Cassowary Exercise Indonesia – Australia 2017

20
Dok. KRI Hiu 634

Denpasar – Komandan Gugus Tempur Laut Komando Armada RI Kawasan Timur (Danguspurlatim) Laksamana Pertama (Laksma) TNI Rahmad Jayadi, M.Tr (Han) bertempat di Lanal Denpasar Bali, membuka latihan bersama (Latma) “CASSOEX 2017”, Senin (22/05/2017).

Latihan Bersama antara TNI AL dan Royal Australia Navy dengan sandi Cassowary Exercise tahun 2017 berlangsung selama 6 hari tanggal 21 – 26 Mei 2017 dengan daerah latihan di perairan perbatasan kedua negara.

Adapun latihan meliputi pemeriksaan kapal di laut, latihan formasi, pencarian orang jatuh di laut, penembakan senjata ringan, RAS dan latihan manuver serta plot posisi.

Dalam Latma kali ini TNI AL melibatkan 2 Unsur KRI yaitu KRI Hiu –634 dengan Komandan KRI Letkol laut (P) Shayid Hasan sekaligus menjabat sebagai Komandan Satgas Latihan dan KRI Pandrong–801 dengan Komandan KRI Mayor laut (P) Rahman Sam.

Dari RAN melibatkan dua kapal perang yaitu HMAS Bathurst dengan Komandan kapal Lieutenan Commander David Shirvington dan HMAS Glenelg dengan Komandan Kapal Lieutenan Commander Jorge mckee.

Danguspurlatim mengatakan, Cassoex merupakan program kerja sama latihan antara TNI Angkatan Laut dengan Royal Australian Navy, yang rutin diselenggarakan setiap dua tahun sekali dengan melibatkan unsur-unsur dari kedua negara.

Kerja sama ini untuk menciptakan kawasan perairan yang terkendali serta membina kerja sama yang positif antara Indonesia dan Australia, khususnya TNI AL dan RAN.

HMAS Castlemaine Bathurst, (Bukvoed)

Angkatan Laut kedua negara sama-sama memiliki tugas untuk memelihara stabilitas keamanan perairan wilayah teritorial masing-masing. Sebagai tindak lanjut kerja sama dalam memelihara kawasan laut yang terkendali di perairan Indonesia dan Australia.

Upacara pembukaan latihan dihadiri Athan Australia di Jakarta Captain Nick Hart dan seluruh peserta latihan terdiri dari Anak Buah Kapal (ABK) KRI Hiu–634, KRI Pandrong–801, HMAS Bathurst dan HMAS Glenelg.

Dispen Koarmatim

10 KOMENTAR