Mar 012015
 

bin

Mantan Wakil Menteri Pertahanan Letjen (Purn) Sjafrie Sjamsoedin, mantan Wakil Kepala Badan Intelijen Negara As’ad Said Ali, dan mantan Wakil Panglima TNI Jenderal (Purn) Fachrul Rozi disebut sebagai kandidat kuat Kepala BIN.

“Yang menguat memang tiga nama ini. Tapi keputusannya nanti tinggal satu, kita tunggu saja,” kata Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Hak Asasi Manusia, Tedjo Edhy Purdijatno, seusai rapat kabinet di kantor Presiden, Selasa, 2 November 2014. Menurut Tedjo, ada kemungkinan besar Jokowi mengumumkan nama Kepala BIN sebelum bertolak ke Cina pada Jumat pekan ini.

Presiden, kata Tedjo, masih menimbang-nimbang tiga nama tersebut diatas, termasuk kemungkinan adanya nama baru untuk mengantikan Letjen Tni Marciano Norman, Kepala BIN sekarang. “Tapi bisa saja (tiga nama itu) hilang semua, lalu muncul yang lain lagi,”.

Menurut Undang-Undang Intelijen Negara, posisi Kepala BIN sangat strategis bagi presiden. Dia memberikan masukan dan informasi akurat berkaitan dengan ancaman yang bisa mengganggu negara. Kepala BIN mesti mahir berdiplomasi, mengelola, serta mengolah data untuk disajikan kepada presiden sebelum mengambil keputusan.

Menurut seorang pejabat di kantor Kepresidenan, nama Sjafrie muncul karena sudah lama masuk “radar” Jokowi. Dia dianggap menguasai dunia intelijen dan berhasil mengawal lahirnya Undang-Undang Intelijen setelah sembilan tahun terkatung-katung. Di kalangan internal Istana, santer beredar kabar nama Sjafrie sudah dipilih Jokowi sebagai Kepala BIN.

Adapun nama As’ad, menurut seorang pejabat di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, disorongkan elite organisasi massa itu. Saat ini As’ad menjadi Wakil Ketua Umum PBNU. Ia dikenal dekat dengan mantan Kepala BIN Jenderal (Purn) A.M. Hendropriyono. Saat kampanye pemilu presiden, Hendropriyono menjadi penasihat tim pemenangan Jokowi-Jusuf Kalla.

Adapun nama Fachrul Razi, menurut orang yang mengetahui penyusunan Kabinet Kerja Jokowi, disorongkan Luhut Panjaitan yang juga pernah menjadi penasihat Tim Transisi Jokowi-Kalla. September lalu, Jokowi membenarkan Luhut mengajukan paket draf kabinet. Namun, Jokowi tidak ingat nama kandidatnya.

Luhut membantah menyorongkan nama Fachrul sebagai calon Kepala BIN ke Jokowi. “Saya enggak tahu soal itu,” kata dia mengelak. As’ad juga mengaku belum tahu ikhwal namanya masuk bursa calon Kepala BIN. Sedangkan Letjen Syafrie belum bersedia dihubungi.

Sumber : Tempo
By Alden

  33 Responses to “Calon Kuat Kepala BIN”

  1.  

    Menyimak

  2.  

    kepala bin harus memenuhi keteria di atas yg plg penting pekerja keras , setia kepada presiden dan nkri .. mksh

  3.  

    https://www.defencetalk.com/russia-deploying-next-gen-nebo-m-radar-to-counter-nato-threat-63265/
    pak joko tolong dong inden minimal inden 6 radar…kemampuannya bagus untuk kohanudnas.
    bagus juga untuk bantu bin dalam blackflight musuh…kita tangkap waktu mendarat.

  4.  

    S E T U J U…Tok..tookk…tookkk… (ketok palu )

    •  

      mudah2an sesuai harapan bung …tapi berat bos…kecuali jkw lemparin berkas orang yg di drop jadi calon pimpinan bin ke got depan istana bogor…ini kan untuk mengawal panglima tni yad..masih dua bintangnya

  5.  

    Setujuuuuu….. Segera dilantik !!
    Hehehehe…

  6.  

    Saya juga dukung beliau. Lebih cepat lebih baik (Kata JK). Cepat dilantik, cepat bekerja (Kata Gue). Kerja…kerja…kerja (Kata Jokowi).

  7.  

    Mudah2an gk ada yg titipan partai

  8.  

    Kepala BIN harus paham dan siap mensupport dlm mewujudkan Visi Poros Maritim Jokowi. Sudah saatnya intelijen kita berubah, jangan Superior saat berhadapan dgn isu lokal internal, tapi inferior saat kontra dgn kepentingan2 Asing / luar. Meski bukan dari kalangan Militer, tapi pengalaman bidang intelijen 3 jaman (Orla, Orba, reform) telah banyak diserap.. Kalau boleh milih.. Asad Said Ali.

  9.  

    Pak Syafri Syamsuddin sangat tepat..

  10.  

    support pak as’ad

  11.  

    Setuju, insya Allah amanah..

  12.  

    kenapa ga Joko santoso aja ya

  13.  

    Agenda yang dibahas Jokowi ke Cina apa saja ya kira-kira? Menarik dibahas nih… Moga-moga bisa bungkus panda 1 pasang dibawa pulang…

  14.  

    Asal jangan seperti hendro Priyono, … sebaiknya Pk. Syafrie Syamsoedin, he is the Best !!!

  15.  

    As’ad Said Ali

  16.  

    As’ad Said Ali for Pejaten Satu

  17.  

    Maaf bukan koncone…; lain gerbong….

  18.  

    Setuju pak syafri samsudin….tp sayangnya pilihan ketua bin presiden yg tentukan,bukan suara terbanyak.

  19.  

    Sjafrie Sjamsoedin joss… keliatan kerjanya

  20.  

    Ketua BIN adalah orang kepercayaan Presiden, jokowi sudah kukuh dengan yg satu ini,karena kalo Ketua BIN loyalitas kepada orang yang promosikan dia maka info intelejen bisa dipermainkan ketika beri laporan ke presiden, SS ini kuat di internal TNI dan hubungan baik dengan SBY dan PS apalagi jokowi tidak suka dipaksa2 untuk memilih salah satu orang untuk jadi orang kepercayaannya seperti kemaren PBNU dan AMP. banser rame2 desak jokowi untuk pilih Assad said ali,…kelemahan SS di ham masih tidak dikasih visa kalo ke AS

  21.  

    Vote buat SS..kenyang pengalaman di Lapangan & Konseptor ulung..jd inget saat SS jd Ajudan pak Harto nemenin beliau ke Bosnia..tampa pelindung kepala..krn pak Harto jg ga mau pakai..jd cuma pake peci hitam..dan saat dng pak Poer beliau jg jd tandem yg serasi dng MenHan saat itu..jd vote lah buat SS..

  22.  

    SS donkk…..

  23.  

    Semoga tidak ada lagi drama KAPOLRI baru aja, apalagi ini posisi yg sangat strategis.

  24.  

    Pak Sjafrie Sjamsoeddin jelas dan sudah terbukti kinerjanya. Dari mulai bangun Dephan sampai Kemhan.
    Hubungan TNI – Polri serta instansi sipil jelas dilakoni.
    Jago diplomasi dan punya prinsip.
    Yang paling penting, NON PARTAI.

    Maju terus Pak Sjafrie!

  25.  

    Setuju sekali, paling Capable diantara Calon Lainnya!

    Sjafrie Sjamsoeddin paking tepat!

  26.  

    Setuju sekali, paling Capable diantara Calon Lainnya!

    Sjafrie Sjamsoeddin paling tepat!

  27.  

    Dari dulu sudah terbukti…konseptor ulung…cerdas…berani diplomasi…ada kerja dan hasilnya…saya dukung Pak SS…idola saya…

 Leave a Reply