Bulgaria Pilih Gripen daripada F-16 atau Typhoon

Sebuah prototipe (purwarupa) jet tempur canggih Gripen NG © Saab.com

Bulgaria sangat mendukung pembelian pesawat tempur Saab Gripen untuk mengganti pesawat tempur era Soviet yang sudah ketinggalan zaman dan menyetujui hasil tender untuk membeli setidaknya delapan unit jet tempur Gripen seharga US$ 835 juta.

Dibandingkan dengan F-16 bekas dari Portugal dan Eurofighter buatan Italia, Bulgaria lebih memilih Gripen sebagai pilihan paling atas dan menjadikan pesawat tempur lain sebagai pilihan kedua dan ketiga.

Perundingan lebih lanjut untuk pembelian Gripen akan dilakukan oleh Pemerintahan baru yang akan menjabat mulai bulan depan.

Bekas negara blok timur dengan penduduk 7 juta orang tersebut membenahi kemampuan militernya di tengah seruan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump agar anggota NATO mampu memenuhi pedoman pembelanjaan untuk aliansi tersebut.

Saat ini, Bulgaria yang termasuk salah satu negara termiskin Uni Eropa khawatir dengan meningkatnya ancaman dari ISIS dan khawatir tentang kemungkinan tuntutan otonomi di antara etnis Turki, pengambilalihan Rusia atas Krimea dan konflik Ukraina yang telah mengguncang seluruh wilayah.

Bulgaria berencana untuk meningkatkan pengeluaran pertahanannya menjadi 2 persen pada tahun 2024, dari 1,5 persen tahun ini dan 1,4 persen pada tahun 2016.

Gripen direncanakan akan dikirimkan dalam 18 bulan, dan akan menggantikan pesawat tempur MiG-29 buatan Rusia yang saat ini masih digunakan oleh Angkatan Udara Bulgaria.

Bloomberg.com

Tinggalkan komentar