Oct 272018
 

Mayjen TNI Marga Taufiq juga menambahkan sebagai prajurit TNI, tugas merupakan sebuah kehormatan, dan para prajurit TNI AL yang terlibat dalam apel kesiapsiagaan merupakan prajurit pilihan yang mendapat tugas mulia untuk bergabung dalam Satuan Tugas Laut PPRC TNI.

Surabaya, Jakartagreater.com   –   Dalam mengemban tugas, Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI harus memegang prinsip “Cepat” dalam manuver, “Tepat” menghitung kemampuan dan batas kemampuan untuk mencapai sasaran, serta “Singkat” dalam deploitasi kekuatan.

TNI sebagai benteng pertahanan terakhir Negara harus terus dapat menjaga kesiapsiagaan dan meningkatkan kemampuan untuk merespon berbagai skenario ancaman, baik yang bersifat nasional, regional maupun global.

Mengingat pentingnya kesiapsiagaan personel PPRC TNI khususnya matra laut, Komandan PPRC TNI Mayjen TNI Marga Taufiq, melaksanakan pengecekkan secara langsung kesiapan personel Satuan Tugas Laut (Satgasla) PPRC TNI Tahun 2018-2020 pada Rabu 24-10-2018 di Dermaga Ujung Mako Armada II Surabaya.

Dalam amanatnya Komandan PPRC TNI menyampaikan, “Apel ini merupakan bagian dari upaya kesiapan kita sebagai Satuan yang ditunjuk sebagai bagian dari kekuatan PPRC TNI dalam menghadapi ancaman pertahanan negara selama kurun waktu tahun 2018 sampai dengan tahun 2020”, jelas Mayjen TNI Marga Taufiq.

Mayjen TNI Marga Taufiq juga menambahkan sebagai prajurit TNI, tugas merupakan sebuah kehormatan, dan para prajurit TNI AL yang terlibat dalam apel kesiapsiagaan merupakan prajurit pilihan yang mendapat tugas mulia untuk bergabung dalam Satuan Tugas Laut PPRC TNI.

“Kemampuan Satgasla PPRC TNI dalam memobilisasi kekuatan dari laut ke darat merupakan kemampuan TNI AL yang telah terjaga melalui serangkaian kegiatan latihan-latihan yang telah dilaksanakan sebelumnya. Oleh karenanya saya yakin, Satuan yang tergabung dalam Satgasla PPRC TNI ini mampu untuk melaksanakan tugas sebagaimana yang diinginkan”, tegas Komandan PPRC TNI diakhir sambutannya.

Selain mengecek kesiapan personel, Komandan PPRC TNI juga mengecek kesiapan Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) TNI AL, salah satunya mengecek kesiapan operasional Kapal Perang KRI I Gusti Ngurah Rai 332. KRI I Gusti Ngurah Rai 332 sendiri merupakan kapal canggih, yang merupakan kapal perusak kawal rudal yang mampu membawa 120 kru dengan kecepatan 28 knots.

Kapal ini memiliki kemampuan untuk perang empat matra sekaligus yakni perang permukaan sesama kapal perang, perang bawah air melawan kapal selam, perang udara dengan pesawat tempur, dan perang elektronika.

Hadir pada apel kesiapan operasi Satgasla PPRC TNI, Kasarmada II Surabaya Laksamana Pertama TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M., Danpasmar I Surabaya Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi, Dansatgasla PPRC TNI Brigjen TNI (Mar) Erwin dan para Asisten PPRC TNI.  (Penkostrad).

  3 Responses to “Cek Kesiapan Satuan Tugas Laut PPRC TNI”

  1.  

    bs asing, terutama musuh indo, tertawa melihat berita ini, buat apa itu pasukan pprc, mau sekuat apa, sekebal apa, sehebat apa, mau punya bom nuklirpun mereka hanya ketawa sambil nyruput kopi, untuk menghancurkan indo mah cukup ambil tulisan arab, dikencingin, dibakar, indo akan perang sendiri, sekarang saja rame sendiri pd gontok gontokan, lihat saja tuh kelakuan pengklaim golongan pemegang kunci surga dia yg merasa paling benar dan paling mengerti…

    •  

      Hahaha…kasihan yah negeri ini…tapi biarlah mengalir biar anak2 negeri ini jd dewasa…tdk sembarangan berbuat…itu sudah terjadi… anggap saja sbg dinamika untuk pendewasaan diri…kepala tetap dingin…

    •  

      jgn ikut tersulut
      proses peradikalan akan terus terjadi bisa jadi ini slah satu cara pembubaran NKRI atau men-Turki-kan Indonesia dengan politik populis.

      semoga penerus bangsa terus berdewasa dlm berdemokrasi dlm konteks negara yg sangat majemuk ini.

 Leave a Reply