May 082017
 

Kapal perang Koarmatim akan menggunakan bahan bakar campuran solar dan air menggunakan Eneco Plasma Fusion ([Antara/M Risyal Hidayat)

Surabaya – Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) melaksanakan Uji coba Alat Eneco Plasma Fusion, yang dipimpin langsung Presiden and CEO Eneco Holdings Mr. Yasuhiro Yamamoto di gedung Eneco Plasma Fusion Koarmatim, Ujung, Surabaya. (08/05/2017).

Eneco Plasma Fusion ini merupakan Alat dari perusahaan Eneco Holdings dari Jepang yang mampu memperkecil anggaran, dan dinilai dapat menghemat penggunaan bahan bakar solar serta hasilnya juga dapat digunakan untuk berbagai macam kendaraan berbahan bakar solar, ujar Yasuhiro.

Hal ini karena mesin dapat mengolah 50 persen air dan 50 persen solar menjadi bahan bakar yang dapat digunakan pada semua mesin yang menggunakan solar. Dalam waktu 24 jam, mesin ini dapat menampung 12.000 liter air dan solar.

Eneco Plasma Fusion Koarmatim

Selain itu, di Jepang sendiri saat ini belum banyak perusahaan yang bisa melakukan pencampuran proses air menjadi bahan bakar karena harus mendapatkan izin atau lisensi dari pemerintah, dan hanya perusahaan Eneco Holdings yang mampu lulus uji lisensi dari pemerintah Jepang.

Teknologi Eneco Plasma Fusion merupakan teknologi yang bisa merealisasikan rasio percampuran air sekitar 70%, baik air ledeng maupun air sumur dengan proses penyulingan bahan bakar yang telah dilakukan “Plasma Fusion” dengan ditambahkan air kembali pembakaran tidak berubah.

Komisaris PT. Eneco Holdings. INC Bpk. Bambang Sulistyo dalam wawancara di hadapan media menyampaikan bahwa peralatan ini murni dihibahkan kepada TNI AL, dan sistem kerja peralatan ini mempunyai sistem kerja secara sistematik antara air dan solar dengan hasil 100 % hasilnya solar. Dan apabila yang dihasilkan mempunyai masalah pihak kami akan mengasuransikan satu juta US, dan alat ini hanya dipakai untuk mesin diesel, serta rencana peralatan ini untuk pertam kalinya di Armatim sangat bermanfaat untuk digunakan sebagai bahan bakar KRI.

Sebelum acara dimulai diadakan syukuran potong tumpeng oleh Mr. Yasuhiro Yamamoto yang diserahkan kepada Kepala Dinas Material Perbekalan (Kadismatbek) Koarmatim Kolonel Laut (T) Budiyono.

Hadir dalam acara tersebut, Kadismatbek Koarmatim, Letkol Laut (KH/W) Uciek Darmayani yang sehari-harinya menjabat sebagai Pamen Slog Koarmatim, dan seluruh staf Eneco Holdings beserta undangan.

Koarmatim

  45 Responses to “Canggih : Koarmatim Punya Alat Ubah Air Jadi Bahan Bakar”

  1. PERTAMAX….

  2. Pertamak nih…canggih juga alat nya…moga dapt di maksimalkan untk kepentingan bangsa dan negara

  3. Ga jadi pertamax…kwkwkk

  4. Terobosan baru buat menutupi biaya BBM..mantap

  5. apa untungnya si jepang ngasih alat itu?

  6. Apakah sudah diaplikasikan di angkatan laut jepang kah…?….. jadi ragu..ditambah lagi ada asuransinya….

  7. Bagus juga, lulus uji lisensi Jepang + Hibah ke TNI AL.
    China kamu mau kasih apa sm TNI AL, masa kalah sama Jepang?
    #kompormeleduk

  8. Bagaimana kabarnya dizaman pak SBY katanya ada peneliti yg bs mengubai air jd bahan bakar dan hidrogen, benar apa gak kabarnya itu?

  9. BORONG + TOT

  10. kakak tua jepang, Domo Arigatou Gozaimashita – Terima Kasih Banyak

  11. kirain bener 100% air bisa jadi bahan bakar ternyata di mix 50:50

    • yah bersyukur saja lah ini juga buah pemikiran dari jerih payah jaman perjuangan waktu kuliah yg ngeriset
      nyari ide buat hemat pengeluaran bbm

  12. Marinir juga terima kendaraan peluncur roket “multi launch rocket sstem (mlrs) tipe 90b dan meriam arhanud serta radar tipe 90 buatan norinco cina yg kemungkinan besar bisa delay 50 menit saat peluncuran roket dan meriam seperti roket c-705 kemarin yg di beli SiBoYo.

  13. Ini alatnya udah dikirim 7 kontener,masih disimpan di brunei..3 untuk koarmatim 4 untuk koarmabar..info dari orang dalam,

  14. Wah…ini sinyal bahwa jepanese nyuruh TNI AL utk ngeluarin KRI yg ghoibiyah maupun yg sering nonggrong di parkiran brunei sana utk patroli lbh rutin di natuna….

  15. Awas mesinnya rusak akinat gagal dalam proses pencampuran bisa tamat semua Alutsista nya dan kekuatan tentara nya lumpuh pertahanan Negaranya pun akan hancur, Bagai manapun sudah menjadi hukum alam Air tak akan bisa menyatu dg Minyak, Waspadalah.

  16. Weleh weleh weleh… ini satu2nya yg lulus uji & dpt lisensi… alatnya sdh d hibahkan k TNI-AL…. ada apa dg jepang….???

  17. ide yg bagus, semoga sukseeeess

  18. kalo airnya disuling jadi Solar…ntar airnya habis kita minum apaan????

  19. # JEPANG !
    ada AQUA ?

  20. bisa di coba di aplikasikan dulu untuk genset genset di pos pos tni di perbatasan… setidaknya tdak merusak alutsista jika di kemudian hari ada efek sampingnya.

 Leave a Reply