Jul 272016
 

Militer Amerika Serikat mencatat satu sejarah baru dengan bergabungnya dua perempuan yang menjadi anggota pertama wanita di jajaran pasukan khusus.

Penerimaan dua kandidat perempuan itu merupakan lanjutan dari dihapusnya larangan menempatkan pasukan perempuan dalam tugas pertempuran.

“Mereka akan menjadi dua perempuan pertama yang terpilih untuk bergabung dalam jajaran pasukan khusus,” ujar Juru Bicara Akademi Militer John F. Kennedy Special Warfare Center and School, Mayor Melody Faulkenberry, Senin (25/7).

(courtesy of Washington Post)

(courtesy of Washington Post)


Faulkenberry tak merinci lebih jauh tentang identitas kedua tentara perempuan itu.

Kedua prajurit perempuan itu telah mendapat tugas di garis depan sebagai pasukan infantri sejak bulan Mei lalu. Selanjutnya, diperlukan beberapa waktu sebelum keduanya mendapatkan penugasan baru.

Pada tahun 2013, Presiden Barack Obama telah memutuskan bahwa pasukan tempur terbuka bagi kaum perempuan per 2016, termasuk infantri dan pasukan operasi khusus.

Sementara, permohonan pihak marinir yang mengajukan beberapa pengecualian pun ditolak oleh Menteri Pertahanan Ashton Carter.

Saat ini, dari 1,34 juta tentara Amerika Serikat yang aktif, sekitar 15,6 persen adalah perempuan. Mereka tersebar di Angkatan Darat, Korps Marinir, Angkatan Laut dan Angkatan Udara.

Sumber: kompas.com dan okezone.com

Bagikan Artikel :

  10 Responses to “Catat Sejarah, Militer Amerika Serikat Terima Perempuan sebagai Anggota Pasukan Khusus”

  1. Carin kah itu?

  2. indonesia juga sudah lama punya kopassus wanita,

  3. Wanita yg berbuahayaa..

  4. baru tercatat di sejarahkan, tapi belum BOTOL PULPEN

  5. Jelas bisa dong… kan latihan mereka tidak seberat pasukan khusus Indonesia… Jgnkan wanita, lha wong LGBT aja dibolehin masuk tentara ???? hahaha

    • latihan gak seberat indonesia? disana standar gak bisa dikaretkan kayak di Indonesia, kecuali pasukan khusus Indonesia, disini reguler pun dikaretkan standarnya, teman saya pull up sekali aja gak bisa tembus tes catam dan polisi, kecuali ngomong pasukan khusus, disana perempuan blm ada yg tembus pasukan khusus

  6. Lebih berbahaya bagi siperempuan karena bila tertangkap dlm sebuah operasi dia bs jd objek eksploitasi seksual bg tentara musuh! Maka klu terjadi perang wanita dan anak2lah yg paling rentan!

 Leave a Reply