Nov 172016
 
rheinmetall-cheetah

Cheetah Hunts Artillery (Armadainternational.com)

Pada konferensi pers Oktober ini di Berlin, Jerman, Rheinmetall menyajikan berbagai teknologi yang saat ini berkembang untuk melawan ancaman udara konvensional.

Rheinmetall sedang mengembangkan rudal Counter Rocket, Artillery and Mortar (CRAM) yang baru, yang dikenal sebagai Cheetah. Rudal ini muncul dari kebutuhan operasional Pasukan Pertahanan Nasional Afrika Selatan (SANDF). Rudal Cheetah awalnya diuji pada musim panas 2016.

Cheetah mengintegrasikan rudal dari Denel dengan jangkauan enam kilometer, cakupan 360 derajat dan tahan terhadap penanggulangan elektronik. Pada tahap permulaan, target akan dikunci menggunakan Radar Oerlikon Contraves/Rheinmetall Skyshield X-band (8.5-10.68GHz) ground-based air surveillance/fire control. Setelah itu pencari rudal kemudian mengambil alih ketika semakin dekat dengan target untuk memastikan akurasi yang tinggi. Menurut Fabian Ochsner, vice president of Rheinmetall’s Zurich-based air defence subsidiary, tiga tahun lagi rudal Cheetah siap diproduksi.

Sumber : Dr. Alix Valenti / Armadainternational.com

Bagikan:

  27 Responses to “Cheetah, Rudal Pemburu Artileri”

  1.  

    Bbbb….boo…rrrrrrrroooooooong….

  2.  

    Belii

  3.  

    Selalu gagal Pertamax..apa orang2 diatas ini gak pernah kerja ya..nongkrong in mulu jkgr..wkwkwk

  4.  

    Rudal itu jauh lebih mahal dari pada peluru . . Juga roket.

  5.  

    Ci tia yang sabar ci.. Rudalnya lagi dibikin.. Tinggal seekernya aja yang belom mateng.. Klo cuma ngandalin seeker infrared jaman mbah harto udah bisa bikin, yang sekarang dikembangin seeker radar homing, seeker image recognition, dan seeker seeker yang lain

  6.  

    Neng Cintia…yang anda jlentrekan itu simulasi apabila terjadi serangan di darat…kalau serangan sungguhan lewat tembakan di laut,belum di simulasi kan begitu juga di udara….itu contoh saja gertakan untuk nyiutkan nyali lawan….kalau sungguhan ada serangan dari laut maupun udara, ya ndak usah cerita di sini, pasti modyar kabeh itu musuh….jadi pilihan jawaban sampeyan salah kabeh

  7.  

    jangkauan 6 km terlaluuu pendek … lg proses input data keburu ditimpuk peluru meriam yg di targetkan.
    gak perlu dibeli !!!

  8.  

    nanti kita bikin rudal dgn nama Setdah alias buset dah

  9.  

    Test

  10.  

    Test

  11.  

    mantabb

  12.  

    Roket altelery macam astros brazil dalam 5 menit bisa meluncurkan puluhan roket ,akan sulit diatasi dengan rudal yang dikembangkan ini .

 Leave a Reply