Bumerang Amfibi Juga Layak Dimiliki Marinir Indonesia

APC / IFV Bumerang (photo : Sputnik)

Rusia akan menjadikan Bumerang sebagai platform tempur universal yang akan mampu menyelesaikan berbagai misi militer yang berbeda.

Sejalan dengan doktrin rancangan kendaraan lapis baja Rusia yang kompleks, misi Bumerang akan mencakup pendaratan pasukan amfibi, bantuan tembakan jarak dekat dan misi serangan darat. Yang terpenting saat melakukan misi pendaratan amfibi dari kapal pendarat, Bumerang juga harus bisa menembakkan semua sistem persenjataannya terhadap target yang ada di pantai.

“Versi amfibi APC Bumerang sedang diuji,” kata Alexander Krasovitsky, Direktur Perusahaan Industri Militer, pengembang APC Bumerang, kepada Izvestia di sela-sela ARMY-2017. “Bentuk kendaraan yang tepat saat ini masih tahap finalisasi sesuai dengan kebutuhan pelanggan, jadi terlalu dini untuk berbicara secara lebih rinci mengenai kemampuannya,” Krasovitsky menambahkan.

Bumerang mampu berenang secara mandiri sejauh belasan kilometer di laut dan mencapai pantai dengan persenjataan penuh, dan sesuai dengan persyaratan taktis dan teknis yang diminta oleh Angkatan Laut Rusia, Bumerang harus kompatibel dengan kapal hovercraft berkecepatan tinggi dan kapal operator helikopter terbaru Rusia.

Persenjataan yang bisa diusung Bumerang diantaranya adalah meriam otomatis 30 mm, senapan mesin kendali jarak jauh 7.6 mm / 12.7 mm, dan dua peluncur ganda rudal anti tank Kornet.

Setelah kegagalan mengakuisisi amfibi tempur BTR-4M dari Ukraina, sepertinya Marinir Indonesia sangat sesuai apabila juga menggunakan APC/IFV Bumerang sebagai kendaraan perangnya, bersanding dengan BT-3F, BMP-3F dan BTR-50.

Leave a Reply