Jul 122019
 

Pesawat tempur multiperan F-16 Blok70/72 buatan Amerika Serikat 漏 Lockheed Martin

Menteri Pertahanan Bulgaria Krassimir Karakachanov pada 11 Juli menandatangani kontrak untuk membeli delapan jet tempur F-16, satu hari setelah Kabinet Bulgaria menyetujui perjanjian pembelian F-16.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Pertahanan mengatakan telah menandatangani empat kontrak terpisah: kontrak pembelian pesawat tempur F-16 Block 70 dan dukungan terkait, kontrak pembelian untuk amunisi dan senjata F-16 yang terdiri dari rudal Sidewinder AIM 9X Block II, material dan layanan terkait, dan untuk sistem radio Multifunctional Information Distribution System Joint Tactical dan dukungan serta peralatan terkait.

Total nilai kotrak sebesar lebih dari $ 1,256 miliar, tetapi Departemen Luar Negeri AS telah mengajukan permintaan kepada Kongres AS untuk pemberian dana US$ 60 juta untuk pembiayaan tambahan kontrak itu, yang akan mengurangi harga akhir yang dibayarkan oleh Bulgaria.

Kontrak yang ditandatangani pada 11 Juli dapat diratifikasi oleh Majelis Nasional Bulgaria, kata kementerian itu.

Sebelumnya pada hari itu, Wakil Menteri Pertahanan Bulgaria Atanas Zapryanov, kepala tim perundingan akuisisi F-16 Bulgaria, mengatakan bahwa Bulgaria bermaksud membeli delapan jet tempur lebih lanjut, namun akan membayarnya dengan mencicil.

Zapryanov juga mengatakan bahwa batch kedua akan menelan biaya yang lebih rendah, kurang dari dua miliar Leva karena sebagian besar peralatan sudah dikirim pada tahap pertama, katanya. Dia mengatakan bahwa masih terlalu dini untuk mengatakan berapa harga pesawat tempur F-16 batch kedua.

Zapryanov mengatakan bahwa batch pertama, yang terdiri dari enam F-16 kursi tunggal dan dua F-16 kursi tandem, semua akan dikirimkan pada tahun 2023.

Zapryanov juga menolak segala saran – seperti yang dinyatakan oleh Presiden Roumen Radev – bahwa F-16 yang akan dibeli Bulgaria memiliki kemampuan yang tidak memadai.

Sebelum terpilih sebagai kepala negara dengan dukungan dari oposisi, Radev, seorang pilot pesawat tempur yang terampil, memimpin Angkatan Udara Bulgaria. Dia telah mengkritik kesepakatan di masa lalu, mengatakan bahwa motif politik menang atas kemampuan operasional jet tempur, memperingatkan bahwa seiring waktu biaya pemeliharaan dapat “membuat proyek (akuisis F-16 ) tidak berarti”.

SofiaGlobe

 Posted by on July 12, 2019