei pasti kayak Sultan Bulungan, Sultan Kutai dan sultan2 di sumatera kalo gabung ama NKRI.

  25. wah kok tambah banyak komentar tak baik ya, mungkin yang komen harus register dulu aja min biar gampang bannedny hehe

 Leave a Reply