Jan 072015
 

Pasukan Katak mencari pesawat AirAsia QZ8501 di Selat Karimata. (REUTERS/Adek Berry/Pool)

Pasukan Katak mencari pesawat AirAsia QZ8501 di Selat Karimata. (REUTERS/Adek Berry/Pool)


Tim penyelam Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI Angkatan Laut menggunakan air kencing untuk penawar racun binatang laut. Komandan tim, Kapten Laut Edy Tirtayasa, mengatakan saat menyelam mereka seringkali diserang berbagai binatang laut yang beracun.

“Apalagi ikan barakuda. Pin kaki penyelam sering disamber. Kita nyebut ikan goblok itu. Kalau hiu selama kita ga ada luka sama ga kecing lagi nyelam aman,” kata Edy saat ditemui di Lanud Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Selasa, 6 Januari 2015.

Berbagai tentakel mahluk seperti ubur ubur juga menjadi ancaman lain. Mahluk tak bertulang itu sering menyakiti tubuh para penyelam. Sengatan dan bisa tentakel dapat mengancam jiwa dan mengakibatkan sakit luar biasa.

“Kalau kena racun binatang di laut ya kencingin aja. Itu obat mujarab. Racun binatang air itu basa bisa netral sama air kencing. Paling tinggal sakit sama baunya,” ujar Edy sambil tertawa.

Saat ini tim yang dia pimpin masih stand by di Pangkalan Bun, menunggu perintah untuk melakukan operasi. Edy mengatakan, meski cuaca dan gelombang sedang tak bersahabat, ia bersama timnya siap menjalankan tugas.

“Kami siap untuk terjun menyelam, tinggal tunggu perintah,” katanya.

Dia memastikan, tim Kopaska tak mempermasalahkan cuaca. Sebab, mereka dididik untuk siap dalam kondisi apapun, termasuk cuaca paling ekstrem. Menurut dia, yang menjadi persoalan justru posisi pesawat dan korban. Edy juga mengaku tak takut dengan mitos adanya penunggu laut seperti Nyi Roro Kidul atau Ratu Junjung Buih yang menjadi legenda masyarakat Pangkalan Bun.

Mereka diperintahkan menyelam di kawasan pesisir. Menurut dia, sampai saat ini timnya masih menunggu perintah. Edy bersama sejumlah rekannya termasuk 66 anggota penyelam TNI AL disiagakan untuk mengangkat Kotak Hitam dan mengevakuasi korban. (Viva.co.id)

Bagikan Artikel :

  22 Responses to “Cara Pasukan Katak Mengatasi Racun”

  1. pinter juga yaa…?? dapat dari mana petua nya.?

  2. “Edy juga mengaku tak takut dengan mitos adanya penunggu laut seperti Nyi Roro Kidul atau Ratu Junjung Buih yang menjadi legenda masyarakat Pangkalan Bun.”
    ——————————
    Mantap

  3. maaaaaannnnttttaaaaaaaaapppppp

  4. daerah kami juga seperti itu, udah turun menurun kalau namanya tersengat binatang air ya obat satu satunya air kencing itu.

  5. Air kencing kalo sering diminum bisa menjadi obat berbagai macam penyakit….coba aja browsing di internet

  6. Bravo TNI… Asekkk 10 besar

  7. Hidup air kenciing…!!!

  8. Cara kuno yang tidak berkembang

  9. Bagi mahasiswa mapala ( mahasiswa pecinta alam)biasanya sih sdh tahu,bahwa air kencing bisa digunakan sebagai obat penawar sengatan hewan laut.

  10. Ngerinya habis digigit binatang laut kaya ubur2 beracun ngilangin sengatan racunnya dng dikencingi, ubur2nya ilang yg dtng HIU lg..katanya kalau kt ga Berdarah & Kencing Hiu aman..

  11. @naufal, hehehe…bener juga.

    Mungkin di kencing-in nya di atas kapal, jangan di dalam laut hehe..biar hiu tidak cium aroma bau kencing.

  12. emang selain penawar buat racun binatang laut, air kencing jg dpt menyembuhkan sakit mata ,,

  13. Laaah.., resiko malah lebih besar kalo yang kencing kena aids :mrgreen:

  14. air kencing selain jadi obat penawar dari gigitan hewan laut, ternyata bisa di jadikan obat batuk OBH contoh nya

  15. 1.”Kalau hiu selama kita ga ada luka sama ga kecing lagi nyelam aman”
    2.“Kalau kena racun binatang di laut ya kencingin aja. Itu obat mujarab. Racun binatang air itu basa bisa netral sama air kencing. Paling tinggal sakit sama baunya,”
    ……….. :v

 Leave a Reply