China Akan Membangun Jet Tempur Next-Gen Tahun 2035

0
1210
Jet tempur generasi kelima Chengdu J-20 pamer kemampuan di China Airshow, 11 Nopember 2018 © Xinhua News

JakartaGreater.com – China tidak akan ketinggalan di dalam perlombaan global menuju jet tempur generasi keenam dan diperkirakan juga akan membangun jet tempur next-gen pada tahun 2035, kata spesialis jet tempur Tiongkok, seperti dilansir dari laman Global Times pada hari Senin.

Jet tempur generasi keenam China akan muncul pada tahun 2035 atau mungkin sebelumnya, kata Wang Haifeng, kepala arsitek Lembaga Penelitian dan Desain Pesawat Chengdu yang juga berpartisipasi dalam pengembangan jet tempur J-20 dan J-10, menurut Ordnance Industry Science Technology, yang berbasis di Xi’an pada industri pertahanan nasional bulan Januari.

Beberapa fitur terbaru jet tempur generasi keenam termasuk kemampuan untuk mengendalikan drone, kecerdasan buatan serta kemampuan siluman yang lebih tinggi melalui desain aerodinamis.

Teknologi baru, seperti laser, mesin adaptif, senjata hipersonik serta perang bergerombol, mungkin juga menjadi bagian dari pesawat baru, kata Wang, dan juga mencatat bahwa China akan memilih beberapa fitur ini dan menambahkan yang lainnya yang paling sesuai dengan kebutuhan China dimasa depan.

uji penerbangan drone tempur nEUROn buatan Prancis © Dassault Aviation

Prancis dan Jerman mengumumkan bahwa mereka akan bersama-sama untuk membangun sistem jet tempur generasi baru, nEUROn yang diharapkan akan mulai beroperasi pada tahun 2040, menurut laporan Reuters minggu lalu.

Inggris juga telah meluncurkan program pengembangan jet tempur generasi 6 bernama Tempest pada bulan Juli 2018, serta akan mengundang India untuk bergabung bersama di program pengembangan bersama pesawatnya, menurut Business Standard pada hari Jumat.

Negara-negara lain termasuk Amerika Serikat, Rusia dan Jepang pun dilaporkan mengembangkan jet tempur generasi keenam mereka sendiri. Meskipun mereka semua tetap dalam tahap konsep, para pejuang terbaru ini kemungkinan akan muncul di tahun 2030-an atau 2040-an, menurut National Interest.

Desain jet tempur generasi ke-6, Tempest buatan Inggris © BAE Systems

Kesenjangan generasi berarti pesawat tempur generasi keenam akan dengan mudah mengalahkan jajaran generasi kelima termasuk F-22 AS dan J-20 China, kata para analis.

Meskipun China belum secara resmi mengungkapkan rencana untuk jet tempur generasi berikutnya, yang hampir tidak mengejutkan ketika negara itu memang jarang mengumumkan senjata apa saja yang dalam pengembangan.

Negara itu mungkin sudah memulai penelitian dan pengembangan terkait, sebut pakar militer yang berbasis di Beijing, yang meminta untuk tidak menyebutkan namanya kepada Global Times pada hari Senin.

Northrop mengincar program jet tempur masa depan Jepang dengan rancangan YF-23 © NASA / DFRC via Wikimedia Commons

“Tradisi Tiongkok adalah untuk memiliki satu generasi dalam pelayanan, yang baru masih dalam pengembangan dan generasi berikutnya telah dalam studi. Sekarang J-20 sudah dalam layanan, pengembangan untuk pesawat baru juga sedang berlangsung”, menurut perkiraan pakar tersebut.

Standar generasi untuk jet tempur pun telah ditentukan terutama oleh negara-negara Barat, namun bukan standar masa depan, terang kepala desainer J-20 Yang Wei dalam program Televisi Pusat China (CCTV), mencatat bahwa China akan merancang pesawat yang sangat berbeda di masa depan melalui inovasi sejati negeri tirai bambu.