Sep 012018
 

Helikopter angkut militer Harbin Z-20 buatan China © Rupprecht Deino via Twitter

JakartaGreater.com – Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) sedang mempersiapkan untuk mempensiunkan armada helikopter UH-60 Black Hawk yang sudah menua dengan helikopter angkut medium baru yang diproduksi sendiri, Harbin Z-20.

Helikopter Harbin Z-20 mampu beroperasi baik di dataran tinggi maupun di luar negeri dengan Angkatan Laut PLA yang sedang berkembang pesat saat ini. Secara desain, helikopter Harbin Z-20 China ini sangat mirip dengan Sikorsky Blackhawk AS, dan para analis menamakannya sebagai “Copyhawk”.

Helikopter Apache (atas) dan Black Hawk (bawah) sedang melaksanakan patroli © BAE Systems via US Army

Sebenarnya Harbin  Z-20 adalah helikopter yang sangat berbeda. Helikopter tersebut berbobot 10 ton, dilengkapi mesin 1.600 kW yang lebih kuat, yakni mesin WZ-10 buatan dalam negeri, yang diperlukan untuk mengangkatnya hingga ke dataran tinggi Tibet dan pegunungan Qinghai, disebelah barat negara itu, di mana ia harus beroperasi hingga 4.000 meter di atas tanah, menurut laporan Asia Times.

“Akan sanggat menggelikan jika menyarankan Lockheed Martin, produsen induk helikopter Blackhawk, untuk berbagi teknologi inti apa pun dengan AVIC (Aviation Industry Corporation of China) dalam pengembangan Z-20”, tulis Global Times.

Namun, ada spekulasi bahwa insinyur China mungkin telah diberi akses oleh Pakistan ke sebuah helikopter Blackhawk AS yang jatuh yang ditinggalkan oleh pasukan khusus AS setelah serangan terkenal yang menewaskan pemimpin al-Qaeda, Osama bin Laden pada tahun 2011 silam.

Selain dari mesin, pesawat bersayap putar tersebut memiliki avionik yang berbeda, desain fly-by-wire dan rotor pisau lima bilah, dibandingkan dengan Blackhawk yang hanya empat rotor.

“Penambahan bilah akan memungkinkan Z-20 untuk mengungguli UH-60 dalam hal mengangkut beban, jangkauan feri dan kapasitas muatan”, jelas Chen Hong, peneliti di PLA Air Force Command Institute di Beijing.

Namun, sebagai helikopter angkut medium, Harbin Z-20 juga cukup kecil untuk masuk ke kapal induk dan bahkan kapal perusak China, ini menawarkan tingkat kemampuan anti-kapal selam serta angkut kargo yang saat ini belum tersedia pada helikopter Ka-28 dan Z-8 / Z-18 yang jauh lebih kecil milik Angkatan Laut PLA.

Harbin Z-20 melakukan penerbangan perdana pada tahun 2013, diharapkan untuk melakukan debut dengan Angkatan Bersenjata PLA di pameran Zhuhai Air Show di Provinsi Guangdong pada bulan November mendatang.

Berbagi

  2 Responses to “China Akan Ganti Black Hawk dengan Harbin Z-20”

  1.  

    Mantap, ada Blackhawk ada pula Copyhawk 😀 hehehe

 Leave a Reply